News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Video Pejabat Eksekutif Melakukan Tindakan KDRT Terhadap Anak dan Istri, Tuai Reaksi Keras Netizen

Sejumlah kalangan geram usai menyaksian viral video Pejabat Eksekutif melakukan tindakan KDRT terhadap anak dan istri.  Hingga menuai reaksi keras netizen.21/12
Rabu, 21 Desember 2022 - 11:35 WIB
Viral video kekerasan terhadap anak yang menuai reaksi keras dari publik.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Media sosial sedang dihebohkan sebuah viral video Pejabat Eksekutif melakukan tindakan KDRT terhadap anak dan Istri, hingga menuai reaksi keras dari publik, Rabu (21/12/2022).

Rekaman video detik-detik kekerasan anak di bawah umur yang dilakukan oleh Ayah kandungnya berinisial RIS, viral di media sosial dan diunggah oleh sejumlah akun di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah kalangan geram setelah menyaksikan viral video Pejabat Eksekutif melakukan tindakan KDRT terhadap anak dan istri.  Hingga menuai reaksi keras dan kecaman dari netizen

Video itu pun langsung mendapat tanggapan dan reaksi keras dari Ahmad Sahroni sebagai Anggota Komisi III DPR RI. Dirinya pun mengunggah sebuah video di akun Instagram pribadi miliknya, @ahmadsahroni88 pada Selasa (20/12).

"Jangan pernah CONTOH hal ini... Walaupun itu HAK bapaknya sendiri..Tapi meringis liat keadaan seorang BAPAK kepada anak begitu," tulis Ahmad Sahroni pada kolom caption video unggahannya dikutip tvOnenews.com pada Rabu (21/12/2022).

tvonenews

Dalam unggahan video itu memperlihatkan seorang pria dewas dengan sadisnya memukul berkali-kali kepala seorang bocah laki-laki di depan anak perempuannya juga.

Pria itu menggampar berulang kali anaknya dan diakhiri dengan tendangan," Inilah salah satu contoh video perlakukan buruk beliau kepada Kanneth, apa masih ada keadilan untuk perempuan dan anak-anak di bawah umur yang mendapatkan kekerasan dan penelantaran?" tulis narasi dalam sematan video tersebut.

Atas kejadian tersebut, ibu dari anak ini mengaku sudah melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan empat bulan lalu.

"Laporan ini sudah berjalan 4 bulan, namun begitulah. Dan besar harapan kami, semoga ada atensi dari Pihak Kepolisian Republik Indonesia untuk kami mendapatkan keadilan," tulis narasi video sang ibu.

Viral video aksi kekerasan ayah kandung terhadap anak dan istri. (ist)

Kemudian dalam video lanjutannya, pria ini juga melakukan kekerasan kepada istrinya, tapi menurutnya kini mereka sudah bercerai. Ia menyeretnya dari atas kasur hingga ke lantai rumah.

Dalam keterangan mantan istrinya ini, pria yang melakukan KDRT itu adalah pejabat eksekutif di salah satu perusahaan asing di Indonesia.

Tampak dalam video tersebut menampilkan tangkapan layar akun Instagram mantan suaminya yakni True Money dan foto prian yang mengenakan jas di sebuah acara dengan background perusahaan Lazada. Serta menampilkan foto mantan suaminya sedang beolahraga naik sepeda road bike.

Ahmad Sahroni pun berharap agar kejadian KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) ini mendapat perhatian lebih dari Institusi Kepolisian Republik Indonesia.

"Pak Kapolda jajaran tolong urusan ini jadi perhatian kita semua, Merasa Hebat maka mari kita tunggu dalam beberapa hari ke depan," tulis Ahmad Sahroni.

Sontak saja unggahan video itu langsung menjadi sorotan dan mendapat beragam komentar dari netizen.

Beberapa netizen mengecam keras aksi sang ayah kandung yang juga Pejabat Eksekutif itu terhadap kekerasan yang dilakukan kepada istri dan anaknya.

"Kalau sudah ada bukti video begini blm diproses hukum juga, entah perlu bukti apalagi," ujar netizen.

"Masalah diluar rumah jangan di bawa pulang pak jadinya begituh," komen netizen.

"Bapaknya kayak stresss yah," ujar netizen.

"MENJIJIKAN!!!! Gusti Allah boten sare. Percayalah Allah maha adil," ungkap netizen.

"Itu mental anaknya udah kebentuk di usia segitu , dia akan jadi anak yang introvert dan pembenci dengan sosok ayahnya.. dan akan bener” jdi dewasa sbelum waktunya untuk melindungi ibunya,Sehat” anak baik dan ibu yang luar biasa," tulis seorang dokter di kolom komentar akun Ahmad Sahroni.

"Dia udah pernah ditangkap polisi, dan janji gak bakal gitu lagi, ternyata masih begitu, dan terakhir dia nantang buat di laporin polisi, mudah-mudahan cepat di respon biar langsung dijebloskan ke penjara tanpa ampun, pdhl dia petinggi salah satu sebuah perusahaan loh," komen netizen.

Konfirmasi Polres Metro Jakarta Selatan 

Kabar viral video kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh seorang pria tersebut dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi.  

Menurutnya aksi kekerasan tersebut terjadi Apartemen Signature Park Jalan Letjen MT Haryono Kav. 22-23 Tebet, Jakarta Selatan.

Bahkan, insiden kekerasan tersebut telah dilaporkan oleh sang ibu dari kedua anak tersebut ke Mapolrestro Jaksel.  

"Anak berdua itu. Istrinya enggak. Kalau dilihat itu sih. Cuma yang di BAP anaknya saja. Dua, 12 tahun dan 10  Tahun," katanya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (20/12/2022). (raa/ind)


 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi Menikah dengan Jang Dong Yoon, Ini Daftar Film dan Drama yang Dibintangi Kim Seung Yoon

Resmi menikah dengan Jang Dong Yoon, ini daftar film dan drama yang dibintangi aktris Kim Seung Yoon.
Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Rio Ferdinand dan Ryan Giggs Siap Hidupkan Rivalitas Manchester United Vs Arsenal di SUGBK

Meski hanya berstatus laga ekshibisi, legenda Manchester United, Rio Ferdinand tidak ingin sekadar datang untuk menikmati pertandingan.
Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Begini Kronologi Kasus Dugaan Penipuan Emas yang Menyeret Artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen

Kirana Larasati maupun Jennifer Coppen sudah memberikan klarifikasi terkait kasus yang tengah menjadi sorotan publik ini. Simak selengkapnya dalam berita ini.
Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Dua Tokoh NU Bantah Kehadiran di Luar Agenda Muktamar

Rais Syuriah PWNU Kalimantan Barat (Kalbar) dan PCNU Kabupaten Kayong Utara turut meluruskan informasi terkait namanya yang disebut ikut serta dalam kegiatan Halaqoh Kebangsaan dan Silaturrahmi Alumni Ikapete di MPR RI beberapa waktu lalu.
Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT