News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Kisah Selingkuhnya Viral sama R, Ibu Norma Risma Ngaku Rela Mati Agar Anaknya Bahagia, Singgung Surga

Drama perselingkuhan yang menyita perhatian netizen. Adapun usai kisah selingkuhnya viral sama R, ibu Norma Risma ngaku rela mati agar anaknya bahagia, (3/1/).
Selasa, 3 Januari 2023 - 09:00 WIB
Sosok R, suami Norma Risma (kini mantan suami) dan ibu kandung Norma.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Jakarta,tvOnenews.com - Drama perselingkuhan antara menantu dan ibu mertua yang menyita perhatian netizen beberapa hari belakangan ini. Adapun usai kisah selingkuhnya viral sama R, ibu Norma Risma ngaku rela mati agar anaknya bahagia, Selasa (3/1/2023).

Kisah perselingkuhan ini berawal dari curhatan dari Norma Risma di media sosial TikTok dan Twitter atas perselingkuhan yang dilakukan oleh suami yang kini menjadi mantan suaminya, kepergok berzina dengan ibu kandungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah menyayat hati itu menuai banyak sorotan. Kini usai kisah selingkuhnya viral sama R, ibu Norma Risma ngaku rela mati agar anaknya bahagia hingga singgung surga di bawah telapak kaki ibu.


Kolase Norma Risma (kiri), ibu kandungnya (tengah), dan suami (kini mantan suami) Rozy Zay (kanan).

Drama pahit kehidupan rumah tangga Norma Risma ini kian menyebar dan terbongkar ke publik. Kini ibu Norma Risma harus menanggung risiko atas perbuatannya.

Setelah kepergok berzina dengan menantunya sendiri, ibu Norma Risma dikabarkan telah bercerai dengan suaminya yang berinisial R.

Kabar terbaru, melalui percakapan WhatsApp ibu Norma Risma mengaku meminta maaf kepada anaknya. Rihanah mengaku kini dirinya banyak dibenci orang karena selingkuh dengan menantunya sendiri hingga berkali-kali. 

Permintaan maaf tersebut diunggah dari facebook pribadi Norma Risma, "Saya bingung, amat sangat Bingung, di sisi lain suami dan orang ku sayang telah dirusak, hancur rumah tangga kita , di lain pihak dia ADALAH ORANG TUAKU, Sampe saya Mempertanyakan apakah masih ada surga di telapak kaki ibuku ini," tulis caption facebook Risma.

Sang ibu kandung meminta agar Norma Risma membalas pesan dari ibunya, paalnya pasca curhatan dari Risma viral di mana-mana. Sang ibu mengaku hidupnya menjadi susah karena banyak yang membenci dan membahas soal surga di bawah telapak kaki ibu.


Chat WhatsApp Ibu Norma Risma yang meminta maaf dan mengaku rela mati.

"Balas pesan, Mamak nak. Mamak minta maaf, semenjak itu terjadi, semua orang membenci mamak, sekarang kemana-mana malu, sekarang sudah pisah dengan bapak, dan tidak tinggal di rumah lagi." ujarnya.

"Bagaimana pun kesalahan orang tua, saya tetap mamak kandungmu nak, surga di telapak kaki ibu," tulisnya.

Seusai menyinggung soal surga di bawah telapak kaki ibu, ibunya juga mengaku ingin keluarganya bisa balik lagi seperti dahulu kali dengan berjanji kepada Risma.

"Maaf ya nak mohon di balas, mamak ingin semua baik lagi keluarga kita dan kamu janji sangat," ucap ibu Risma.

Setelah meminta maaf panjang lebar dan merasa chatnya tidak tanggapi oleh Risma. Wanita yang diduga ibu Norma Risma ini pun mencoba cara lain yaitu melalui panggilan telepon WhatsApp da Video Call beberapa kali. Namun, usahanya sia-sia karena tak ditanggapi sama sekali.

Seperti putus harapan karena tak gubris sama sekali, ibu Risma ingin mengakhiri hidupnya saja agar anaknya bisa bahagia. Ia mengaku tidak kuat dengan keadaan sekarang yang dialaminya.

"Tolong lah nak, semenjak berita ini viral. Semua keluarga kita hancur dan mamak sangat malu, jika boleh mati, mamak mati saja agar kamu bahagia. Mamak gak kuat, kamu anak satu-satunya mamak," tulis ibu Risma.

Kemudian, Norma Risma menuliskan sebuah pesan dalam unggahan di facebook di percakapan WhatsApp tapi belum dikirim.

"APAKAH MASIH ADA SURGA DI KAKIMU," tulis Norma Risma. (ind)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT