GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menikmati Kuliner Ayam Goreng Daun Pandan Ala Bantul, Tidak Kalah dengan Thailand

Pasca pandemi aktifitas pariwisata mulai menggeliat menjadi tantangan sendiri bagi pengusaha kuliner di Bantul, Yogyakarta agar dapat bersaing dan maju. 
Senin, 16 Januari 2023 - 10:55 WIB
Pembeli tengah menikmati menu ayam goreng daun pandan ala Bantul
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Pasca pandemi aktivitas masyarakat dan dunia pariwisata telah mulai menggeliat menjadi tantangan sendiri bagi pengusaha kuliner di Bantul, Yogyakarta agar dapat bersaing dan maju. 

Selain meningkatkan pelayanan, strategi untuk bisa bersaing harus dilakukan. Salah satunya adalah membuat kreasi menu makanan yang unik dan menarik  untuk menarik minat wisatawan atau pengunung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebuah resto di jalan Parangtritis Km 18 Panjangrejo Pundong Bantul Yogyakarta membuat kreasi menu yang unik dan menarik yakni ayam goreng daun pandan.

Resep masakan ayam goreng daun pandan ini biasanya ada di Thailand. Namun kali ini pihak restoran membuat kreasi yang mirip. Ayam goreng daun pandan ala Bantul yang menggunakan bahan utama daging ayam dengan bumbu - bumbu rempah khas Bantul.

" Daging ayam yang kami gunakan disini adalah ayam kampung sehingganrasanya akan sangat beda," ujar Basuki Chief Resto.

Basuki menambahkan menu ayam goreng daun pandan sangat cocok untuk lidah Indonesia, karena bumbu - bumbunya menggunakan sejumlah rempah - rempah yang ada di Indonesia yang kemudian dagingnya dibungkus dengan daun pandan dan digoreng.

" Rasanya unik dan rasa daun pandan sangat terasa. Sebab kami juga menggunakan daun pandan yang kami blender atau dihaluskan kemudian dicampur dengan bumbu rempah kemudian  daging ayam direndam dalam bumbu tersebut hingga meresap. Setelah itu baru dibungkus dengan daun pandan dan terakhir digoreng," jelas Basuki.

Sementara itu pengelola resto Anastasia Santy Sarining Prastiwi mengatakan persaingan bisnis kuliner pasca pandemi memang sangat ketat. Jika tidak membuat inovasi atau pun kreasi menu dan rasa yang khas maka akan tergilas oleh persaingan.

"  Kami selalu berupaya membuat kreasi dan inovasi menu serta menciptakan menu baru  yang disesuaikan dengan ciri khas masyarakat.  Kalau tidak pintar -  pintar menyiasati kemauan pasar maka akan tergerus," kata Sari panggilam akrab Anastasia Santy Sarining Prastiwi saat ditemui di restonya di jalan Parangtritis km 18 Panjanhrejo Pundong Bantul.

Sari menambahkan lokasi resto yang dekat dengan pantai Parangtritis cukup menguntungkan. Sebab banyak wisatawan dari berbagai daerah yang mampir untuk makan siang atau pun makan malam.

Oleh karena itulah sejumlah menu tradisional khas Yogyakarta juga disediakan untuk melayani konsumen dari luar Yogyakarta menikmati sambil bercengkerama di tengah sawah.

" Banyak pengunjung dari luar daerah yang senang dengan suasananya karena restonya berada di tengah sawah, di tengah hamparan sawah yang kini sedang ditanami padi," tutur Sari.

Harga menu ayam goreng daun pandan sangat terjangkau yakni hanya 18 ribu rupiah per porsi. Selain menu ayam goreng daun pandan, menu menarik lainnya adalah aneka masakan sea food yang diolah dengan rempah - rempah khas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reno Ruswandari salah satu pembeli mengatakan suasana di resto sangat nyaman dan enak di tengah sawah sehingga bisa menikmati makanan dengan nyaman. Selain itu harganya semua menu terjangkau.

" Suasananya enak, harga terjangkau rasanya enak. Tadi juga sempat memesanmenu ayam goreng daun pandan, enak. Daging ayamnya empuk dan gurih dengan aroma pandan yang sangat terasa,"  pungkas Reno Ruswandari. (Ssn/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT