Tafsir Surah Al-Fatihah: Al-Qur'an sebagai Rahmat
- pexels
Jakarta, tvOnenews.com - Kandungan surah Al-Fatihah yang ditafsirkan menunjukkan bahwa seluruh ayat yang tercantum di dalamnya merupakan rahmat, sebagaimana Al-Qur'an adalah rahmat bagi umat manusia.
Kandungan isi Al-Qur'an yang merupakan rahmat ditunjukkan oleh ayat pertama surah Al-Fatihah yang berbunyi bismillahirrahmānirrahīm (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ) yang terletak di awal Al-Quran.
Basmalah atau bismillahirrahmānirrahīm (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ) merupakan bagian dari surah Al-Fatihah dan terletak di awal seluruh surah Al-Quran, kecuali surah At-Taubah.
Surah At-Taubah tidak diawali basmalah untuk menunjukkan bahwa asas pelaksanaan isi al-Quran adalah kebebasan manusia (al-barā’ah) dan tanggung jawab (at-taubah).
![]()
Ilustrasi Al-Qur'an (pixabay)
Ayat pertama surah al-Fatihah yang berbunyi bismillāhirrahmānirrahīm (بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ) kerap diterjemahkan dengan kalimat “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
Pada ayat pertama ini tercantum dua sifat utama yang dimiliki oleh Allah, yaitu pengasih dan penyayang. Dengan demikian dapat diketahui bahwa al-Quran dimulai dengan surah al-Fatihah dan surah al-Fatihah diawali dengan untaian kata yang menggambarkan sifat Allah yang maha penyayang dan maha pemberi rahmat.
Kata ar-rahmān (الرَّحْمٰنِ) yang tercantum pada ayat pertama surah al-Fatihah adalah salah satu sifat Allah yang berarti yang melimpahkan rahmat, yang berbuat baik kepada hamba-Nya, tanpa pengecualian dan tanpa batas.
Lafal ar-rahmān adalah khusus hanya bagi Allah swt, dan tidak dipergunakan bagi selain Allah. Kata ar-rahmān (الرَّحْمٰنِ) dan ar-rahīm (الرَّحِيْمِ) sama-sama berasal dari kata rahmah (رَحْمَة). Menurut pakar kosakata al-Quran, al-Rāghib al-Ashfahānī, kata rahmah mengandung arti kelembutan yang mendorong untuk melakukan atau memberikan kebaikan kepada yang dikasihi.
Load more