News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kraca, Kudapan Ramadhan Khas Banyumas Zaman Dahulu yang Masih Diburu

Mungkin ini salah satu kuliner khas Ramadhan tertua di Banyumas, Jawa Tengah. Hingga kini, kraca masih diburu warga saat bulan puasa seperti sekarang ini.
Selasa, 28 Maret 2023 - 15:46 WIB
Kamlani mengolah kraca di wajan besar di dapur rumah sekaligus warungnya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Banyumas, tvOnenews.com - Mungkin ini salah satu kuliner khas Ramadhan tertua di Banyumas, Jawa Tengah. Hingga kini, kraca masih diburu warga saat bulan puasa seperti sekarang ini.

Kraca adalah keong sawah yang dimasak semacam rica-rica pedas. Sebagian besar warga di Kabupaten Banyumas, menyantapnya sebagai kudapan, meski ada yang menjadikannya sebagai lauk pendamping nasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belum ada literatur penelusuran sejarah kudapan ini. Dari bahan dan pengolahan, terlihat kuliner ini sangat tradisional. Murni memanfaatkan bahan dari alam asli Kabupaten Banyumas. Pun dari penuturan warga, mereka sudah menikmati kraca sejak nenek moyang. 

"Sudah semacam turun temurun. Nenek atau embah saya bercerita sudah mengolah kraca dan menikmatinya bersama neneknya. Jadi setidaknya tujuh garis keturunan sudah ada kuliner ini," ujar Wulan (30), salah seorang pembeli kraca.

Keluarga Kamlani (52) juga menjadi bukti kraca adalah olahan makanan khas yang sudah ada sejak dahulu kala. Dia adalah keluarga pengolah dan penjual kraca di bilangan Kauman Lama, Kebondalem, Purwokerto. Usahanya sudah ada sejak neneknya.

Meski dalam hari biasa tetap menjaja, di Ramadhan, pembelinya melonjak. Dalam sehari, dia memasak satu kuintal kraca. Bandingkan di hari biasa hanya sekitar 30 kg kraca per harinya.

"Iya tiga kali lipat lebih. Bahkan kalau mendekati lebaran, bisa empat hingga lima kali lipat," ujar Kamlani, Minggu (26/3/2023).

Kraca mentah didapat dari orang yang mencari di sawah. Sekarang, di wilayah Banyumas sudah sulit mencari kraca. Kebanyakan kraca didatangkan dari Pemalang dan sekitar Pantura.

Keluarganya menjual kraca sejak di harga kisaran ratusan rupiah. Kini harga satu kilogram kraca Rp 50 ribu. 

"Ada juga kita jual per porsi di harga Rp 15 ribu," ujarnya lagi.

Pembelinya tak hanya warga Purwokerto, tetapi juga kabupaten tetangga, seperti Cilacap dan Purbalingga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau mendekati lebaran, yang beli kebanyakan para pemudik. Mereka kangen dengan kraca yang tidak bakal dijumpai di perantauan," ujarnya.

Kudapan ini bisa melintas zaman dengan cukup alasan. Soal rasa, yang bisa diterima warga. Lalu, kini dikaji lagi dengan alasan sarat kandungan gizi. Kraca adalah kudapan abadi.(Sjo/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dukung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026, Yeum Hye-seon Saksikan Langsung Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo

Dukung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026, Yeum Hye-seon Saksikan Langsung Laga Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo

Megawati Hangestri akan mendapatkan suntikan tenaga pada pertandingan keduanya bersama Jakarta Pertamina Enduro di babak final four Proliga 2026.
Isu Kelangkaan BBM Picu Keresahan Publik, DIR Bongkar Fakta soal Memanasnya Persepsi yang Jadi Pemantik

Isu Kelangkaan BBM Picu Keresahan Publik, DIR Bongkar Fakta soal Memanasnya Persepsi yang Jadi Pemantik

Deep Intelligence Research (DIR) mengungkap bahwa isu kelangkaan BBM memiliki sensitivitas tinggi dan dapat dengan cepat memicu keresahan sosial jika tidak dikontrol dengan tepat.
Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

Mentawai Diguncang Gempa Magnitudo 5,7

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi di Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Sabtu (4/4/2026).
Presiden Prabowo Dijadwalkan Berikan Penghormatan Terakhir untuk Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo Dijadwalkan Berikan Penghormatan Terakhir untuk Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan memberikan penghormatan terakhir terhadap tiga prajurit TNI anggota UNIFIL yang gugur saat bertugas di Lebanon.
Pilu, Tangis Keluarga Pecah saat Peti Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

Pilu, Tangis Keluarga Pecah saat Peti Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

Sanak keluarga yang ditinggalkan menghadiri upacara persemayaman tiga prajurit TNI yang gugur saat menjadi penjaga perdamaian di Lebanon.
Kasus Amsal Buka Borok Penegakan Hukum, DPR Yakin Banyak “Amsal Lain” yang Belum Terungkap

Kasus Amsal Buka Borok Penegakan Hukum, DPR Yakin Banyak “Amsal Lain” yang Belum Terungkap

Kasus Amsal mengungkap sejumlah kelemahan dalam tata kelola penanganan perkara. DPR yakin persoalan yang muncul tidak berdiri sendiri dan berpotensi terjadi di tempat lain.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT