GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masjid Agung Sumedang, Masjid Bersejarah Ratusan Tahun dengan Kubah Mahkota Raja

Berdiri kokoh sejajar dengan lapangan Alun-alun Sumedang, Masjid Agung Sumedang ternyata menyimpan sejarah panjang di balik arsitekturnya yang unik dan menarik.
Rabu, 29 Maret 2023 - 12:05 WIB
Masjid Agung Sumedang, berlokasi di Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Sumber :
  • Lutfi Setia Rafsanjani/tvOne

Sumedang, tvOnenews.com - Berdiri kokoh sejajar dengan lapangan Alun-alun Sumedang, Masjid Agung Sumedang menyimpan sejarah panjang di balik arsitekturnya yang unik.

masjid Agung Sumedang, berlokasi di Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari luar, masjid terbesar di wilayah Kabupaten Sumedang ini tampak kental ciri khas arsitektur Tionghoa

Yakni atap yang mirip dengan klenteng bertingkat tiga, dengan mahkota raja pada bagian pucuk sebagai pengganti kubahnya.

"Pada saat itu (pembangunannya) ada sekelompok warga tionghoa nomaden, berpindah-pindah sedang tinggal di Sumedang. Dan membantu dalam pembangunannya, sehingga arsiteknya banyak bernuansa Tionghoa atau Cina," ujar H. Endang Hasanudin, Wakil Ketua DKM Masjid Agung Sumedang, Selasa (28/03/23).

Mahkota raja sendiri, terpasang di Masjid Agung Sumedang bukan tanpa alasan. 

Pasalnya, wilayah Sumedang dulunya merupakan wilayah kerajaan. Bahkan garis keturunan para raja masih berlangsung hingga saat ini.

"Pada saat itu sedang masa kerajaan, jadi banyak bangunan yang bernuansa kerajaan. Jika biasanya atap masjid berbentuk kubah, sedangkan masjid agung sumedang ini berbentuk mahkota," Tutur Endang.

Selama hampir 170 tahun, tepatnya sejak tahun 1854 Masehi, Masjid Agung Sumedang berdiri kokoh menjadi pusat spiritual islami warga Sumedang. 

Bahkan, di area masjid terpampang  bahwa masjid agung sumedang ini menjadi salah satu masjid di tatar Jawa Barat yang dilindungi Undang-undang Kepurbakalaan Badan Arkeologi Republik Indonesia.

"Mulai dibangun pada tahun 1850 Masehi, dan selesai pengerjaannya pada tahun 1854 pada masa pemerintahan Pangeran Sugih ketika itu," Kata Endang.

Sementara itu adanya Al-Quran raksasa di teras Masjid Agung Sumedang, lanjut Endang, menjadi pengingat bagi jemaah yang datang untuk menambah kecintaan kepada Al-Quran. Uniknya, Al-Quran raksasa itu terbuka tepat di bagian tengah Al-Quran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betul, tepatnya di surat Al-Kahfi. Namun tidak ada nilai sejarah yang khusus, murni untuk mengingatkan," Tutupnya.

Di bulan ramadhan tahun ini, pada masa transisi dari pandemi ke endemi, masjid agung sumedang kembali ramai didatangi jemaah, baik jemaah lokal maupun luar daerah yang sekedar beristirahat sembari melaksanakan ibadah solat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Empat tim masih belum menentukan nasibnya. Adalah Madura United dan Persis Solo yang berusaha untuk slot terakhir tim musim depan hingga Persib Bandung dan Borneo FC yang berjuang untuk memperebutkan gelar juara Super League 2025-2026. 
Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Fuanaland Cibubur ditargetkan akan rampung dan dibuka perdana pada Juni 2026 sebelum acara Jambore Nasional pada Agustus mendatang
Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT