News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masjid di Bantul Ini Berusia 538 Tahun, Peninggalan Panembahan Bodho Murid Sunan Kalijaga

Masjid ini dikenal dengan nama Masjid Kauman Wijirejo, sebuah masjid peninggalan Panembahan Bodho atau Raden Trenggono, cicit dari Raja Brawijaya V raja Mapahit
Kamis, 30 Maret 2023 - 15:40 WIB
Masjid Sabilurrosya'ad peninggalan Panembahan Bodho di Bantul, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, tvOnenews.com - Sejumlah masjid di wilayah Bantul, Yogyakarta memiliki sejarah yang menarik dan berusia ratusan tahun. Salah satunya Masjid Sabilurrosya'ad di Dusun Kauman, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul.

Masjid ini sejak dulu lebih dikenal dengan nama Masjid Kauman Wijirejo, sebuah masjid peninggalan Panembahan Bodho atau Raden Trenggono, cicit dari Raja Brawijaya V raja Mapahit. Selain usia masjid yang suah tua, di komplek masjid ini ada peninggalan jam Bancet atau jam matahari sebagai penentu waktu salat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamituwo Kalurahan Wijirejo Pandak Bantul yang juga pengurus Takmir MAsjid, Haryadi menceritakan, bahwa Masjid Sabilurrosyad atau Masjid Kauman Wijirejo ini didirikan pada tahun 1485 Masehi oleh Panembahan Bodho atau Raden Trenggono salah satu murid dari Sunan Kalijaga

" Masjid ini  merupakan peninggalan Raden Trenggono usai mendalami agama Islam di bawah bimbingan Sunan Kalijaga. Masjid yang semula dibangun dengan ukuran 7x7 ini sudah beberapa kali mengalami pemugaran sehingga kini luasnya dua kali lipat dari semula," ungkap Haryadi saat ditemui di Masjid Sabilurrosyad, Rabu (29/3/2023).

Masjid Sabilurrosya'ad peninggalan Panembahan Bodho di Bantul, Yogyakarta. (Santosa Suparman).

Haryadi menambahkan, usia masjid ini sudah 500 tahun lebih. Ada beberapa bagian yang mengalami perubahan karena adanya pemugaran di zaman Belanda maupun terakhir tahun 1995 sampai dengan 1997. Sehingga bentuk asli masjid peninggalan Panembahan Bodho ini tidak tampak.

"Ini satu-satunya Masjid peninggalan Raden Trenggono atau Panembahan Bodho. Beliau itu keturunan darah biru di (Kerajaan) Demak tapi dia memilih untuk datang ke sini (Kauman) dan menyebarkan Islam, tepatnya pasca bertemu Sunan Kalijaga,"  tutur Haryadi.

Panembahan Bodho adalah julukan dari Raden Trenggono yang diberikan oleh Sunan Kalijaga.  Konon menurut cerita asal muasal diberi nama Panembahan Bodho yakni ketika dulu Raden Trenggono mendengar suara gemuruh dari arah selatan atau dari pantai selatan.

Suara tersebut dikira oleh Raden Trenggono suara tanda erangan dari perahu Portugis.  padahal suara tersebut berasal dari deburan ombak di Pantai Selatan.

" Selain soal suara tersebut, pada saat disuruh Sunan Kalijaga bertapa, Raden Trenggono masih membawa bekal makanan. Karena dinilai kurang pengalaman maka Sunan Kalijaga memberi sebutan Raden Trenggono dengan Ki Bodho," tutur Haryadi.

Jam bancet atau jam matahari di Masjid Sabilurrosya'ad. (Santosa Suparman).

Sementara itu mengenai gelar Panembahan, imbuh Haryadi, didapat saat wilayah terung asal Raden Trenggono dikuasai Mataram

 " Karena rasa hormat Raja Mataram Panembahan Senopati kepada pewaris dan keturunan Adipati Terung, yakni Raden Trenggono, Panembahan Senopati memberi penghargaan yang lebih tinggi kepada Ki Bodho dengan tanah perdikan di sebelah timur Sungai Progo ke utara sampai Gunung Merapi, dan karena sebagai tanah perdikan maka Ki Bodho diberi gelar Panembahan," ujarnya

Haryadi mengatakan, peninggalan atau warisan dari panembahan Bodho yang masih ada dan masih dilestarikan sampai sekarang ini adalah takjil bubur sayur lodeh ketika bulan Ramadhan di Masjid Sabilurrosyad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Warisan panembahan Bodho adalah Takjil Bubur Sayur lodeh. Dulu takjil bubur menjadi menu utama di Masjid Kauman Wijirejo yang kini bernama Masjid Sabilurroasyad." jelas Haryadi.

"Sebab bubur memiliki makna yang luas dan salam. Salah satunya bubur yang lembut sangat cocok untuk makanan setelah puasa karena teksturnya lembut. Makna lain dalam menyebarkan agama Islam Panembahan Bodho dengan penuh kelembutan tanpa kekerasan," pungkasnya. (ssn/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland Raih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026, Fokus Pada Pengembangan Talenta

Bakrieland meraih Indonesia Best Employer Brand Awards 2026 atas komitmen pengembangan talenta, pengelolaan SDM, kolaborasi, serta budaya kerja adaptif dan berkelanjutan.
Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Blak-blakan Jordan Wilson Ungkap Kesamaan dengan Megawati Hangestri, Akui Bersyukur Punya Kemiripan Ini

Pevoli asal Amerika Serikat, Jordan Wilson, mengungkap kesannya terhadap Megawati Hangestri Pertiwi setelah keduanya menjadi rekan setim di Hyundai Hillstate.
Trump dan Xi Jinping Tidak Bahas Isu Keamanan AI

Trump dan Xi Jinping Tidak Bahas Isu Keamanan AI

Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih pekan lalu, tidak banyak membicarakan mengenai masalah keamanan kecerdasan buatan (AI).
Lewat Ngopi Dai, Polres Pagar Alam Serap Aspirasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Lewat Ngopi Dai, Polres Pagar Alam Serap Aspirasi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Polda Sumatera Selatan melalui Polres Pagar Alam menyerap aspirasi sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan dan ketertiban melalui kegiatan “Ngopi Dai” di Dusun Talang Tinggi, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, Selasa (29/9).
Resmi! John Herdman Terpaksa 'Coret' Satu Pemain Persib untuk Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Ini Alasannya

Resmi! John Herdman Terpaksa 'Coret' Satu Pemain Persib untuk Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Ini Alasannya

Thom Haye resmi absen dari laga Timnas Indonesia vs Bangladesh setelah kartu merah saat melawan Malaysia. John Herdman harus mencari pengganti di lini tengah.
Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Resmi! Dipecat PBVSI, Sergio Veloso Kini Jadi Pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027

Setelah didepak oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dan tak jadi melatih Timnas Voli Indonesia, Sergio Veloso kini menjadi pelatih di Liga Voli Mongolia 2026-2027.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT