GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Keturunan Nabi Menikah dengan Kalangan Orang Biasa? Jawaban Buya Yahya Ternyata Seperti Ini

Buya Yahya menjawab pertanyaan soal syarifah dengan menjelaskan hukum Kafa’ah, yakni keseimbangan atau kesesuaian. Syarifah menikah dengan sayyid, dan itu hak
Selasa, 11 April 2023 - 19:57 WIB
Bolehkah Keturunan Nabi Menikah dengan Kalangan Orang Biasa Jawaban Buku Yahta Ternyata Seperti InI
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Dalam sebuah kajian ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bagaimana hukum seorang syarifah atau wanita keturunan habaib menikah dengan orang biasa.

Hal ini juga mungkin banyak menjadi pertanyaan dalam masyarakat terkait hukum pernikahan syarifah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah syarifah harus menikah dengan seseorang yang masih keturunan Nabi Muhammad. Lalu apakah jika sang ayah merestui seorang syarifah menikah dengan seseorang yang bukan keturunan Nabi, apakah ayah dan anak ini tidak akan bertemu di akhirat, karena darahnya sudah terputus?," tanya salah seorang jamaah kepada Buya Yahya.

Dilansir dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Bolehkah Keturunan Nabi Menikah dengan Orang Biasa? - Buya Yahya Menjawab" yang diunggah pada 2 Agustus 2018.

Buya Yahya menjawab pertanyaan tersebut dengan menjelaskan hukum Kafa’ah, yakni keseimbangan atau kesesuaian.

Bolehkah Keturunan Nabi Menikah dengan Kalangan Orang Biasa? Jawaban Buya Yahya Ternyata Seperti Ini. Source: Al-Bahjah TV

"Pertama adalah hukum kafa'ah, hukum keseimbangan atau kesesuaian. Sebelum kita berbicara tentang hukum syariat Islam, syariat fiqih, kafa'ah ini disepakati oleh orang yang berakal," ujar Buya Yahya menjelaskan.

"Zaman dulu biasanya raja itu besanan sama raja, menteri sama menteri, itu sudah kafa'ah. Itu sudah kesepakatan orang berakal. Dan kafa'ah itu dimiliki oleh kaum wanita," lanjutnya.

Buya Yahya menjelaskan maksudnya adalah jika seseorang memiliki anak gadis, maka ia berhak mempertahankan kemuliaan di dalam keluarganya. 

Hal itu adalah hak orang tersebut, dan itu yang dimaksud dengan kafa'ah secara umum menurut Buya Yahya.

Kemudian menurut Buya, ada juga soal kafa'ah agama, dimana jika Anda memiliki anak sebagai seorang muslimah, jangan sampai dinikahkan dengan orang yang tidak beragama Islam.

"Karena yang tidak beragama islam itu tidak kafa'ah, atau tidak setara. Kemudian ada kafa'ah fin nasab, dalam urusan nasab. Misalnya syarifah. Keturunan baginda Nabi adalah Quraisyiah, Hasibiyah, yang memiliki kemuliaan khusus," terang Buya Yahya.

Dalam hal ini, menurut Buya Yahya, ayah dari anak (syarifah) tersebut sangat berhak untuk tidak menikahkan dengan orang biasa atau orang yang punya nasab yang serupa.

Bolehkah Keturunan Nabi Menikah dengan Kalangan Orang Biasa? Jawaban Buya Yahya Ternyata Seperti Ini. Source: istockphoto.com

"Maka, Bapaknya tersebut sangat berhak untuk mempertahankan putrinya untuk tidak dinikahi oleh orang, kecuali dia adalah orang yang punya nasab yang serupa. Syarifah dengan Sayyid, itu haknya seorang Bapak," ujar Buya menjelaskan.

Menurutnya, hal ini pun telah disepakati oleh para inmah 4 madhab, dan tidak ada perbedaan. Bahkan orang yang tidak beriman pun mengakui akan hal itu. 

Buya Yahya juga mengimbau kepada siapapun dari kaum habaib, syar'if, untuk menjaga nasab tersbut karena itu adalah hak.

Hal ini artinya, jika Anda seorang yang memiliki nasab mulia, harus menjaga nasab tersebut, karena ini merupakan bentuk kepedulian terhadap putri-putri Anda. Selagi Anda menjaga hal tersebut maka tidak akan ada yang mengambil hak tersebut menurut Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Viral di X, Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA Asal Jepang di Jakarta Barat Tidak Terbukti

Sempat Viral di X, Dugaan Prostitusi Anak Libatkan WNA Asal Jepang di Jakarta Barat Tidak Terbukti

Dugaan prostitusi anak yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Jepang di Tamansari, Jakarta Barat, tidak terbukti.
RevCon 2026 Gagal Capai Konsensus, Indonesia Sentil Keras Negara Nuklir: Ancamannya Sudah Nyata!

RevCon 2026 Gagal Capai Konsensus, Indonesia Sentil Keras Negara Nuklir: Ancamannya Sudah Nyata!

RevCon 2026 berlangsung dalam situasi global yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 12.000 hulu ledak nuklir selama ini masih dimiliki sejumlah negara
Jadwal Road to UFC Season 5 Pekan Ini: Ada Petarung MMA Indonesia Yudi Cahyadi Unjuk Gigi

Jadwal Road to UFC Season 5 Pekan Ini: Ada Petarung MMA Indonesia Yudi Cahyadi Unjuk Gigi

Jadwal Road to UFC Season 5 pekan ini, di mana ada petarung MMA Indonesia yang akan unjuk gigi yakni Yudi Cahyadi.
Mobil Patroli Dikendarai Kapolsek Seruduk Sejumlah Warga di Sumba Timur, Ini Kronologinya

Mobil Patroli Dikendarai Kapolsek Seruduk Sejumlah Warga di Sumba Timur, Ini Kronologinya

Sebuah mobil patroli milik Polres Sumba Timur mendadak hilang kendali hingga menghantam warga dan sebuah bengkel di kawasan Kota Waingapu, Sumba Timur, NTT.
Pesan Dukungan Menteri AHY untuk Sherly Tjoanda, Gubernur Malut yang Berambisi Membangun Maluku Utara

Pesan Dukungan Menteri AHY untuk Sherly Tjoanda, Gubernur Malut yang Berambisi Membangun Maluku Utara

Belum lama ini Gubernur Malut, Sherly Tjoanda bertemu dengan Menteri AHY untuk membahas persoalan strategis pembangunan Maluku Utara.
Alasan Emil Audero Bakal Dipertahankan Como dan Berpotensi Tampil di Liga Champions Musim Depan

Alasan Emil Audero Bakal Dipertahankan Como dan Berpotensi Tampil di Liga Champions Musim Depan

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menghadapi ketidakpastian soal masa depannya. Hal ini terjadi setelah timnya, Cremonese, menderita kekalahan telak 1-4 dari Como 1907.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Demi Kekhusyukan Puncak Ibadah Haji, Timwas DPR Ingatkan Negara Tak Boleh Lalai Layani Jemaah

Demi Kekhusyukan Puncak Ibadah Haji, Timwas DPR Ingatkan Negara Tak Boleh Lalai Layani Jemaah

Menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, perhatian terhadap kualitas pelayanan jamaah kembali menjadi sorotan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT