Keutamaan Doa dan Dzikir Petang, Buya Yahya: Siapa yang Hidupkan Waktu Usai Ashar hingga Maghrib Allah Berikan Rezeki Maknawi
- pexels
Allahumma innii as-alukal āafwa wal āaafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal āafwa wal āaafiyah fii diinii wa dun-yaaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur āawrootii wa aamin rowāaatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa āan yamiinii wa āan syimaalii wa min fawqii wa aāudzu bi āazhomatik an ugh-taala min tahtii. (Dibaca 1x)
Artinya:
āYa Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah, peliharalah aku dari muka, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak disambar dari bawahku (oleh ular atau tenggelam dalam bumi dan lain-lain yang membuat aku jatuh).āĀ Ā
Doa Rasulullah SAW ini memiliki banyak kandungan, baik dilindungi dari kemudaratan hingga hewan berbisa.
Doa tersebut merupakan bagian dari bacaan dzikir petang.
Baca Sayyidul Istighfar
Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Syaddad bin Aus diterangkan bahwa Rasulullah ļ·ŗ membiasakan diri membaca doa Sayyidul Istighfar di pagi dan sore hari.Ā
Beliau menyebutnya sebagai Sayyidul Istighfar yang artinya puncak dari istighfar.Ā
Bahkan lebih jauh Rasulullah ļ·ŗ menegaskan bahwa barangsiapa membaca doa di atas setiap sore, apabila pada malam harinya ia meninggal, maka berhak masuk surga.Ā
Dan barangsiapa membaca doa di atas setiap pagi, apabila pada siang harinya ia meninggal, maka berhak masuk surga.Ā
Untuk itu, sudah selayaknya bagi setiap kaum muslim membiasakan diri membaca doa Sayyidul Istighfar setiap pagi dan sore, lebih-lebih setiap kali sehabis melakukan shalat.Ā
Dengan membaca doa Sayyidul Istighfar Allah akan mengampuni segala dosa yang pernah dilakukan.
Doa Sayyidul Istighfar
Ų§ŁŁŁŁ Ų£ŁŲŖ Ų±ŲØŁ ŁŲ§ Ų„ŁŁ Ų„ŁŲ§ Ų§ŁŲŖŁ Ų®ŁŁŁŁŁŲŖŁŁŁ ŁŲ§ŁŲ§ Ų¹ŲØŁŲÆŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŲ§ Ų¹ŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŲÆŁŁŁ ŁŁŁŁŲ¹ŁŲÆŁŁŁ Ł ŁŲ§ Ų§Ų³ŁŲŖŁŲ·ŁŲ¹ŁŲŖŁ Ų£Ų¹ŁŁŲ°Ł ŲØŁŁŁ Ł ŁŁŁ Ų“ŁŲ±ŁŁ Ł ŁŲ§ ŲµŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁ Ų Ų£ŲØŁŲ” ŁŁ ŲØŁŲ¹Ł ŲŖŁ Ų¹ŁŁ ŁŲ£ŲØŁŲ” ŲØŲ°ŁŲØŁ ŁŁŲ§ŲŗŁŁŁŲ±Ł ŁŁŁ ŁŁŲ„ŁŁŁŁŁŁ ŁŲ§ ŁŁŲŗŁŁŁŲ±Ł Ų§ŁŲ°ŁŁŲØ Ų„ŁŲ§ Ų£ŁŲŖ . Ų§ŁŲ°Ā
Load more