Jika Hewan Kurban Jadi Kendaraan di Akhirat, yang Kurbannya Patungan Bagaimana? Kata Ustaz Adi Hidayat Ternyata...
- YouTube dan pexels
tvOnenews.com - Dalam pelaksanaan ibadah kurban, terdapat sebuah pandangan yang sudah akrab di masyarakat yaitu hewan kurbannya nanti menjadi kendaraan di akhirat.
Dikatakan bahwa orang-orang yang pernah berkurban kelak di akhirat akan menunggangi hewan kurbannya melewati sirathal mustaqim.
Benarkah anggapan terkait hewan kurban sebagai tunggangan di akhirat menurut Ustaz Adi Hidayat?
Lantas bagaimana yang kurbannya patungan, apakah 1 ekor sapi ditunggangi 7 orang sekaligus?
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, berikut penjelasan tentang keutamaan hewan kurban sebagai kendaraan di akhirat.
Terkait hal ini, Ustaz Adi Hidayat mengaku juga pernah mendengar atau membaca riwayat yang menyebutkan keutamaan hewan kurban yang kelak menjadi kendaraan di akhirat.
"Ya, saya pun demikian pernah mendengar dan membaca juga referensi terkait, khususnya ada riwayat yang disandarkan pada Nabi SAW," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Berikut salah satu isi riwayat yang dimaksud oleh Ustaz Adi Hidayat,
"Gemukkanlah, baguskanlah hewan sembelihan kalian karena sesungguhnya hewan kurban yang dibaguskan itu nanti akan datang di hari kiamat menjadi kendaraan kalian melewati jembatan yang menentukan antara rahmat atau azab, surga atau neraka."
Menurut Ustaz Adi Hidayat, ada banyak versi riwayat yang pada intinya menyebutkan bahwa hewan kurban akan menjadi kendaraan di akhirat untuk menyebrangi sirathal mustaqim.
Akan tetapi, Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa ternyata seluruh riwayat itu menurut para ulama pakar hadis, merupakan hadis yang sangat lemah.
"Seluruh riwayat-riwayat ini persoalannya dinilainya oleh para ulama pakar hadis, itu sebagai riwayat-riwayat yang sangat lemah," ujar Ustaz Adi Hidayat.
"Bahkan sebagian di antaranya tidak memiliki asal, sehingga disebut hadis-hadis yang bermasalah," lanjutnya.
Tidak hanya pada persoalan kurban menjadi kendaraan di akhirat, Ustaz Adi Hidayat juga menyebutkan bahwa keutamaan berkurban yang berlebihan juga berdasarkan pada hadis yang lemah.
"Itu tidak ditemukan kekuatannya, atau dipandang lemah dalam persoalan terkait dengan keutamaan penyembelihan hewan kurban," kata Ustaz Adi Hidayat.
Akan tetapi, ada komentar menarik dari para ulama dalam menanggapi keyakinan bahwa hewan kurban akan menjadi kendaraan di akhirat.
Load more