GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Astaghfirullah, Saat Kehausan Abdullah Anak Sayyidina Husein yang Masih Bayi Ditombak di Karbala, Buya Yahya Bilang Pelakunya Langsung Diazab oleh Allah SWT

Abdullah, anak Sayyidina Husein yang bayi ditombak di tengah perang Karbala saat kehausan. Kata Buya Yahya, pelakunya langsung kehausan hingga perutnya meletus.
Jumat, 28 Juli 2023 - 04:15 WIB
Buya Yahya Ceritakan Kisah Sedih di Tragedi Karbala Saat Anak Sayyidina Husein yang Masih Bayi Ditombak di Karbala
Sumber :
  • kolase tvOnenews/Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV/frepik/serhii_bobyk

Jakarta, tvOnenews.com - Ada sebuah momen mengharukan yang diceritakan oleh Buya Yahya dalam tragedi Karbala, Irak.

Momen itu adalah saat Abdullah, anak Sayyidina Husein yang masih bayi ditombak lalu terbunuh di tengah-tengah laga perang Karbala. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ceramahnya dengan judul Tragedi Karbala-10 Muharram 61 H yang live pada 18 Agustus 2021, Buya Yahya menceritakan bahwa saat itu Abdullah kehausan sehingga dibawa ke tengah laga untuk meminta air.

“Kebiasaan Imam Husein ini indah biarpun di medan laga masih menghibur keluarganya,” ujar Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV pada Jumat (26/7/2023).

tvonenews

Jadi saat di medan laga sesaat Sayyidin Husein atau Imam Husein keluar dengan kudanya hanya untuk mendekat ke perkemahan.

“Muter-muter ke perkemahan, sehingga ringkikan kuda bisa didengar oleh keluarganya,” ujar Buya Yahya. 

Dengan mendengar suara ringkikan itu, keluarga Sayyidina Husein akan tersenyum karena tahu bahwa beliau masih hidup.

“Yang biasanya keluar pertama kali adalah putri beliau yang bernama sukainah binti Husein bin Ali bin Abi Thalib,” kata Buya Yahya.


Ilustrasi Kuda (freepik)

Sukainah setiap mendengar ringkikan kuda, melompat dan membuka jendela perkemahan dan melambaikan tangan.

“Abah hati-hati, Sayyidina Husein juga melambaikan tangan dan berkata baik hati-hati wahai putriku,” kata Buya Yahya serasa menirukan percakapan Sayyidina Husein dan putrinya itu.

Namun setelah kembali ke tengah medan laga, Sayyidina Husein mendengar jeritan bayi.

“Waktu menjelang siang. Jelang waktu dzuhur terasa panas tiba-tiba terdengar jeritan anak kecil,” kata Buya Yahya.

Awalnya Sayyidina Husein tidak sadar darimana jeritan itu. Namun akhirnya ia tahu bahwa itu jeritan dari perkemahan beliau.

“Imam Husein segera menoleh, lalu melompat dengan kudanya mendekat ke perkemahan,” tandas Buya Yahya.

Sayyidina Husein baru sadar bahwa yang menjerit adalah bayi beliau yang masih kecil yang bernama Abdullah bin Husein.

“Sayyidina Husein masuk ke perkemahan ada apa dengan putraku wahai Imam kami tidak menemukan air untuk memberikan minum kepada Abdullah,” cerita Buya Yahya.


Ilustrasi Padang Gurun (freepik)

Kemudian bayi Abdullah dirangkul oleh Imam Husein dan dibawa ke medan laga.

“Lalu berkatalah imam husein, wahai kaum ketahuilah di dalam peperangan tidak boleh membunuh anak kecil tidak boleh membunuh wanita dan tidak boleh membunuh orang tua,” ujar Buya Yahya menirukan kalimat Sayyidina Husein kepada pasukan lawannya.

“Ini aku punya bayi kecil tolong berikan kepadaku setetes air. Demi Allah anakku ini kehausan,” sambung Buya Yahya.

Namun sungguh miris, permohonan dari Imam Husein tidak dikabulkan.


Ilustrasi Tombak (pixabay/victoria_regen)

“Akan tetapi ada satu orang terkutuk tiba-tiba melemparkan tombak dengan kuat dan tombak itu tepat di dada Sayyidina Abdullah bin Husein,” kata Buya Yahya.

Bayi Abdullah kemudian menjerit dan bergetar di tangan imam husein hingga akhirnya meninggal dunia.

“Oleh sayyidina husein dipeluk dan meninggal,” kata Buya Yahya.

Imam Husein kemudian mengangkat tangan dan berkata.

“Allahumma Syaq Allahumma Syaq, Ya Allah Saksikan Ya Allah bunuhlah orang itu, Ya Allah matikan orang itu dalam keadaan haus,” cerita Buya Yahya saat menjelaskan apa yang dikatakan oleh Sayyidina Husein seketika setelah putranya dibunuh di Karbala.

Kemudian kata Buya Yahya, orang yang melempar tombak itu seketika itu kehausan dan minta dikasih minum.

“Tetap haus sampai perutnya besar dan meletus dan mati dalam sehina-hina kematian,” tandas Buya Yahya.

Itulah salah satu momen yang sangat menyedihkan dalam tragedi Karbala.


Pemakaman Baqi, Tempat Para Ahlul Bait Dimakamkan (ANTARA)

Siapa yang Membunuh Sayyidina Husein?

Buya Yahya dalam ceramahnya tentang tragedi Karbala menjelaskan bahwa aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah adalah dengan dua pilar besar.

“Yang pertama mahabbah ahlul bait, cinta kepada ahlul baitnya Rasulullah pilar kedua adalah cinta sahabat nabi SAW,” jelas Buya Yahya.

“Kita Ahlussunnah wal Jama'ah menggabungkan cinta sahabat nabi dan cinta ahli bait rasulullah SAW,” sambung Buya Yahya. 

Buya Yahya mengingatkan bahwa Imam Husein adalah imam semua umat Islam.

“Cucunya sayyidina Rasulullah SAW,” tandas Buya Yahya. 

“Imam Husein juga imam Ahlussunnah wal Jama'ah,” tambah Buya Yahya. 

Kata Buya Yahya, Imam Husein wajib dicintai oleh semua umat Nabi Muhammad SAW.

“Dialah orang yang dicium bibirnya oleh Rasul,” kata Buya Yahya.

Kemudian Buya Yahya menceritakan kalimat Rasulullah tentang Imam Husein.

“Ya Allah aku mencintai Husein dan cintailah orang yang mencintai Husein,” ujar Buya Yahya saat mengatakan apa yang dikatakan Rasulullah tentang Imam Husein. 

Kemudian Buya Yahya menegaskan bahwa Imam Husein tidak bertentangan dengan sahabat Nabi.

“Imam Husein bukan bertentangan dengan sahabat nabi, Imam Husein diiringi oleh putra-putra sahabat nabi SAW,” ujar Buya Yahya.


Pemakaman Baqi, Tempat Para Ahlul Bait Dimakamkan (Kemenag)

Buya Yahya mengatakan bahwa yang membunuh Imam Husein adalah pasukan.

“Pasukan itu tidak beraqidah, pasukan yang penting ikut atasannya ikut komando dalam dunia ketentaraan, yang penting ikut atasannya begitu,” ujar Buya Yahya.

“Memang waktu itu adalah negara pemerintah adalah pemerintah yang atas nama Ahlussunnah wal Jama'ah. 

Yazid ada Ibnu Ziyad, ada Yazid bawahannya Ibnu Ziyad mengatasnamakan Ahli Sunnah,” sambung Buya Yahya. 

Kata Buya Yahya, Yazidlah yang menyuruh pasukan membunuh Imam Husein.

“Apa Ibnu Ziyad beriman dan beragama? dia adalah seorang yang memimpin negara. Yang penting jadi pemimpin ga urusan agama, kata Buya Yahya.

“Dia lah yang memberikan perintah perintah sampai terjadinya Imam Husein,” kata Buya Yahya. 

Buya Yahya menegaskan bahwa salah jika ada yang mengatakan bahwa yang membantai Imam Husein adalah orang Ahli Sunnah,.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang membantai adalah pasukan yang dibawa komando orang yang mengatasnamakan Ahli sunnah,” kata Buya Yahya.

Wallahua’lam bisawab

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

DPR Tegaskan Anggaran APBN untuk Sapi Kurban Presiden Adalah Hal yang Lazim

Penyaluran 1.098 ekor sapi kurban oleh Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 1447 Hijriah ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

International Industrial Week (IIW) 2026 akan Digelar di Jakarta, 1.800 Perusahaan Bakal Pamer Teknologi Industri

IIW Indonesia 2026 yang akan segera digelar bakal menghadirkan lebih dari 1.800 perusahaan global yang menampilkan teknologi serta terobosan industri terkini.
DPP Partai Golkar Kurban 47 Sapi dan 4 Ekor Kambing, Daging Didistribusikan ke Pesantren-Masyarakat Jakarta Utara

DPP Partai Golkar Kurban 47 Sapi dan 4 Ekor Kambing, Daging Didistribusikan ke Pesantren-Masyarakat Jakarta Utara

DPP Partai Golkar melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa sapi dan kambing saat Hari Raya Idul Adha 1447 H, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (27/5).

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

3 Pemain Resmi Dicoret dari Timnas Voli Indonesia, Termasuk Megawati Hangestri

Terdapat tiga pemain yang dicoret dari skuad Timnas Voli Indonesia putra maupun putri. Salah satunya ada Megawati Hangestri.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT