GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Jamaah Kajian, Syaikh Assim Al Hakeem Bilang Jangan Bikin Perkara Baru dalam Ibadah, Katanya...

Syaikh Assim Al Hakeem, sedang menarik perhatian setelah pada salah satu ceramahnya beliau menegur jamaah yang menyerukan takbir seblum memulai acara tersebut.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 09:50 WIB
Syaikh Assim Al Hakeem
Sumber :
  • Tangkapan Layar

tvonenews.com - Sosok pendakwah, Syaikh Assim Al Hakeem, saat ini sedang menarik perhatian masayrakat setelah dalam salah satu ceramahnya beliau menegur jamaah yang menyerukan takbir seblum memulai acara tersebut.

Bukan tanpa alasan, beliau menganggap apa yang dilakukan oleh para jemaah tersebut merupakan sebuah amalan Bid'ah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari tayangan YouTube channel Our life Moslem Channel, sebelum menyampaikan ceramahnya, Syaikh Assim Al Hakeem, menegur para jamaah yang datang di acara tersebut karena berteriak menyerukan takbir.

"Ini adalah masjid, dan masjid adalah rumah Allah. Dan saya perhatikan di Indonesia, setiap kali saya datang di kota-kota ini mereka mengucap Takbir, dan setiap orang menyahut, Allahu Akbar!," ujar Syaikh Assim Al-Hakeem.

Syaikh Assim Al Hakeem menilai hal tersebut bukanlah sebuah sunnah dan oleh karena itu hal seperti itu tidak diperbolehkan dan dianggap tidak menghormati masjid.

"Jangan keraskan atau naikkan suaramu berlebihan di dalam masjid. Ini adalah rumah Allah. Kalau kamu datang ke rumah saya lagi (masjid) dan kamu bilang Allahu Akbar, saya akan suruh kamu keluar," kata Syaikh Assim Al Hakeem.

Syaikh Assim Al Hakeem pun mengingatkan kalau segala ajaran ajaran yang datang dari Agama Islam bukanlah hasil pemikiran kita, melainkan dari wahyu Allah SWT dan ajaran Rasulullah SAW.

Hal yang membantu membedakan kita dari sesuatu yang benar dan salah adalah sunnah Nabi. 

"Maka ketahuilah, ini bukan Islam. Ajaran Islam berdasarkan dari syahadat. Tidak mengikuti ajaran dari Nabi Muhammad SAW, kalian bukanlah seorang muslim," tegas Syaikh Assim al Hakeem.

Syaikh Assim Al Hakeem juga bertanya kepada Ustaz Maulana, mengapa di Indonesia orang-orang di dalam masjid melakukan amalan yang tidak ada dalam sunnah Nabi maupun tertulis dalam Quran.

Syaikh Assim Al Hakeem menjelaskan bahwa di dalam Al Quran sudah jelas tertulis kalau Allah SWT sudah menyempurnakan Agama Islam.

"Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu" QS Al-Maidah ayat 3.

Menurut Syaikh Assim Al Hakeem, seseorang yang membuat perkara-perkara baru (bid'ah) dalam Islam, dia sama saja menganggap jika Islam itu sebenarnya belum sempurna.

"Seseorang yang membuat perkara baru dalam islam, dia sama saja menganggap kalau islam itu sebenarnya belum sempurna sehingga mereka harus menambah amalan-amalan baru dalam beribadah," terang Syaikh Assim Al Hakeem.

"Dan itulah mengapa salah satu sahabat Nabi Muhammad Abdullah Ibnu Umar berkata 'setiap perkara baru dalam agama itu akan membawamu dalam kesesatan walaupun kebanyakan orang menganggap amalan itu baik dan bagus" sambungnya.

"Karena amalan itu bukan berasal dari agama dan kalau memang itu datangnya dari agama tunjukan kepada saya dalil atau riwayatnya, apakah itu benar dilakukan di zaman Nabi?" lanjut Syaikh Assim Al Hakeem.

Syaikh Assim Al Hakeem singgung perayaan Maulid Nabi

Pada kesempatan tersebut juga Syaikh Assim Al Hakeem sedikit menyinggung perayaan Maulid NAbi atau kelahiran Rasulullah SAW yang kerap dilakukan di Indonesia.

"Apa yang salah dari Maulid? Apa kalian mencintai Nabi Muhammad? Apakah para sahabat merayakan itu (Maulid)? Tidak seorang sahabat Nabi pun merayakan, bahkan para tabi'in, tabiut, tabiin, tidak merayakan Maulid Nabi. Kalau begitu, Maulid Nabi ini datangnya dari agama? Iya atau tidak?," ujar Syaikh Assim al hakeem.

Karena bukan merupakan ajaran dari agama dan Al Quran, Syaikh Assim Al Hakeem mengatakan kalau hal tersebut merupakan amalan Bid'ah.

Syaikh Assim Al Hakeem pun mengingat kan para jamaahnya untuk menyaring kembali berbagi ilmu keagamaan yang dipelajari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka dari itu kita harus menyaring ilmu agama yang kita pelajari, jadi hanya ajaran islam yang murni dari Al Quran dan sunnah yang kita dapati, ukan dari ustaz disekolah atau dari jamaah lain," tutupnya. 

(udn/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan
Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.
Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai Megawati Soekarnoputri masih layak diperhitungkan oleh PDI Perjuangan untuk didorong pada Pilpres 2029.
Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Persib Bandung meminjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo. Simak alasan di balik keputusan tersebut serta pesan emosional sang winger untuk Bobotoh.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT