News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Syaikh Assim Al Hakeem Heran dengan Shalawat dan Bacaan Al Quran Jelang Subuh di Masjid, Ternyata Itu...

Syaikh Assim Al Hakeem mengaku heran dengan amalan shalawat dan bacaan Al Quran jelang subuh di masjid, singgung soal bid'ah, begini pernyataan Syaikh Assim.
Jumat, 4 Agustus 2023 - 15:03 WIB
Syaikh Assim Al Hakeem
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Nama pendakwah asal Arab Saudi, Syaikh Assim Al Hakeem sedang viral belakangan ini karena mengisi beberapa ceramah di Indonesia.

Sosok Syaikh Assim Al Hakeem memang sebelumnya sudah dikenal luas karena kerap memberikan jawaban dengan cara yang unik dan lucu namun tetap tegas sesuai Al Quran dan hadis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Syaikh Assim Al Hakeem yang diketahui memiliki darah keturunan Medan ini viral karena menegur jemaah yang membaca Al Fatihah di awal acara.

Padahal menurut Syaikh Assim Al Hakeem membaca Al Fatihah itu hanya boleh saat shalat dan ruqyah.

Ternyata tak hanya soal membaca Al Fatihah, Syaikh Assim Al Hakeem juga mengaku bingung dengan kebiasaan masjid di Indonesia jelang subuh.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari ceramah Syaikh Assim Al Hakeem saat berada di Medan, berikut pengakuan pendakwah tersohor asal Arab Saudi tersebut.

Berkaitan dengan hal ini, Syaikh Assim Al Hakeem terlebih dahulu menegaskan bahwa dalam setiap ibadah hendaknya mengikuti sunnah dari Nabi dan bukan malah membuat perkara baru atau yang biasa disebut dengan bid'ah.

"Dalam setiap perkara ibadah di Islam dalam syariat kita harus mengikuti sunnah Nabi, kita tidak boleh mengadakan perkara baru dalam ibadah (bid'ah), kita tidak boleh membuat amalan baru," kata Syaikh Assim Al Hakeem.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, Syaikh Assim Al Hakeem mengaku kerap dibuat heran dengan suara-suara dari masjid ketika menjelang masuk waktu subuh.

"Setiap hari sebelum shalat subuh, 15-20 menit, apa yang dilakukan di masjid, sebelum adzan," ujar Syaikh Assim Al Hakeem.

Menurut Syaikh Assim Al Hakeem, banyak yang membaca Al Quran dan bershalawat dengan pengeras suara jelang subuh.

"Mereka membaca Al Quran, mereka bershalawat," ungkap Syaikh Assim Al Hakeem.

Kegiatan ini membuat Syaikh Assim Al Hakeem keheranan, dan mencoba mencari tahu amalan apakah ini.

"Saya sedang duduk di ruanganku, amalan apa ini, saya coba membuka kitab saya, mencari mungkin ini bentuk Islam baru," kata Syaikh Assim Al Hakeem.

"Saya enggak pernah mengajarkan ini sebelumnya dalam kajian di Mekkah dan Madinah," lanjutnya.

Syaikh Assim Al Hakeem sudah mencoba mencari penjelasannya di Al Quran dan berbagai kitab ulama hadis terkenal juga tak ditemukan amalan ini.

"Saya buka Al Quran tapi juga tidak dijelaskan, di kitab Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nassai," ujar Syaikh Assim Al Hakeem.

Karena penasaran, akhirnya Syaikh Assim Al Hakeem bertanya langsung kepada kawannya yang merupakan seorang ulama di Indonesia.

"Dari mana mereka membawa amalan baru ini, lalu saya coba pergi tanyakan ke Maulana, amalan apa ini?" kata Syaikh Assim Al Hakeem.

"Dia bilang ini dzikir sedang bermunajat," lanjutnya.

Mendengar jawaban sahabatnya, Syaikh Assim Al Hakeem langsung memberikan pernyataan tegas.

"Cukup saya bilang jangan lagi sebutkan nama-nama amalan ini," tegas Syaikh Assim Al Hakeem.

"Apakah ini baik, apakah ini datang dari Al Quran, dia bilang bukan, apakah ini sunnah, dia jawab bukan, tapi ini baik," lanjutnya.

Syaikh Assim Al Hakeem secara terang-terangan menyebut bahwa amalan ini seharusnya tak dilakukan karena tak diajarkan oleh Rasul, di Al Quran pun tak disebutkan.

 "Ini aneh, kenapa aneh, karena Allah berfirman dalam Al Quran, 'Pada hari ini telah kusempurnakan Agamamu (QS. Al Maidah:3)" kata Syaikh Assim Al Hakeem.

"Lalu saya tanya, apakah Islam sudah sempurna, dia jawab iya, dan Islam saat masa-masa Rasul SAW juga, dia jawab iya, lalu saya bilang, apakah yang kamu lakukan ini apakah juga diajarkan di zaman Rasulullah, dia jawab hmmmmm," lanjutnya.

Sahabat Syaikh Assim Al Hakeem kembali mengatakan bahwa walau amalan ini tak ada di Al Quran atau hadis tapi baik untuk dilakukan.

Mendengar jawaban ini, Syaikh Assim Al Hakeem kembali memberikan pernyataan tegas soal bid'ah.

"Di sinilah masalahnya, seseorang yang membuat perkara-perkara baru (bid'ah) dalam Islam, dia sama saja menganggap kalau Islam itu sebenarnya belum sempurna sehingga mereka harus menambahkan amalan-amalan baru di dalamnya," tegas Syaikh Assim Al Hakeem.

"Dan itulah mengapa Abdullah ibnu Umar, salah satu sahabat mulia, dia berkata setiap bid'ah dalam agama itu akan membawamu dalam kesesatan walau kebanyakan orang menganggap amalan itu bagus karena itu bukan dari agama, jika dari agama maka tunjukkan kepada ku," sambungnya.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Atalia Praratya usai Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Ditangkap Polda Jabar, Desak Taufik Hidayat Dihukum Berat

Reaksi Atalia Praratya usai Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Ditangkap Polda Jabar, Desak Taufik Hidayat Dihukum Berat

Atalia Praratya bersyukur Taufik Hidayat alias TH, pelaku kasus penyekapan wanita atau kekasihnya, YTR (29) di Bandung selama 3 tahun diringkus Polda Jabar.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Portugal Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Portugal Vs Uzbekistan

Duel Portugal vs Uzbekistan pada laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Amerika Serikat (AS) pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 00.00 WIB, akan menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memburu kemenangan pertama dan menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Cekcok Soal Narkoba Berujung Maut, Suami Bun*h Istri di Tambora, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Kasus pembunuhan istri di Tambora, Jakarta Barat, diduga dipicu pertengkaran terkait narkoba. Keluarga pelaku mendukung proses hukum dan mengungkap riwayat KDRT
Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Setelah Taufik Hidayat Ditangkap, Hotman Paris Desak Polda Jabar Periksa Pemilik dan Penjaga Kos: Bisa Dianggap Tindak Pidana

Hotman Paris meminta Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk memperluas pemeriksaan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan keji yang dilakukan oleh Taufik Hidayat.
Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bek Irak Kena Mental di Piala Dunia, Jalani Sesi Psikologis Usai Merasa Bersalah Jadi Biang Kerok Kekalahan Atas Norwegia

Bahkan bek andalan Irak, Zaid Tahseen dikabarkan mengalami tekanan mental bahkan harus menjalani sesi psikologis khusus usai kekalahan telak 0-3 dari Norwegia.
Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026, Pool B: Susah Payah Taklukkan Thailand, Timnas Voli Indonesia Merangkak ke Posisi Runner Up

Klasemen AVC Mens Cup 2026 di Pool B setelah Timnas Voli Indonesia melakoni laga ketiga mereka di fase grup menghadapi Thailand pada hari Selasa (23/6/2026).

Trending

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Breaking News: Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, DPO Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan di Bandung

Polda Jawa Barat bergerak cepat menangkap Taufik Hidayat, yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek YTR (29) yang terjadi di Bandung.
Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Tampang Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Keji saat Ditangkap Polisi di Bandung

Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat, pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan keji terhadap wanita berinisial YTR (29).
KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

KPK Diminta Turun Tangan Usut Dugaan Korupsi Beasiswa di Aceh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan mengusut dugaan korupsi dana beasiswa di Aceh.
Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Kenang saat Ditangkap, Apakah Bisa Terdakwa Penyelundup Sabu Dapat Perlindungan LPSK?

Mangatur Nainggolan, kuasa hukum nahkoda kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir membuat pengaduan kepada LPSK buntut kasus penyelundupan narkoba jenis sabu 2 ton.
Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

Viral Sejumlah Mahasiswa Diduga Terima Uang Rp2,5 Juta Usai Bertemu Gibran, BEM UBK Buka Suara

BEM Universitas Bung Karno (UBK) buka suara soal sejumlah mahasiswa diduga terima yang Rp2,5 juta usai bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Ada Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Vs Australia

Link live streaming Princess Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia U-18 akan memulai perjuangannya saat melawan Australia di hari pertama ajang yang berlangsung di Thailand tersebut.
'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

'Bak Psikopat' Ini Tampang Taufik Hidayat, Masih Bisa Tersenyum dan Berbicara Santai Saat Ditangkap Polisi

Polisi menangkap Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan dan penyekapan wanita asal Rancaekek, Yuvita Tri Rezeki (29).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT