News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Boleh Belajar Ngaji dari Google dan YouTube? Ustaz Adi Hidayat Bilang Begini, Ternyata itu...

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa jika ingin belajar ngaji, maka carilah sumber yang benar dan tepat. Bukan hanya sekedar mendapat pengetahuan, tapi dari sumber utamanya.
Jumat, 4 Agustus 2023 - 15:46 WIB
Memangnya Boleh Belajar Ngaji dari Google dan YouTube Ustaz Adi Hidayat Bilang Begini, Ternyata itu...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvonenews.com - Tidak bisa dipungkiri, melejitnya internet membuat banyak orang ingin belajar dengan cepat. salah satunya belajar ngaji dari Google dan YouTube.

Orang-orang merasa dengan memanfaatkan apa yang ada di tangan mereka, yakni handphone dan internet, bisa membuat proses belajar ngaji jadi lebih efisien dan cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dibanding harus belajar dari sumber asli, dan datang langsung ke majelis-majelis, orang akan cenderung memilih belajar ngaji dari Google dan YouTube.

Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang bagaimana hukum belajar ngaji dari Google dan YouTube berikut ini.

Memangnya Boleh Belajar Ngaji dari Google dan YouTube? Ustaz Adi Hidayat Bilang Begini, Ternyata itu...Source: tim tvOnenews

Dilansir Jumat (04/08/23) dari tayangan YouTube channel Audio Dakwah dengan judul "Belajar Agama dari Google & Youtube? Ini Kata UST. Adi Hidayat," yang diunggah pada 29 Juli 2021.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bagaimana seharurnya belajar ngaji yang benar. Menurut quran, bukan hanya sekedar mendapat pengetahuan, melainkan memastikan langsung mendapatkan dari sumbernya.

"Kadang-kadang maaf ya, ada orang ingin mendapatkan pengetahuan tapi ingin mudahnya saja, kemudian tidak dicek lagi tuh sumbernya. Paling gampang orang sekarang, ingin lihat sesuatu, tanya Ustaz google," papar Ustaz Adi Hidayat.

Tak hanya itu, banyak juga orang-orang yang begitu mudahnya menyimpulkan apa yang ada di google. 

"Ada hadist nomor sekian-sekian, nomor sekian menyatakan tentang ini. Tapi gak pernah dicek lagi kitab aslinya. Ustaz kenapa hadist yang saya baca beda dengan yang disampaikan. Bapak baca dimana? Di google," terang Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian mengingatkan bahwa mencari hadist bukan di kitab google, tapi dari kitab hadist. 

Karena jika bersumber dari google, terkadang hal itu berasal dari makalah. Permasalahannya juga terkadang si pembuat makalah tidak mendapat sumber yang asli.

Ustaz Adi Hidayat berpesan bahwa jika Anda ingin belajar ngaji, maka cari orang-orang yang benar dan tepat, serta paham ilmunya. 

"Kalau mampu didapatkan, jemput dia, dapatkan dari sumber utamanya," terang Ustaz Adi Hidayat.

Termasuk jika Anda ingin menyekolahkan anak, maka ada baiknya cek dahulu guru-gurunya. 

"Syekh itu tidak disebutkan dalam bahasa Arab, kecuali orang yang sudah matang dalam ilmunya. Walaupun dia masih muda misalnya, dipanggilnya Syekh. Imam As-Syafi'i umur 17 tahun sudah jadi mufti. Sudah memberikan fatwa. Orang kemudian memanggilnya dengan Syekh," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwa Syekh itu di Arab ada dua. Pertama untuk orang yang sudah sepuh, yang dihormati dengan pengalaman ketuaannya, maka dipanggil dengan panggilan kehormatan Syekh.

Kedua, panggilan kehormatan pada ilmu yang melekat pada dirinya, walaupun misalnya dia belum sepuh. Maka dipanggil dengan Syekh.

Tapi dalam dunia pengetahuan, Syekh itu menandakan seseorang yang sudah matang dengan keilmuannya. 

Hal ini merupakan sebuah pesan kepada kita bahwa jika Anda ingin manfaat pengetahuan, maka jangan tanggung. 

Kenali siapa guru Anda, darimana dia belajar, apa yang dia pelajari, dan apa jurusannya.

"Mohon izin ya, mohon maaf. Tidak semua orang yang telah belajar agama, menguasai semua hal. Dan jangan disimpulkan orang yang baru pulang dari Timur Tengah menguasai semua materi pengetahuan. Anda mesti lihat, dia belajar apa," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Kadang-kadang kita tidak adil. Jangan bebani Ustaz, kasian. Misal Ustaznya belajar masalah akidah, jangan Anda undang untuk mengajarkan fikih. Gak nyambung," tegas Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi adil sesuai dengan pakar keilmuannya, maka Anda akan mendapatkan manfaatnya. Ustaz paham hadist, fikih, undang dia terangkan masalah fikih. Jangan  berikan materi yang tidak sesuai dengan pakar keilmuannya," terang Ustaz Adi Hidayat.

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Infrastruktur Perlahan Pulih, Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Bencana Aceh Kembali Menggeliat

Infrastruktur Perlahan Pulih, Aktivitas Ekonomi Warga Terdampak Bencana Aceh Kembali Menggeliat

Pemulihan pasca bencana banjir bandnag dan tanah longsor di Aceh yang mulai membuahkan hasil dengan kondisi jalan yang kembali menghubungkan desa-desa dengan pusat ekonomi.
Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Dana PT DSI, Seret Seorang Founder dan Advisor

Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Penggelapan Dana PT DSI, Seret Seorang Founder dan Advisor

Tim penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri kembali menetapkan seorang tersangka yang terlibat dalam kasus dugaan penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Efek Domino, Pemerintah Didesak Segara Lakukan Mitigasi

Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Berpotensi Efek Domino, Pemerintah Didesak Segara Lakukan Mitigasi

Pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan kenaikan harga bahan bakara minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green pada 10 Juni 2026.
Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil

Pakar Hingga Akademisi Nilai Pembangunan Yon TP Miliki Potensi Konflik Agraria dengan Sipil
Soal Laporan Mama Sinta, Polisi Bakal Panggil Pihak Pembuat Film Pesta Babi

Soal Laporan Mama Sinta, Polisi Bakal Panggil Pihak Pembuat Film Pesta Babi

Polda Metro Jaya masih mendalami pelayangan laporan oleh Yasinta Moowend alias Mama Sinta terkait film dokumenter 'Pesta Babi' yang menggunakan identitas dirinya tanpa izin.
Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Polemik nafkah anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian. Perdebatan soal nafkah Rp225 juta per bulan masih ramai dibicarakan.

Trending

Haji Bolot Dilarikan ke RS Usai Dikabarkan Kena Serangan Jantung, Andre Taulany Minta Doa untuk Sang Komedian

Haji Bolot Dilarikan ke RS Usai Dikabarkan Kena Serangan Jantung, Andre Taulany Minta Doa untuk Sang Komedian

Kabar kurang menggembirakan datang dari dunia hiburan Tanah Air. Pelawak senior Haji Bolot dikabarkan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Kabar Gembira bagi Nelayan Maluku Utara, Sherly Tjoanda Punya Misi Besar untuk Kemajuan Sektor Perikanan

Kabar Gembira bagi Nelayan Maluku Utara, Sherly Tjoanda Punya Misi Besar untuk Kemajuan Sektor Perikanan

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan komitmennya untuk menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
Pimpinan KPK Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG

Pimpinan KPK Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG

Waki Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membantah bahwa dirinya terlibat dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergisi Gratis (MBG).
Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju

Ratusan Siswa Indonesia Timur Pamerkan Riset dan Inovasi, Bukti Pendidikan dan Talenta Daerah Tak Kalah dari Negara Maju

Sebanyak 149 penelitian karya siswa Indonesia Timur, mulai dari kopi Arabika Papua, tanaman antimalaria, energi terbarukan, hingga inovasi pengelolaan sampah
Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Diberi Nafkah Ratusan Juta Per Bulan oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Rp200 Juta Cuma Berapa Kali Live Sih?

Polemik nafkah anak yang melibatkan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi perhatian. Perdebatan soal nafkah Rp225 juta per bulan masih ramai dibicarakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT