News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sembarangan Menilai, Buya Yahya Ingatkan soal Kematian Husnul Khatimah, Ternyata Begini

Buya Yahya ingatkan soal Husnul Khatimah, kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja dan mengharapkan dapat meninggal dalam keadaan husnul khatimah.
Sabtu, 5 Agustus 2023 - 05:01 WIB
Jangan sembarangan menilai, Buya Yahya ingatkan soal Arti Husnul Khatimah.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Kematian bisa datang kapan saja dan dimana saja dan mengharapkan dapat meninggal dalam keadaan husnul khatimah, banyak didambakan oleh kaum muslim. Lantas bagaimana caranya dan arti sebenarnya? simak penjelasan Buya Yahya.

Meninggal dalam keadaan yang baik atau dalam Islam kita mengenalnya dengan istilah husnul khatimah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Husnul Khatimah sendiri memiliki makna akhir yang baik atau yang secara umum kita ketahui sebagai sebuah keadaan dimana seseorang wafat dalam kondisi yang baik dan diridhai oleh Allah SWT.


Ilustrasi sujud. (Freepik/Rawpixel)

Dalam sebuah majelis taklim, salah satu jemaah bertanya terkait orang yang mati dalam keadaan husnul khatimah, apakah sudah terjamin tidak mendapat siksa kubur sekaligus masuk surga.

"Bagaimana cara mendapatkan husnul khatimah?" tanya jemaah.

Mendengar hal itu, Buya Yahya menyatakan bahwa husnul khatimah itu yang mengetahui hanya Allah SWT. Kita hanya perlu mengusahakan saja.

"Dan kita pun juga tidak boleh menilai seseorang itu Husnul Khatimah hanya karena melihat cara matinya," terangkan Buya Yahya yang dilansir Youtube Al-Bahjah TV.

Salah satu contoh yang kerap kali dilakukan seseorang dalam menilai kematian adalah mukanya hitam dan dianggap husnul khatimah.

"Dia ada serangan jantung ada istilah sehingga tampak mukanya hitam, padahal dia mati dalam keadaan mulia karena button dari dalam yang sakit syahid," tuturnya.

Pada ceramahnya juga, ulama pemilik nama Yahya Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif berpesan agar tidak sembarangan menyebut seseorang mati husnul khatimah.

"Makanya ingat bicara su'ul khatimah, kalau su'ul khatimah jangan menunjuk ke orang sama sekali, Anda jangan katakan Fulan Su'ul Khatimah, anda tidak tahu waktu malaikat mencabutnya dengan rasa sakit yang ia rasa bisa saja dosanya dihapus saat itu," ucapnya.

"Adapun masalah orang sakit, meninggalnya dengan kesakitan bukan berarti dia itu tidak Husnul Khatimah, memang sakaratul maut itu sakit," terangnya.


Pendakwah Buya Yahya. 

Buya Yahya menuturkan bahwa sampai sekaratnya nabi, nabi turut merasakan sakaratul maut.

Bermacam-macam cara mati seseorang, ada yang matinya dengan tenang dan hanya Allah SWT yang mengetahui.

"Jangan sok tahu tentang kematian seseorang," ujarnya.

"Bahkan selagi orang itu mati dalam keadaan Islam, tidak ada tanda-tanda keluar dari Islam dan Iman, sudah kita husnudzon dia adalah Husnul Khatimah," sambung jelasnya.

Pendakwah kelahiran Blitar ini mengungkapkan bahwa mungkin ada orang mati dalam keadaan maksiat.

Tetapi, bisa jadi di saat bermaksiat, dia sebelumnya telah bertobat lalu naik motor dan mati tertabrak.

"Selagi dia masih ahli iman sudah cukup seperti itu, maka jangan menuduh orang lain su'ul khatimah, nggak bisa, hati-hati itu, kita tidak tahu apa yang terjadi saat itu," bebernya.

Pengasuh Ponpes Al-Bahjah Cirebon mengatakan orang yang husnul khatimah itu tentunya mati dalam keadaan Islam, di mana sudah dijanjikan siapapun yang mati dalam keadaan Iman, dia akan mendapat surga.

Dengan catatan, adapun dosa-dosa yang pernah dia lakukan tergantung, jika dia sudah habiskan dengan permohonan ampuh waktu hidup. Maka matinya akan aman.

Tetapi kalau belum diampuni semuanya oleh Allah SWT, maka ada cicilan di dunia, nanti di akhirat akan dibereskan dulu.

"Tapi bisa jadi Allah maha pengampun, mungkin sekali itu semuanya tapi secara thohir ada dosa yang belum diampuni, kita harus merasakan," ucapnya.

"Naudzubillah, maka dari itu mulai hari ini kita sudah menyicil dosa kita, dihabiskan, ampuni Ya Allah ampuni, jangan nambah lagi," sambungnya.

Kalau nambah, segera minta ampun kepada Allah SWT sampai husnul khatimah, sampai meninggal dalam keadaan Islam dan Allah ampuni dosa kita.

Apakah Husnul Khatimah dapat siksa di alam barzakh?

Buya Yahya menyatakan bahwa biarpun mukmin mati dalam keadaan husnul khatimah, masih mungkin mendapat siksa di alam barzakh.

"Mungkin karena masih ada dosa-dosa yang belum dibereskan, makanya kalau nyicil di dunia saja, jangan di akhirat, di akhirat itu beras siksaan di alam barzakh" pesan Buya.

"Nyicilnya gampang dengan Allah, cukup kita menyesal, menangis, istighfar, beres, nggak pakai siksa di neraka," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, Buya Yahya menjelaskan soal bagaimana cara orang husnul khatimah.

"Orang itu mati seperti dari kebiasaannya, jadi kalau kebiasaan kita dengan Iman, kebaikan yang insyallah matinya akan di situ, makanya meniti jalan kebaikan" terangkannya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Contoh Ucapan Menyambut Pulang Haji, Cocok untuk Caption Medsos atau Dibagikan ke Sanak Saudara

10 Contoh Ucapan Menyambut Pulang Haji, Cocok untuk Caption Medsos atau Dibagikan ke Sanak Saudara

Berikut 10 contoh ucapan menyambut pulang haji, cocok untuk caption di media sosial atau dibagikan ke sanak saudara yang melaksanakan haji tahun ini.
Sempat Dinyatakan Menghilang, Wamen Imipas Silmy Karim Mendadak Tiba di KPK

Sempat Dinyatakan Menghilang, Wamen Imipas Silmy Karim Mendadak Tiba di KPK

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (3/6/2026) malam.
Cara Merawat AC agar Tetap Dingin dan Awet, Jangan Tunggu Rusak Baru Diservis

Cara Merawat AC agar Tetap Dingin dan Awet, Jangan Tunggu Rusak Baru Diservis

Merawat AC secara rutin penting untuk menjaga performa pendinginan dan memperpanjang usia pakai. Simak cara merawat AC yang benar serta pentingnya layanan purna jual yang responsif.
Spesifikasi Lengkap JETOUR T1, SUV Hybrid Baru dengan Teknologi i-DM dan Fast Charging

Spesifikasi Lengkap JETOUR T1, SUV Hybrid Baru dengan Teknologi i-DM dan Fast Charging

JETOUR T1 resmi hadir di Indonesia dengan pilihan mesin bensin dan hybrid i-DM. Simak spesifikasi, fitur unggulan, teknologi elektrifikasi, hingga harga promonya
Gara-gara Jay Idzes, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia Jelang Hadapi Oman dan Mozambik

Gara-gara Jay Idzes, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia Jelang Hadapi Oman dan Mozambik

Kabar absennya kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026 ternyata ikut mendapat perhatian besar dari media Italia.
John Herdman Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan, Absennya Jay Idzes Jadi Pukulan Besar Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026

John Herdman Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaan, Absennya Jay Idzes Jadi Pukulan Besar Timnas Indonesia di FIFA Matchday 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui absennya Jay Idzes menjadi kehilangan besar jelang FIFA Matchday 2026. Elkan Baggott, Justin Hubner, hingga Rizky Ridho

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Dijemput, Kejagung: Nanti Dirilis Resmi

Beredar kabar mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dijemput. 
Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Kubu Pemilik Kapal Tongkang Pembawa Muatan Tambang Klaim Dapat Sorotan dari KSP: Kami Menyajika Fakta

Penangkapan Kapal Tongkang Capicorn milik PT Putera Mineral Mandiri (PPM) yang mengangkut 25 kontainer muatan bahan mineral tambang timah dan ilminite yang akan diekspor ke Singapura menuai berbuntut panjang.
Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Breaking News! Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung, Tangan Diborgol dan Muka Tertunduk Lesu

Dadan Hidayana yang diringkus Kejagagung terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dengan mengenakan rompi tahanan dan memasang muka lesu.
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT