GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maju ke Panggung, Pria Gondrong ini Ucap Syahadat di Hadapan Habib Umar bin Hafidz lalu Didoakan, Namanya Diubah Menjadi...

Habib Umar bin Hafidz menuntun seorang pria gondrong ucapkan syahadat, mendoakannya, serta memberikan nama baru yakni Abu Bakar ash-Shiddiq. 
Rabu, 23 Agustus 2023 - 15:12 WIB
Maju ke Panggung, Pria Gondrong ini Ucap Syahadat di Hadapan Habib Umar bin Hafidz lalu Didoakan, Namanya Diubah Menjadi...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvOnenews.com - Dalam salah satu kesempatan dakwahnya di Indonesia, Habib Umar bin Hafidz membantu seorang pria menjadi mualaf.

Baru-baru ini, sosok Habib Umar bin Hafidz tengah menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Pasalnya, Ulama asal Yaman tersebut barusaja menggelar tabligh akbar di Masjid Istiqlal

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, bahwa acara tersebut dihadiri ribuan jamaah yang penasaran dengan sosok Habib Umar bin Hafidz.

Ulama kelahiran 27 Mei 1963 di Tarim, Hadramaut, Yaman ini tumbuh di keluarga para Ulama. 

Habib Umar bin Hafidz yang akrab disapa Habib Umar juga dikenal sebagai pendiri pondok pesantren Darul Mustafa serta beberapa sekolah Islam lain yang ada di Yaman.

Pada salah satu kesempatan tabligh akbar di Masjid Istiqlal, salah seorang pria maju kedepan dengan maksud agar dibimbing oleh Habib Umar bin Hafidz menjadi seorang mualaf.

Pria berambut gondrong itu kemudian maju ke hadapan mimbar, lalu bersalaman dengan Habib Umar bin Hafidz untuk kemudian dibantu melafalkan kalimat syahadat.

Habib Umar bin Hafidz pun kemudian menjabat erat tangan pria gondrong itu seraya memandunya untuk menjadi mualaf, dilansir dari YouTube Ilmu Bermanfaat, Rabu (23/08/23).

Disaksikan oleh para jamaah yang hadir, pria gondrog itu mengikuti Habib Umar bin Hafidz  perlahan membaca kalimat syahadat. 

"Asyhadu an laa ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadar rasulullah," ucap pria gondrong tersebut.

"Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan (Rasul) Allah".\

Pria Gondrong membaca syahadat di hadapan Habib Umar bin Hafidz di Masjid Istiqlal. Source: YouTube Ilmu Bermanfaat

Kemudian Habib Umar bin Hafidz mengulangi lagi kalimat syahadat kepada pria tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa memohon ridho Allah SWT.

Rodhitu billahi robba wabil islaami dina wabi Muhammadin nabiyyaa warosulaa. 

Artinya: Aku ridho Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai nabi dan utusan Allah.

Habib Umar bin Hafidz kemudian melanjutkan dengan membaca rukun Iman dalam Islam. 

Amantu billahi wa malaikatihi, wa kutubihi, wa rasullihi, wal yaumul akhiri, wabil qodri khoirihi, wa syariihi minallahi ta'ala.

Artinya: Aku percaya kepada Allah dan malaikat-malaikat-Nya, dan kitab-kitab-Nya, dan rasul utusan-Nya, dan hari akhir (hari kiamat), dan takdir baik dan buruk dari Allah lillahi taala.

Setelah itu Habib Umar bin Hafidz kemudian membacakan doa, dan memberi nama baru kepada pria gondrong tersebut, yakni Abu Bakar ash-Shiddiq.

Pria Gondrong setelah mengucap syahadat, di doakan dan diberi nama Abu Bakar Ash-Shiddiq oleh Habib Umar bin Hafidz di Masjid Istiqlal. Source: YouTube Ilmu Bermanfaat

"Mas diberi nama sama Habib Umar bin Hafidz , namanya Abu Bakar ash-Shiddiq sekarang," ujar penerjemah. 

"Abu Bakar ash-Shiddiq?," tegas pria gondrong terebut. "Beliau merupakah khalifah yang bersama Rasulullah di Gua Hira," ujar penerjemah.

Kemudian setelah selesai dituntung menjadi mualaf, pria gondrong tersebut terlihat sangat terharu.

Habib Umar bin Hafidz memimpin doa bersama para jamaah atas rahmat dan karunia yang diberikan Allah sehingga bertambah lagi satu saudara muslim pada hari itu yang hadir sebagai jamaah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia kemudian mencium tangan Habib Umar bin Hafidz  dan mengucap syukur kepada Allah SWT.

(udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT