GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Tak Bermimpi jadi Kiper, Mantan Timnas Indonesia ini Sekarang punya Sekolah Bola

Masih ingatkah anda sama eks pemain timnas Indonesia ini? Sosoknya hingga saat ini masih populer, hebatnya sekarang dirikan sekolah bola
Kamis, 26 Maret 2026 - 22:18 WIB
Dulu Tak Bermimpi jadi Kiper, Mantan Timnas Indonesia ini Sekarang punya Sekolah Bola
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

Jakarta, tvOnenews.com- Tidak pernah disangka-sangka oleh siapapun kalau mantan pemain timnas Indonesia, Markus Horison saat ini memiliki sekolah sepak bola atau SSB.

Eks Kiper Terbaik Timnas Indonesia Ini Putuskan Mualaf, Markus Horison Kini Wujudkan Mimpinya Punya Sekola Bola
Eks Kiper Terbaik Timnas Indonesia Ini Putuskan Mualaf, Markus Horison Kini Wujudkan Mimpinya Punya Sekola Bola
Sumber :
  • dok.instagram Markus Horison

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dulunya, Markus Horison yang kini bernama lengkap Markus Haris Maulana (setelah mualaf) menjadi kiper andalan timnas Indonesia pada 2007. Namanya begitu hype sampai sekarang pun dikenang. 

Markus Horison dikenal karena kemampuannya dalam menjaga gawang timnas Indonesia di era pelatih Ivan Venkov Kolev. 

Dia juga memiliki ciri khas sehingga memudahkan untuk dikenali. Perawakannya yang tinggi dengan kepala plontos alias botak. 

Pernikahan Kiki Amalia
Pernikahan Kiki Amalia
Sumber :
  • instagram @kikiamaliaworld

Kian buat Markus Horison dikenali dan kala itu berpacaran dan menikah dengan artis Indonesia, Kiki Amalia. Sekalipun pernikahan mereka kandas pada tahun 2013 lalu.

Mengulas sekilas masa lalunya bersama timnas Indonesia. Markus itu pernah bercerita kalau dulu tidak berniat untuk jadi seorang kiper tetapi pemain bola. 

Tidak disangka karena momen kepepet buatnya ditunjuk sang pelatih di SSB, masa kecilnya dulu membuatnya menjadi dikenal sebagai kiper.

Dari momen tersebutlah ia mulai dilatih dan dibimbing sang pelatih menjadi Kiper. Justru buatnya berujung punya SSB dimasa pensiunnya.

"Sebelum saya jadi kiper ya, dulu saya main sebagai striker iya, gelandang tengah dan main belakang juga iya, semua posisi, saya bisalah," katanya dikutip dari YouTube pikiranrakyat, Kamis (24/3).

"Terus saya dulu di SSB, karena penjaga gawangnya cuma satu, dulu kan anak-anak maunya cetak gol, waktu itu saya masih kelas 2/3 SMP, saya SSB dikelas SMP. Pas waktu turnamen kipernya sakit dan di SSB itu kiper cuma ada satu, semua lihat-lihatan," cerita Markus.

Menceritakan masa lalu, Markus pun sembari tertawa mengenang karena menjadi kiper bukanlah keinginan dirinya di awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu tidak dipungkiri menjadi landasan dirinya mengenal posisi penjaga gawang. Hingga mengangkatnya menjadi Kiper andalan Timnas.

"Melihat saya tinggi sendri dan akhirnya pelatih memilih saya sebagai Kiper atau penjaga gawang. Dari sanalah saya belajar," sambung eks kiper andalan timnas Indonesia itu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Sherly Tjoanda: Konektivitas Bisa Tekan Angka Kemiskinan di Maluku Utara

Belum lama ini Gubernur Malut, Sherly Tjoanda menyampaikan pentingnya konektivitas antar derah dan ke kota di Maluku Utara untuk tekan kemiskinan
Scudetto yang Berkah, Paus Leo XIV Beri Ucapan Selamat Langsung untuk Inter Milan Usai Juara Liga Italia 2025-2026

Scudetto yang Berkah, Paus Leo XIV Beri Ucapan Selamat Langsung untuk Inter Milan Usai Juara Liga Italia 2025-2026

Euforia Inter Milan juara Serie A musim 2025/2026 mendapat momen spesial dari Vatikan. Klub berjuluk Nerazzurri itu menerima berkat langsung dari Pope Leo XIV.
Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Di Hadapan Media Belanda, Maarten Paes Ungkap Fakta Menyedihkan soal Sepak Bola Indonesia: Kenyataannya Begitu

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkap fakta menyedihkan soal sepak bola di kancah lokal. Dia berbicara soal ini ketika diwawancarai oleh media Belanda.
Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Utang Pemerintah Capai Rp9.920,42 Triliun, Purbaya Pastikan Masih Aman Dibanding Negara Tetangga

Purbaya bandingkan rasio utang Indonesia dinilai masih lebih rendah dibandingkan negara lain, seperti Malaysia yang capai 60 persen dan Singapura 180 persen.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Asing Ini ke Timnas Indonesia di AFF 2026

Bung Ropan curiga John Herdman akan panggil striker asing ini untuk perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Timnas Indonesia akan punya striker haus gol.
Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Rupiah Terpuruk, Ekonom Sebut Ada Masalah Domestik yang Belum Selesai: Kepercayaan Investor Global Menurun

Ekonom Achmad Nur Hidayat menilai, anjloknya mata uang Indonesia justru membuka persoalan mendasar yang selama ini membayangi struktur ekonomi nasional.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT