Apakah Salat Dhuha Harus Baca Surat As Syams dan Ad Dhuha? Syekh Ali Jaber Bilang Kalau Ternyata...
- Kolase tim tvOnenews
tvOnenews.com - Salah dhuha merupakan salah satu sunnah yang utama dan dianjurkan oleh Nabi SAW karena banyak memiliki keutamaan.
Salah satu keutamaan salat dhuha adalah dapat menenangkan hati dan jiwa, serta dapat mendatangkan rezeki bagi seseorang yang rutin mengerjakannya.
Umumnya waktu utama mengerjakan salat dhuha yakni pada waktu menjelang terbit matahari dan sebelum menjelang waktu salat duhur.
Banyak orang yang berpendapat bahwa salat dhuha umumnya dikerjakan dengan membaca Surat As Syams dan Ad Dhuha.
Lantas bagaimana jika seseorang tidak hafal surat Surat As Syams dan Ad Dhuha, namun tetap ingin mengerjakan salat dhuha?
Ilustrasi Salat dhuha dua rakaat membaca Surat Al Ikhlas. Source: istockphoto
Dalam salah satu ceramahnya, Syekh Ali Jaber menjelaskan tentang bacaan salat dhuha, apakah wajib membaca Surat As Syams dan Ad Dhuha atau boleh membaca surat lain.
Tak hanya itu, Syekh Ali Jaber juga menjelaskan bahwa salat dhuha boleh dikerjakan hanya dengan dua rakaat saja, tidak lebih dari itu pun tak jadi masalah.
Menurut Syekh Ali Jaber, pada saat salat dhuha tidak harus mengerjakan delapan rakaat, enam rakaat, tidak harus empat rakaat.Â
Melainkan cukup dengan dua rakaat, dan tidak harus membaca Surat As Syams, dan Surat Ad Dhuha.
Hal ini berdasarkan pengalaman pribadi karena banyak jamaah yang curhat kepadanya bahwa mereka ingin salat dhuha namun tidak hafal Surat As Syams dan Ad Dhuha.
"Banyak jamaah curhat keluhannya apa? Saya ingin salat dhuha, tapi susah saya tidak hafal wasyamsi wadduhaha dan wadduha wallaili idza sajaa," ujar Syekh Ali Jaber, dilansir dari YouTube sahabatsurga, Selasa (05/09/23).
Menurut Syekh Ali Jaber, masa hanya karena tidak hafal Surat As Syams dan Ad Dhuha, orang jadi tidak salat dhuha.
Meskipun tidak hafal kedua surat tersebut, dan hanya hafal Surat Al Ikhlas atau Qulhu, maka tidak apa-apa menjalankan salat dhuha.
"Rakaat pertama Qulhu. Rakaat kedua nggak apa-apa Qulhu lagi. Asal dhuha kerjakan," tegas Syekh Ali Jaber.
Load more