Tidur Bikin Batal Wudhu? Simak Dulu Penjelasan Ustaz Abdul Somad Berikut Ini
- tim tvOnenews/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Wudhu adalah syarat sah dari shalat.
Namun terkadang setelah wudhu kita tidak langsung melaksanakan shalat.
Terkadang, kita duduk menunggu shalat jamaah dimulai.
Kita terkadang juga duduk sambil mendengarkan khutbah.
Saat itulah, terkadang kita tertidur.
Lantas bagaimana hukumnya? Apakah wudhu kita batal jika kira tertidur?
Ustaz Abdul Somad menjawab pertanyaan seorang jamaah mengenai hukum tersebut.
Berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad yang dikutip tvOnenews.com pada Rabu (6/9/2023) dari potongan ceramah beliau yang diunggah di kanal YouTube Tsaqofah TV.
Dalam ceramahnyam Ustaz Abdul Somad menjelaskan jika tidur tidak pulas tidaklah membatalkan wudhu.
“Tidur yang tidak membatalkan wudhu, duduk cakap, tidak bersandar, tidak batal,” ujar Ustaz Abdul Somad,.
“Tapi kalau sampai maju, telungkup ke depan atau menyandar ke tiang itu batal,” sambung Ustaz Abdul Somad.
Kata Ustaz Abdul Somad mengapa tidur tidak pulas tidak batalkan wudhu, karena yang memungkinkan keluar hadas adalah saat tidur pulas.
“Mendengkur belum tentu pulas,” kata Ustaz Abdul Somad.
Jika tertidur namun mendengar suara sedikit bangun, itu artinya tidurnya tidak pulas.
Maka dengan begitu, ia akan sadar jika buang angin.
“Kalau ragu, jangan kau batalkan shalatmu, sampai kau dengar ada suara atau mencium bau,” ujar Ustaz Abdul Somad.
Wudhu dapat Menghapuskan Dosa Ringan
![]()
Ilustrasi Muslim yang sedang Wudhu (pixabay/afdhalhaaris)
Wudhu sangatlah penting.
Oleh karenanya seorang Muslim yang baik pastilah akan memperbaiki semua ibadah.
Sebagai syarat sah dari shalat, wudhu ternyata membuat dosa kecil kita terhapus.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam sebuah hadits muslim.
Berikut hadits Muslim tentang wudhu yang dikutip tvOnenews.com dari laman kementerian agama (kemenag).
Diriwayatkan Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah Saw bersabda : "Apabila seorang hamba muslim atau mukmin berwudhu, tatkala ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnya seluruh dosa yang dilakukan matanya bersamaan dengan air itu atau dengan tetesan terakhirnya. Apabila dia membasuh dua tangannya maka akan keluar seluruh dosa yang dilakukan dengan tangannya bersamaan dengan air itu atau tetesan air yang terakhir. Apabila dia membasuh dua kakinya maka keluarlah seluruh dosa yang telah dilangkahkan oleh kakinya bersama air atau tetesannya yang terakhir sehingga dia selesai wudhu dalam keadaan bersih dari dosa." (HR. Muslim).
Load more