Shalat Subuh Ketiduran? Ustaz Adi Hidayat: Shalat Orang yang Tertidur Adalah Waktu Bangunnya
- freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Shalat subuh adalah waktu yang sangat istimewa.
Salah satu hadis tentang istimewanya shalat subuh adalah hadits Bukhari berikut ini.
“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.” (HR. Bukhari).
Sangking istimewanya, shalat subuh memiliki godaan besar.
Tak jarang, setan kerap membuat kita tetap terlelap meski azan sudah berkumandang.
Padahal semua yang dilakukan saat subuh disaksikan langsung oleh Allah SWT.
Bahkan seluruh malaikat berkumpul dan berpotensi menyampaikan amalan kita.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam hadits berikut ini.
"Malaikat yang bertugas di malam hari dan yang bertugas di siang hari datang bergantian kepada kalian. Mereka berkumpul pada waktu dikerjakannya shalat subuh dan shalat ashar. Malaikat yang semula berada pada kalian, lalu naik ke langit dan selanjutnya Rabb mereka menanyai mereka,--sementara Dia lebih mengetahui keadaan mereka (para hamba-Nya)--: 'Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku ketika kalian tinggalkan?' Para malaikat menjawab: 'Kami meninggalkan mereka, sedang mereka tengah mengerjakan shalat dan kami mendatangi mereka, sedang mereka juga tengah mengerjakan shalat.'" (HR Bukhari dan Muslim).
Lantas bagaimana jika bangun kesiangan?
Apakah kita masih boleh shalat subuh?
![]()
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Soal Subuh Kesiangan (Tangkapan Layar/Adi Hidayat Official)
Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dikutip oleh tvOnenews.com pada Rabu (12/9/2023) dari potongan ceramah beliau yang diunggah di kanal YouTube Audio Dakwah.
Dalam ceramahnya itu, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waktu shalat bagi orang yang ketiduran adalah saat bangunnya.
"Kalau orang ketiduran tiba-tiba bangun maka seketika tibalah waktu shalat pada saat itu," tegas Ustaz Adi Hidayat.
"Tetap dia harus mengerjakan shalat sesuai waktu bangunnya, itu haditsnya shahih," lanjut Ustaz Adi Hidayat.
Sehingga jika tertidur dan melewatkan waktu shalat subuh, maka wajib melaksanakan shalat subuh begitu ia bangun.
Dan sebaiknya tak ditunda-tunda, harus seketika setelah bangun.
Load more