News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 144, Perpindahan Kiblat dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram

Kiblat umat Islam pertama kali mengarah ke Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis. Perpindahan kiblat ini dijelaskan dalam Surah Al Baqarah ayat 144. Ini tafsirnya.
Minggu, 15 Oktober 2023 - 04:30 WIB
Tafsir Surah Al Baqarah Ayat 144
Sumber :
  • Istockphoto

Jakarta, tvOnenews.com - Sebelum menghadap Ka'bah, kiblat umat Islam masih mengarah ke Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis yang ada di Yerusalem.

Mengetahui Nabi Muhammad SAW dan umatnya shalat menghadap Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis, orang-orang Yahudi mempertanyakan mengapa mengarah ke tempat suci mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW setiap hari menengadahkan wajahnya ke langit seraya menunggu petunjuk dari Allah SWT.

Kemudian turunlah firman Allah SWT, Surah Al Baqarah ayat 144.


Kompleks Al Aqsa atau Masjidil Aqsa atau Baitul Maqdis, Yerusalem (tim tvOnenews/Cahyo Junaedy)

Ł‚ŁŽŲÆŁ’ Ł†ŁŽŲ±Ł°Ł‰ ŲŖŁŽŁ‚ŁŽŁ„Ł‘ŁŲØŁŽ ŁˆŁŽŲ¬Ł’Ł‡ŁŁƒŁŽ فِى Ų§Ł„Ų³Ł‘ŁŽŁ…ŁŽŲ§Ū¤Ų”ŁŪš ŁŁŽŁ„ŁŽŁ†ŁŁˆŁŽŁ„Ł‘ŁŁŠŁŽŁ†Ł‘ŁŽŁƒŁŽ Ł‚ŁŲØŁ’Ł„ŁŽŲ©Ł‹ ŲŖŁŽŲ±Ł’Ų¶Ł°Ł‰Ł‡ŁŽŲ§ Ū– ŁŁŽŁˆŁŽŁ„Ł‘Ł ŁˆŁŽŲ¬Ł’Ł‡ŁŽŁƒŁŽ Ų“ŁŽŲ·Ł’Ų±ŁŽ Ų§Ł„Ł’Ł…ŁŽŲ³Ł’Ų¬ŁŲÆŁ Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŲ±ŁŽŲ§Ł…Ł Ū— ŁˆŁŽŲ­ŁŽŁŠŁ’Ų«Ł Ł…ŁŽŲ§ ŁƒŁŁ†Ł’ŲŖŁŁ…Ł’ ŁŁŽŁˆŁŽŁ„Ł‘ŁŁˆŁ’Ų§ ŁˆŁŲ¬ŁŁˆŁ’Ł‡ŁŽŁƒŁŁ…Ł’ Ų“ŁŽŲ·Ł’Ų±ŁŽŁ‡Ł— Ū— ŁˆŁŽŲ§ŁŁ†Ł‘ŁŽ Ų§Ł„Ł‘ŁŽŲ°ŁŁŠŁ’Ł†ŁŽ Ų§ŁŁˆŁ’ŲŖŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł’ŁƒŁŲŖŁ°ŲØŁŽ Ł„ŁŽŁŠŁŽŲ¹Ł’Ł„ŁŽŁ…ŁŁˆŁ’Ł†ŁŽ Ų§ŁŽŁ†Ł‘ŁŽŁ‡Ł Ų§Ł„Ł’Ų­ŁŽŁ‚Ł‘Ł مِنْ Ų±Ł‘ŁŽŲØŁ‘ŁŁ‡ŁŁ…Ł’ Ū— ŁˆŁŽŁ…ŁŽŲ§ Ų§Ł„Ł„Ł‘Ł°Ł‡Ł ŲØŁŲŗŁŽŲ§ŁŁŁ„Ł Ų¹ŁŽŁ…Ł‘ŁŽŲ§ ŁŠŁŽŲ¹Ł’Ł…ŁŽŁ„ŁŁˆŁ’Ł†ŁŽ

Qad narā taqallubaka wajhika fis-samā'(i), fa lanuwalliyannaka qiblatan tarįøÄhā, fawalli wajhaka syaį¹­ral-masjidil-įø„arām(i), wa įø„aiį¹”umā kuntum fawallÅ« wujÅ«hakum syaį¹­rah(Å«), wa innal-lażīna Å«tul-kitāba layaā€˜lamÅ«na annahul-įø„aqqu mir rabbihim, wa mallāhu bigāfilin ā€˜ammā yaā€˜malÅ«n(a).

Artinya:

Sungguh, Kami melihat wajahmu (Nabi Muhammad) sering menengadah ke langit. Maka, pasti akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau sukai. Lalu, hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil haram. Di mana pun kamu sekalian berada, hadapkanlah wajahmu ke arah itu. Sesungguhnya orang-orang yang diberi kitab) benar-benar mengetahui bahwa (pemindahan kiblat ke Masjidil haram) itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka. Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.

Berikut tafsir dari Surah Al-BaqarahĀ  ayat 144 yang dikutip oleh tvOnenews.com dari Kementerian Agama (Kemenag).

Tafsir Ringkas Kemenag

Sebelum arah kiblat dipindahkan kembali ke Ka’bah, Nabi sering menengadahkan wajahnya ke arah langit.Ā 

Nabi sangat berharap agar Allah segera memindahkan kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah, maka turunlah ayat ini.Ā 

Kami melihat wajahmu, wahai Nabi Muhammad, sering menengadah ke langit.Ā 

Kami Maha Mengerti tentang keinginanmu, oleh karena itu akan Kami palingkan engkau ke kiblat yang engkau senangi.Ā 

Maka hadapkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.Ā 

Dan di mana saja engkau berada, wahai pengikut Nabi Muhammad, hadapkanlah wajahmu ke arah itu.Ā 

Dengan pemindahan ini, Baitul Maqdis sudah tidak lagi menjadi kiblat shalat yang sah.Ā 

Orang Yahudi dan Nasrani tahu benar akan hal ini.Ā 

Dan sesungguhnya orang-orang yang diberi Kitab Taurat dan Injil tahu bahwa pemindahan kiblat itu adalah kebenaran dari Tuhan mereka.Ā 

Hal itu mereka ketahui dari kitab-kitab suci mereka.Ā 

Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang mereka kerjakan.Ā 

Allah pasti akan mencatat semua langkah perbuatan mereka yang melawan ketentuan-Nya.Ā 

Tafsir Tahlili

Sebagaimana telah diterangkan dalam riwayat tentang sebab turunnya ayat tersebut di atas, Nabi Muhammad saw ingin sekali agar kiblat itu ditetapkan Allah ke arah Kaā€˜bah.Ā 

Oleh sebab itu, beliau sering menengadahkan mukanya ke langit menantikan wahyu yang akan memerintahkan perpindahan kiblat itu.

Maka, turunlah ayat ini menetapkan perpindahan kiblat tersebut dari Baitul Maqdis ke Masjidil Haram.

Di sini disebutkan arah Masjidil Haram, bukan Kaā€˜bah, sebagai isyarat yang membolehkan kita menghadap ā€œke arah Kaā€˜bahā€ pada waktu shalat apabila Kaā€˜bah itu jauh letaknya dari kita dan tidak dapat dilihat.Ā 

Sebaliknya, jika kita dekat dengan Kaā€˜bah, maka kita menghadap Kaā€˜bah pada waktu shalat.

Jadi tidak diwajibkan menghadap ke bangunan Kaā€˜bah itu, kecuali orang-orang yang dapat melihatnya. Dengan demikian, semua kaum Muslimin di berbagai penjuru bumi wajib menghadap "ke arah Kaā€˜bah" dalam shalat.Ā 

Untuk melaksanakan tugas itu mereka diwajibkan (wajib kifayah) mengetahui ilmu bumi untuk mengetahui arah kiblat dalam shalat, sebagaimana mereka sebaiknya mengetahui ilmu falak untuk mengetahui jadwal waktu shalat.

Pemindahan kiblat ke Kaā€˜bah, adalah ketetapan yang benar dari Allah, tetapi orang yang kurang akal membantah kebenaran ini, bahkan mereka menimbulkan fitnah dan menyebarkan keragu-raguan di antara Muslimin yang lemah imannya.

Itulah tafsir tentang Surah Al Baqarah ayat 144.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah, atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Wallahua’lam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Serdik Sebasa Lemdiklat Polri Dalami Peluang Beasiswa YLP di Kedutaan Besar Jepang

Sebanyak 15 Serdik Bintara Bahasa Jepang Gelombang I Tahun Anggaran 2026 dari Sebasa Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan outing program dengan mengunjungi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Alasan Dedi Mulyadi Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung: Tidak Layani Masyarakat Sesuai Aturan

Ini alasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung.Ā 
Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

Penyuap Bupati Ponorogo Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Apresiasi Putusan Majelis Hakim

KPK mengapresiasi putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Surabaya yang menghukum pihak swasta Sucipto dengan kurungan penjara 2 tahun.
Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Pejabat Bea Cukai, KPK Periksa Dua Saksi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami soal dugaan aliran uang di kasus korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar Susunan Pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 Jelang Seri Solo: Ada Megawati Hangestri

Daftar susunan pemain Gresik Phonska vs Jakarta Pertamina Enduro di Final Four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana kedua tim sama-sama menurunkan pemain andalan termasuk ada Megawati Hangestri.
Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Airlangga Bongkar Alasan Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh pada Kuartal Pertama Meski di Tengah Tekanan Global

Pemerintah memastikan kinerja ekonomi Indonesia tetap tangguh pada kuartal pertama 2026, bahkan di tengah tekanan global yang belum mereda.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT