News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wajib Perhatikan, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan soal Hadis Palsu 'Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang', Ternyata ..

Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat Hidayat dalam kesempatan ceramahnya, menyampaikan soal beredarnya hadis palsu yang populer di masyarakat. (31/10/2023).
Selasa, 31 Oktober 2023 - 13:56 WIB
Ustaz Adi Hidayat ingatkan soal Hadis Palsu 'makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang'.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Freepik

tvOnenews.com - Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat Hidayat dalam kesempatan ceramahnya, menyampaikan soal bagaimana mengetahui suatu hadis yang benar dan dapat diamalkan, serta hadis palsu yang populer di masyarakat.

Hadis yang beberapa dijadikan pedoman buat umat muslim, rupanya masih ada yang tergolong sebagai hadis palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di mana salah satunya yang sangat populer yakni hadis tentang makan dan minum.


Ilustrasi makan. (Freepik)

Ustaz Adi Hidayat juga menyampaikan bahwa ia menuliskan sebuah buku soal hadis, berisi tentang bahasan-bahasan hadis yang disebut hadis populer, padahal bukan hadis.

Mungkin kita pernah mendengar suatu hadis Nabi yang berbunyi, 'Makan sebelum lapar, dan berhenti sebelum kenyang.' 

Ustaz Adi Hidayat membahas soal kalimat di atas yang disebut sebagai hadis, dan sangat populer di masyarakat.

"Pernah dengar kalimat ini, makan saat lapar, berhenti sebelum kenyang. Pernah dengar?," ungkap Ustaz Adi Hidayat, dilansir dari Youtube Audio Dakwah, Selasa (31/10/2023).

"Itu ternyata bukan hadis. Bukan hadis, itu hadis palsu, saking palsunya, di kitab hadis pun tidak ditemukan," sambung jelasnya.

Ulama kelahiran Pandeglang Banten ini juga menyampaikan bahwa kalimat ini bukan hadis, melainkan kalimat yang bisa ditemukan dalam buku Imam As-Suyuthi, Ar-Rahmah.

"Jadi nanti ada kisah lah di situ, yang sebetulnya kisahnya itu tidak terkait dengan hadis. Tapi kisah seorang raja yang ingin masukan tentang hidup sehat, yang bebas dari penyakit," ujar Ustaz Adi Hidayat.


Ustaz Adi Hidayat. 

Berangkat hal inilah kemudian dikumpulkan empat orang Dokter dari Sudan, Iraq, India, dan Dokter dari Romawi dan semuanya memberikan saran kepada sang Raja.

Ada salah satu Dokter yang mengatakan makan biji-bijian, kemudian bangun tidur cukup minum beberapa teguk air, dan semuanya diterima oleh Raja.

Sementara Dokter yang berasal dari Sudan hanya terdiam, dan ditanya oleh Raja terkait hal ini. Kata beliau kepada Raja, semua itu bagus, tetapi masih ada efek sampingnya.

Banyak minum air, tapi tidak dibarengi dengan asupan lainnya, maka akan menimbulkan efek pada lambung. 

Biji-bijian bagus, namun masih ada dampaknya terhadap pencernaan. Ketika ditanya solusinya, sang dokter menjawab. 

"Kami punya kebiasaan, jika paduka raja ingin sehat tanpa efek samping, maka biasakanlah paduka makan saat lapar, dan angkat tangan paduka dari makanan sebelum paduka merasa kenyang."

Lantas Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dari kisah itu lah kemudian muncul kalimat mutiara 'Makan saat lapar, berhenti sebelum kenyang,'.

"Tidak ada hubungan dengan hadis Nabi SAW. Pesannya bagus, tapi tidak setiap pesan yang bagus harus jadi hadis," papar Ustaz Adi Hidayat. 

Lebih jauh, pendakwah yang pernah menempuh pendidikan di Kulliya Dakwah Islamiyah Libya ini menyampaikan bahwa ada prinsip-prinsip hadis yang dikembangkan oleh para ulama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

salah satunya kalimat yang dianggap hadis, yaitu 'Perbedaan adalah rahmat,'. Di mana menurut Ustaz Adi Hidayat itu bukan lah sebuah hadis, tapi hadis palsu. (udn/ind)

 Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejarah Tercipta! Marie-Louise Eta Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga

Sejarah Tercipta! Marie-Louise Eta Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga

Union Berlin resmi menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala interim hingga akhir musim, mencetak sejarah baru di kompetisi Bundesliga.
Niat Berduka, Sahara Justru Diserang Netizen Usai Unggah Kabar Wafat Yai Mim

Niat Berduka, Sahara Justru Diserang Netizen Usai Unggah Kabar Wafat Yai Mim

​​​​​​​Sahara diserang netizen usai unggah duka untuk Yai Mim. Alih-alih simpati, komentar pedas membanjiri TikTok terkait wafatnya tersangka kasus tersebut.
Sebelum Meninggal, Yai Mim Sempat Mendapat Perawatan di RS Saiful Anwar Malang, Polisi: Kondisi Baik-baik Saja

Sebelum Meninggal, Yai Mim Sempat Mendapat Perawatan di RS Saiful Anwar Malang, Polisi: Kondisi Baik-baik Saja

Kabar duka dari Polresta Malang Kota, Yai Mim meninggal dunia pada Senin (13/4/2026) saat akan menjalani pemeriksaan sebagai pelapor. Polisi ungkap kronologinya
Unggahan Nurul Sahara Usai Yai Mim Meninggal Dunia Disorot, Netizen Berbondong-bondong Beri Komentar

Unggahan Nurul Sahara Usai Yai Mim Meninggal Dunia Disorot, Netizen Berbondong-bondong Beri Komentar

Unggahan Nurul Sahara usai Yai Mim meninggal dunia jadi sorotan publik. Ribuan komentar netizen bermunculan, memicu pro dan kontra di media sosial.
ARCH:ID 2026 Kembali Digelar, Angkat Arsitektur sebagai Ekosistem Kolaboratif

ARCH:ID 2026 Kembali Digelar, Angkat Arsitektur sebagai Ekosistem Kolaboratif

ARCH:ID kembali hadir sebagai salah satu agenda paling dinantikan oleh pelaku industri arsitektur, interior hingga material bangunan di Indonesia.
Respons Maraknya Rokok Ilegal, Pelaku Industri Tembakau Nusantara Deklarasikan Panca Ampera

Respons Maraknya Rokok Ilegal, Pelaku Industri Tembakau Nusantara Deklarasikan Panca Ampera

Pelaku industri tembakau nusantara menyorot maraknya operasi terhadap rokok ilegal serta dugaan penyimpangan pita cukai belakangan ini.

Trending

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT