Jadi Ogah Ditraktir Kalau Sudah Tahu Ilmunya, dr Zaidul Akbar Beberkan Alasannya
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah dr. Zaidul Akbar membeberkan tentang pahal bagi orang yang sering memberi makan ke oranh lain termasuk mentraktir teman.
"Kalian tahu kenapa? Mulai sekarang kalau Anda sudah ngerti ilmunya maka Anda tidak mau lagi ditraktir orang, Anda maunya mentraktir," ujar Zaidul Akbar mengutip dari kan Youtube Jejak Sehat, pasa Senin (11/12/2023).
Pendakwah yang sekaligus dokter itu mengatakan jika memberi makan orang lain jauh lebih baik daripasa diberi makan atau ditraktir.
"Makanan yang kita makan akan menjadi daging, otot, segala macem dan sebagian akan keluar. Ketika Anda memberi makan orang lain, misalkan dia orang baik, orang soleh, maka makanan tadi pastinya akan menjadi bagian dari badannya. Pasca makanan itu sudah menjadi bagian dari dia, maka Anda sudah mendapat pahala dari ibadahnya dia," jelasnya.
Menurutnya, memberi makan orang lain merupakan salah satu amal jariyah yang banyak orang lupa.
"Siapa pun, ada kok pahalanya, Insya Allah. Jadi, jangan mau lagi ditraktir, ada kesempatan untuk bayarin, bayarin. Apalagi orang-orang yang Anda kasih itu orang baik. Tapi gak baik pun Insya Allah gak masalah," ungkapnya.
Ia juga mencontohkan kisah dari Umar bin Khattab yang kerap memberi makanan berbuka bagi penduduk Madinah.
Walaupun hanya air putih yang diberikan, namun Umar bin Khattab mendapatkan pahala yang luar biasa, apalagi ia memberikannya kepada orang yang sedang berpuasa.
"Umar bin Khattab, pernah disebutkan dalam sebuah riwayat, waktu beliau menjadi khalifah, dia mengundang seluruh penduduk Madinah saat itu untuk berbuka puasa bersama khalifah. Penduduk Madinah itu akhirnya 'dibukakan' dengan minum air putih," kata dr. Zaidul Akbar.
"Setelah itu mereka bertanya lagi mau dikasih makanan apalagi nih, ternyata gak ada makanan cuma air putih doank. Cuma air putih doank tapi Subhanallah, dengan air putih tadi Umar mendapatkan pahala puasa sependuduk Madinah. Luar biasa, kan?" lanjutnya.
Untuk itu, dr. Zaidul Akbar mengimbau agar jika bertemu dengan orang yang berpuasa untuk diajak berbuka bersama.
Load more