Duh, Tikus di Rumah Anda Banyak? Ustaz Khalid Basalamah Bilang itu Benar-benar Tanda Bahaya, Katanya itu...
- Kolase Tim tvOnenews
tvOnenews.com - Dalam Islam, tikus termasuk hewan yang boleh dibunuh karena memiliki banyak mudhorot.
Tikus juga merupakan hewan kotor pembawa bibit penyakit dari kotoran, gigitan dan air kencingnya.
Sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:
خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ
"Ada lima jenis binatang yang seorang muhrim hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: burung gagak, burung had'ah, kalajengking, tikus, dan anjing liar.” (HR. Bukhori Muslim)
Tak sedikit pula orang yang memiliki pengalaman kemasukan tikus dalam rumah secara tiba-tiba khususnya di bagian dapur.
Ternyata dalam Islam, tikus yang masuk rumah menjadi salah satu pertanda adanya sesuatu hal yang dianggap kurang baik.
Hal ini juga disampaikan oleh Ustaz Khalid Basalamah lewat salah satu ceramahnya soal tikus yang ada dalam rumah.
Dilansir dari YouTube Bimbingansalaf, Selasa (12/12/23) berikut adalah penjelasan Ustaz Khalid Basalamah soal banyak tikus dirumah yang merupakan suatu tanda bahaya.
Masuknya tikus ke dalam rumah bisa diartikan sebagai bahan introspeksi diri terkait sebab akibatnya.
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang apa yang sebenarnya yang terjadi jika tikus masuk ke rumah.
Bagi sebagian orang, fenomena masuknya tikus ke dalam rumah kerap dianggap hal yang biasa.
Langkah yang biasa diambil tentunya mengusir tikus atau memberikan racun tikus lewat makanan yang digunakan sebagai umpan.
Namun sebaliknya, Islam memandang tikus yang masuk rumah, bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi diri terkait apa yang salah sehingga bisa menyebabkan adanya hewan pengerat tersebut dalam rumah.
Ustaz Khalid Basalamah lantas mengajak para jamaahnya untuk merenungi terlebih dahulu konsep dosa dan hukumannya menurut ajaran Islam.
Menurut penjelasan Ustaz Khalid Basalamah ada perbedaan hukuman antara dosa yang baru sekali dilakukan dengan dosa yang sudah berulang kali diperbuat.
Load more