News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Imam Meninggal saat Shalat, Makmum Harus Menolong atau Lanjutkan Shalat? Buya Yahya Bilang Sebaiknya...

Apabila imam meninggal saat shalat, apakah makmum harus menolong atau lanjutkan saja shalat? Buya Yahya jelaskan apa yang harus dilakukan makmum dalam shalat.
Senin, 8 Januari 2024 - 05:13 WIB
Buya Yahya, apa yang dilakukan makmum jika imam meninggal saat shalat
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Kematian pasti akan datang kepada setiap makhluk yang bernyawa dalam keadaan apa pun, tidak terkecuali manusia saat sedang shalat.

Tidak sedikit kejadian orang yang meninggal dalam shalat dan sungguh itu adalah kematian yang mulia karena sedang mengerjakan ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun bagaimana jika seorang imam meninggal dalam shalat?

Apa yang harus dilakukan makmum, apakah harus menolong imam atau lanjutkan shalat?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, berikut penjelasan tentang apa yang harus dilakukan makmum jika imam meninggal dalam shalat.

Dalam hal ini, Buya Yahya mengingatkan untuk tidak saling menyalahkan atas apa yang sudah terjadi sebelumnya.

Yang terpenting saat ini Buya Yahya sudah membagikan ilmunya sehingga bisa diterapkan jika kejadian serupa terjadi kembali.

"Kita jangan biasa menyalahkan," pesan Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan jika imam meninggal dalam shalat.

"Di situ memang ada pilihan kalau orang paham tentang fiqih," ujar Buya Yahya.

Buya Yahya menegaskan bahwa wajib hukumnya menolong imam yang jatuh pingsan atau meninggal, namun ada caranya.

"Menolong, iya harus, wajib menolong karena ia jatuh, bisa jadi belum tentu mati, imam jatuh maka wajib kita menolongnya," jelas Buya Yahya.

Pertama, ada makmum yang menggantikan imam itu untuk melanjutkan shalat.

"Satu menjadi imam pengganti untuk melanjutkan," kata Buya Yahya.

Dalam kondisi lain juga bisa diterapkan, misalnya imam batal wudhu maka yang menggantikan adalah makmum yang berada di belakangnya.

Kemudian, ada makmum lain yang fokus menolong imam tersebut.

Jumlah makmum yang menolong imam tersebut harus disesuaikan dengan keperluan, misalnya cukup dua orang maka jangan tiga orang yang membatalkan shalatnya.

"Dia harus ada yang menolong, cuma cara menolongnya ini ada ilmunya," ujar Buya Yahya.

"Dalam keadaan semacam ini boleh saja orang membatalkan shalat karena ada kepentingan, tapi secukupnya saja, kalau cukup dua maka yang ketiga enggak boleh, ini menolong adalah wajib, jika perlunya dua orang maka dua yang batalin," lanjutnya.

Sementara itu, menurut Buya Yahya ada juga cara menolong tanpa harus membatalkan shalat.

"Tapi bisa saja tanpa membatalkan, kalau punya ilmunya, dalam bahasa fiqih dia shalat tidak membatalkan tapi menolong," jelas Buya Yahya.

Yang penting menurut Buya Yahya, jika imam meninggal maka shalat berjamaah tetap berlangsung dengan makmum maju sebagai imam pengganti, lalu makmum lainnya menolong imam yang terjatuh tersebut.

Adapun yang sudah terjadi, Buya Yahya berpesan agar menjadikannya sebagai pelajaran tanpa perlu saling menghujat.

Wallahua'lam.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi Adik Bacok Kakak di Cakung Jakarta Timur, Pelaku Emosi Usai Ditegur Ngintip Adik Ipar Mandi

Kronologi seorang pria di Cakung, Jakarta Timur membacok kakak kandung usai ditegur mengintip adik ipar mandi.
KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT