News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Kalau Celana Melebihi Mata Kaki Bagi Laki-laki Tidak Akan Masuk Surga? Buya Yahya Bilang Kalau…

seorang laki-laki yang melakukan shalat menggunakan celana atau sarung yang menutup mata kaki, tidak akan masuk surga. Apakah benar? Buya Yahya menjelaskan...
Senin, 15 Januari 2024 - 15:08 WIB
Buya Yahya jelaskan batas celana dan sarung bagi pria
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bila akan melaksanakan shalat, salah satu yang menjadi syarat sah yaitu menutup aurat. 

Baik laki-laki maupun perempuan wajib hukumnya untuk menutupi auratnya ketika akan melaksanakan shalat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Batas aurat untuk laki-laki yaitu antara pusar hingga lutut, sementara perempuan seluruh anggota badannya termasuk rambut, kecuali wajah dan telapak tangan menurut madzhab Syafi’i.

Sebagian orang beranggapan bila seorang laki-laki yang melakukan shalat menggunakan celana atau sarung yang menutup mata kaki, tidak akan masuk surga.

Apakah benar demikian?

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan mengenai penggunaan sarung atau celana bagi laki-laki ketika melaksanakan shalat.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Buya Yahya. (Ist)

Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya mendapat sebuah pertanyaan mengenai laki-laki saat shalat menggunakan celana atau sarung yang menutupi mata kakinya tidak akan masuk surga.

Melalui video pada kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan hukum mengenai batas aurat yang menjadi syarat sah shalat.

Pendakwah ini mengatakan bila perempuan harus menutupi mata kaki, sementara pria yang memakai baju dibawah mata kaki menjadi ancaman. 

“Kalau untuk ibu ibu harus menutup mata kaki nya kalau tidak shalatnya tidak sah,” ujar Buya Yahya sebagaimana dikutip oleh tvOnenews dari kanal YouTube Al-Bahjah TV.

“Hukumnya apabila seorang laki laki memakai baju yang sampai ke bawah mata kaki, ada Riwayat wailun wailun celaka neraka wail, ancaman bagi orang yang menurunkan baju nya ke bawah mata kaki,” sambung Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan memang terdapat ancaman demikian, namun para ulama itu membaca hadits tidak hanya sepotong namun dipadukan dengan hadits lainnya.

“Ada kalimat terkutuk dan sebagainya, disitu ada riwayat juga ujungnya hadits itu ada kalimat huyala (dengan irama kesombongan),” kata Buya Yahya.

Kemudian, kata Buya Yahya dalam hadits dijelaskan riwayat Sayyidina Abu Bakar As Shidiq, waktu Nabi mengatakan ancaman neraka bagi orang yang baju nya sampai di mata kaki. 

“Baju yang dimaksud sarung atau celana,” kata Buya Yahya.

Kemudian Sayyidina Abu Bakar As Shidiq itu mempunyai baju yang sampai di bawah mata kaki.

“Lalu Abu Bakar mengatakan bajuku itu turun sampai mata kaki kalau aku tidak kencangkan,” kata Buya Yahya menirukan perkataan Abu Bakar kepada Nabi.

Kemudian Nabi Muhammad SAW menjawab bukan itu yang dimaksud olehnya.

“Bukan seperti itu yang dimaksud, engkau bukan orang yang termasuk dapat ancaman masuk neraka, yang masuk ancaman neraka yaitu dengan kesombongan dan menurunkan untuk bergaya,” kata Buya Yahya menjelaskan apa yang dikatakan Nabi Muhammad kepada Abu Bakar.


Buya Yahya. (Ist)

Maka dari makna tersebut, Buya Yahya mengatakan hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat dua pendapat mengenai celana yang menutupi mata kaki.

“Pendapat yang pertama mengatakan adalah haram dibawah mata kaki,” jelas Buya Buya Yahya.

“Mereka berdasarkan pemahaman nya, karena ini masalah khilafiyah yaitu haram untuk dirimu tapi jangan haramkan untuk orang lain,” sambungnya.

Kemudian pendapat yang kedua kata Buya Yahya menurunkan celana hingga mata kaki adalah sunnah.

“Agar tidak diharamkan untuk orang lain. Maka paling tidak masuk ke wilayah sunnah untuk mengangkat diatas mata kaki dan turunnya adalah Makruh,”  jelas Buya Yahya.

Tapi celana yang turun hingga menutupi mata kaki itu, kata Buya Yahya tidak membatalkan shalat.

“Jadi tergantung Anda mau mengambil pendapat yang mana, kalau Anda orang yang mau mengambil yang haram, ini adalah masalah khilafiyah jangan keras-keras dengan orang karena celana turun saja neraka kau dapat,” kata Buya Yahya.

Namun Buya Yahya mengimbau agar setiap Muslim sebisa mungkin mengangkat celana atau sarungnya di atas mata kaki.

Kemudian jika ada yang diingatkan tidak mau, maka itu artinya sombong.

“Diingatkan tidak mau itu sombong. Namun apabila terlanjur panjang tidak apa apa seperti Abu Bakar As Shidiq,” jelas Buya Yahya.

Maksudnya Buya Yahya adalah jika Anda termasuk orang yang bisa mengangkat di atas mata kaki maka angkatlah.

“Apabila Anda melihat orang yang sarung nya di bawah mata kaki janganlah Anda mencaci maki,” tandas Buya Yahya.

“Jadi hukum yang pertama adalah haram di bawah mata kaki dan yang kedua adalah makruh kalau tanpa ada hajat, tetapi kalau ada hajat tidak Makruh,” sambung Buya Yahya.

Hajat kepanjangan baju yang dimaksud adalah belum sempat atau susah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, Buya Yahya mendoakan agar setiap Muslim dijauhkan oleh Allah SWT dari mudah mengkafirkan orang lain dan merendahkan orang lain.

“Semoga Allah memudahkan kita untuk menjalankan Sunnah Nabi SAW,” tutup Buya Yahya. (put/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Cara Cari Cuan dari AI pada 2026, Modal Laptop dan Skill! Gen Z Bisa Mulai dari ChatGPT

5 Cara Cari Cuan dari AI pada 2026, Modal Laptop dan Skill! Gen Z Bisa Mulai dari ChatGPT

Lima cara menghasilkan uang dari AI pada 2026 yang realistis untuk Gen Z dan milenial. Manfaatkan ChatGPT, Gemini, desain AI, affiliate, dan otomatisasi bisnis
Viral, Bayi 9 Bulan Naik Gunung, Hebohkan Media Sosial hingga Picu Perdebatan

Viral, Bayi 9 Bulan Naik Gunung, Hebohkan Media Sosial hingga Picu Perdebatan

Aksi menggemaskan sekaligus menakjubkan dari seorang bayi laki-laki berusia sembilan bulan mendadak gegerkan jagat media sosial China. Tanpa rasa takut, bayi -
Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung flagship 2026, mana lebih worth it untuk gaji UMR Jakarta? Simak perbandingan harga, kamera, performa, baterai, dan biaya membeli HP premium
Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Kasat Reskrim Polres Tapteng, Iptu Dian Agustian Perdana, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan ibu kandung korban, MM (42), Minggu (29/9/2026)
Usai Angkat Trofi Bersama Timnas Indonesia, Thom Haye Kini Bidik Kemenangan Buat Persib saat Hadapi Dewa United

Usai Angkat Trofi Bersama Timnas Indonesia, Thom Haye Kini Bidik Kemenangan Buat Persib saat Hadapi Dewa United

Gelandang Persib, Thom Haye, bakal bela timnya saat menjamu Dewa United. Statusnya sebagai juara FIFA ASEAN Cup bersama Timnas Indonesia jadi modal penting.
Festival Kereta Hias di Jepang Telan Dua Korban Jiwa

Festival Kereta Hias di Jepang Telan Dua Korban Jiwa

Parade budaya tahunan yang meriah di Prefektur Osaka, Jepang, berujung duka mendalam. Dua orang pria dilaporkan tewas dan sedikitnya 16 orang lainnya mengalami

Trending

Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Detik-detik Istri Pergoki Suami Hendak Cabuli Anak Kandung, Terbongkar Sang Anak Kini Hamil

Kasat Reskrim Polres Tapteng, Iptu Dian Agustian Perdana, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan ibu kandung korban, MM (42), Minggu (29/9/2026)
Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung Flagship 2026: Gaji UMR Jakarta Cukup Beli HP Rp20 Juta? Ini Hitung-hitungan Worth It-nya!

Xiaomi vs Samsung flagship 2026, mana lebih worth it untuk gaji UMR Jakarta? Simak perbandingan harga, kamera, performa, baterai, dan biaya membeli HP premium
Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Seorang netizen di media sosial TikTok membagikan identitas terduga pelaku bullying di Universitas Telkom Bandung, Jawa Barat. Siapa nama asli terduga pelaku?
Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Telkom University Buka Suara Soal Viral Perundungan Maba di Asrama Kampus, Sebut Pelaku Dua Orang

Viral di media sosial aksi dugaan perundungan mahasiswa baru terjadi di asrama kampus Telkom University (Tel-U), Kabupaten Bandung. Pihak kampus buka suara..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT