News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Rumus Doa yang Dibagikan Habib Novel Alaydrus, Diambil dari Kisah Nabi Ibrahim AS

Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus membagikan rumus doa. Rumus doa ini kata Habib Novel Alaydrus diambil dari kisah Nabi Ibrahim AS. Berikut rumusnya.
Sabtu, 3 Februari 2024 - 10:13 WIB
Ini Rumus Doa yang Dibagikan Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Habib Novel Alaydrus

Jakarta, tvOnews.com - Dalam sebuah video ceramahnya, Habib Novel Alaydrus membagikan rumus doa.

Rumus doa ini kata Habib Novel Alaydrus diambil dari doa Nabi Ibrahim AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana kita tahu, Nabi Ibrahim AS adalah bapak para Nabi.

Salah satu anak Nabi Ibrahim yakni Nabi Ismail.

Saat Nabi Ismail kecil, Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk meninggalkannya di tengah gurun.

Gurun itu yang kini menjadi kota bernama Mekkah.

Lalu rumus doa yang seperti apa yang dimaksud oleh Habib Novel Alaydrus?


Ini Rumus Doa yang Dibagikan Habib Novel Alaydrus (Sumber: istockphoto)

Berikut penjelasan Habib Novel Alaydrus yang dirangkum oleh tim tvOnenews.com dari YouTube Habib Novel Alaydrus.

“Ketika seseorang berdoa harus ada satu yang dipahami yaitu harus keluar (out of the box) dari pola pikirnya,” ujar Habib Novel.

“Keluar dari sebab akibat,” sambungnya.

Contohnya, ketika Nabi Ibrahim berdoa untuk anak dan istrinya yang ia tinggalkan di tengah gurun, Beliau tidak memikirkan sebab akibatnya.

Namun langsung terikat kepada Sang Pemberi sebab akibat yakni Allah SWT.

“Karena saat itu jelas, sebabnya tidak ada kehidupan , akibatnya kematian,” kata Habib Novel.

Namun meski sebab dan akibatnya jelas, Nabi Ibrahim AS tetap mengikuti perintah Allah SWT dan menyerahkan semuanya kepadaNya.

“Dan Allah SWT kabulkan doa Nabi Ibrahim AS,” jelas Habib Novel.

Maka setiap hamba yang berdoa, sebaiknya ikuti contoh yang diberikan Nabi Ibrahim AS.

Yakinlah bahwa Allah SWT Sebaik-baiknya Pengatur,  Sebaik-baiknya Perencana.

Kisah Nabi Ibrahim AS


Ini Rumus Doa yang Dibagikan Habib Novel Alaydrus (Sumber: pexels)

Nabi Ibrahim AS merupakan seorang yang termasuk dalam golongan ulul azmi yakni seorang nabi yang ketabahannya sangat luar biasa dalam perjuangannya melakukan dakwah.

Sejak lahir hingga akhir hayatnya, kisah Nabi Ibrahim menjadi salah satu wujud ketaatan dan ketauhidan yang sungguh luar biasa. 

Selain itu, dalam kisah Nabi Ibrahim juga ditemukan sosok nabi, pemimpin, ayah, dan suami yang luar biasa.

Dikisahkan, Nabi Ibrahim dan Siti Sarah menikah sudah puluhan tahun.

Namun hingga usia lanjut, keduanya belum juga dikaruniai dengan seorang anak.

Saat itu diriwayatkan, Nabi Ibrahim sudah menginjak usia 85 tahun.

Kemudian atas izin Siti Sarah, Nabi Ibrahim akhirnya menikahi Siti Hajar.

Nabi Ibrahim memiliki dua orang anak yakni Nabi Ismail dan Nabi Ishaq.

Dari keturunan Nabi Ismail inilah lahir Nabi Muhammad SAW.

Sementara dari dari keturunan Nabi Ishaq  lahir 15 Nabi, salah satunya adalah Nabi Isa.

Oleh karena itulah Nabi Ibrahim AS dijuluki bapaknya para Nabi.

Kisah Nabi Ibrahim AS Meninggalkan Istri dan Anaknya di Tengah Gurun


Ini Rumus Doa yang Dibagikan Habib Novel Alaydrus (Sumber: freepik)

Suatu hari, turunlah perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim untuk meninggalkan Nabi Ismail AS dan Siti Hajar di suatu tempat.

Kisah ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Dalam riwayatnya, Ibnu Abbas r.a. berkata:

Imam Al Tsa’labi (ahli tafsir, 350-430 H) meriwayatkan, saat itu datanglah perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim agar membawa istri Siti Hajar, dan Nabi Ismail ke tanah Makkah.

Maka berangkatlah Nabi Ibrahim dengan membawa Siti Hajar dan Nabi Ismail yang masih bayi menuju Makkah dengan menggunakan seekor uonta.

Dikisahkan, ketiganya akhirnya tiba di Makkah setelah berminggu-minggu perjalanan. 

Di tempat dimana Masjidil Haram sekarang berada, berhentilah unta Nabi Ibrahim.

Nabi Ibrahim kemudian meninggalkan Siti Hajar dan Nabi Ismail dengan bekal satu rantang makanan dan minuman. 

Sementara, di sekitar mereka tidak ada tumbuh-tumbuhan dan air mengalir.  

Siti Hajar pun mencoba memohon kepada Nabi Ibrahim AS.

Namun karena Nabi Ibrahim AS patuh pada perintah Allah SWT, beliau tetap meninggalkan istri dan anak yang telah dinantinya selama puluhan tahun itu.

Nabi Ibrahim berkata kepada Siti Hajar :

“Bertawakkallah kepada Allah SWT yang telah menentukan kehendak-Nya, percayalah kepada kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya. Dialah yang memerintah aku membawa kamu ke sini dan Dialah yang akan melindungimu dan menyertaimu di tempat yang sunyi ini. Sesungguh kalau bukan perintah dan wahyunya, tidak sesekali aku tergamak (bimbang) meninggalkan kamu di sini seorang diri bersama puteraku yang sangat ku cintai ini. Percayalah wahai Hajar bahwa Allah Yang Maha Kuasa tidak akan menelantarkan kamu berdua tanpa perlindungan-Nya. Rahmat dan barakah-Nya akan tetap turun di atas kamu untuk selamanya, insya-Allah.”

Setelah mendengar kata-kata itu, Siti Hajar melepaskan genggamannya.

Nabi Ibrahim akhirnya meninggalkan Makkah menuju kembali ke Palestina.

Selama perjalanannya, Nabi Ibrahim memohon kepada Allah SWT untuk perlindungan, rahmat dan barakah serta kurniaan rezeki bagi Ismail dan Siti Hajar yang ia tinggalkan di tempat terasing itu. 

Berikut doa Nabi Ibrahim yang tercantum dalam surat Ibrahim ayat 37.

“Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizki mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (QS. Ibrahim: 37)

Allah SWT akhirnya mengabulkan doa Nabi Ibrahim AS tersebut.

Allah mengirimkan Malaikat Jibril dan muncullah air zamzam.

Setelah itu mendatangkan suku yang akhirnya menemani Siti Hajar dan Nabi Ismail di tengah gurun.

Gurun itu kini menjadi tempat yang kini disebut Masjidil Haram.

Itulah rumus doa yang dapat diambil hikmahnya dari kisah Nabi Ibrahim AS.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama atau pendakwah atau ahli agama Islam.

Hal itu senantiasa membuat Anda mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

Wallahu’alam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(zahro/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabar buruk menghantui warga Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir.
BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Blora pada Jum'at (03/04).
Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan blak-blakan ungkap tiga alasan besar penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia dan pilih Belgia sepanjang kariernya.
Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Timnas Indonesia kembali jadi sorotan usai skandal 'Passportgate' mengguncang sepak bola Belanda dan menyeret sejumlah pemain keturunan. Media Vietnam heran.
Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT