News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Letakkan Tas di Belakang Ketika Shalat, Bukan Soal Keamanan Ternyata Buya Yahya Bilang Karena…

Ketika dalam perjalanan, pasti akan membawa tas ke dalam masjid saat akan melakukan shalat. Meletakkan tas di belakang posisi shalat sangat tidak dianjurkan
Senin, 5 Februari 2024 - 19:44 WIB
Buya Yahya tegaskan jangan letakkan tas di belakang ketika shalat
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Bila waktunya shalat telah tiba, sebaiknya segeralah ke masjid untuk melaksanakan shalat. Ketika dalam perjalanan, pasti akan membawa tas ke dalam masjid saat akan melakukan shalat.

Tentu ketika perjalanan kerap membawa barang-barang seperti tas, jam tangan, dan barang berharga lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila hendak melaksanakan shalat, tas sebaiknya diletakkan terlebih dahulu. Namun, banyak orang yang tidak memperhatikan dan terbiasa meletakkan tas di belakang. 

Ternyata meletakkan tas di belakang shaf atau posisi shalat sangat tidak dianjurkan dan dianggap sebuah kekeliruan dalam adab ketika shalat.

Lantas, apa yang seharusnya dilakukan bila membawa barang berharga seperti tas ketika hendak shalat di masjid?

Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya mengungkapkan seseorang dapat melakukan hal ini bila ke di masjid namun tak ada tempat penitipan barang. 

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.


Buya Yahya. (Ist)

Menurut Buya Yahya dalam tayangan YouTube Al Bahjah TV, menjelaskan bila menaruh barang seperti tas di belakang posisi shalat tidak dianjurkan.

Hal ini terdengar sepele, namun dampaknya sangat besar terutama ketika masuk waktu shalat saat dalam perjalanan sehingga membawa tas.

Buya Yahya menegaskan kepada umat muslim yang kerap melakukan perjalanan dan membawa tas saat akan shalat hendaknya jangan ditaruh di belakang.

"Mohon kalau punya tas banyak duitnya jangan ditaruh di belakang, itu menunjukkan nggak pernah ngaji dia," tegas Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Bila memang tidak disediakan tempat penitipan tas di masjid, maka Buya Yahya menganjurkan untuk meletakkan tas di depan agar dapat terlihat.

Selain itu, juga sekaligus digunakan sebagai sutrah atau batasan shalat yang merupakan salah satu sunnah Rasulullah.

"Kalau anda punya barang berharga, taruh di depan Anda, sekaligus jadi sutrah, batasan shalat anda, sehingga anda bisa melihatnya," ujarnya.

Buya Yahya menjelaskan lebih lanjut mengapa tidak dianjurkan menaruh tas di belakang ketika shalat.

"Kalau ada orang ngambil anda tahu, coba kalau di belakang, pasti nggak khusyuk," katanya.

"Mungkin ikatan talinya diinjak, giliran lepas dari pijakannya bingung, jangan-jangan hilang tasnya," sambungnya.

Ternyata, meletakkan tas di depan ketika shalat bertujuan untuk menghilangkan rasa was-was terhadap barang bawaan selama shalat.

"Ini harus ada ilmunya, jadi barang berharga jangan taruh di belakang, diambil sama orang nanti, taruh depan anda," ujar Buya Yahya.

Tentunya meletakkan tas bukan berarti shalat jadi tidak menghadap ke Allah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kok orang shalat ngehadap handphone, ngehadap tas, enggak, kita menghadap kepada Allah, ini barang taruh di depan sebagai sutrah pembatas sekalian," tegas Buya Yahya.

Maka dari itu, daripada was-was tidak khusyuk gara-gara barang bawaan atau tas selama shalat, sebaiknya diletakkan di depan atau  bisa terlihat. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT