News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Baju yang Kena Najis Bolehkah Dibersihkan dengan Mesin Cuci? Buya Yahya Bilang Sesuai Syariat Islam Caranya…

Setiap orang perlu mencuci baju agar baju yang telah digunakan dapat kembali bersih dan suci. Seiring perkembangan teknologi, kini lebih mudah dengan mesin cuci
Minggu, 11 Februari 2024 - 16:13 WIB
Buya Yahya Jelaskan Cara mencuci baju dengan mesin cuci
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvonenews.com - Setiap orang perlu mencuci baju agar baju yang telah digunakan dapat kembali bersih dan suci. Seiring dengan perkembangan teknologi, mencuci baju kini lebih mudah dengan mesin cuci.

Mesin cuci memang dapat memudahkan untuk membersihkan pakaian dari noda, kotoran, bahkan najis yang menempel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun perlu diperhatikan, untuk membersihkan baju atau pakaian dari kotoran dan najis tidak bisa sembarangan.

Maka harus dibersihkan sesuai dengan syariat Islam, agar pakaian dapat kembali suci dan dapat digunakan untuk beribadah kembali. 

Lantas, bagaimanakah cara mencuci pakaian yang terkena najis bila menggunakan mesin cuci sesuai dengan syariat Islam?

Seorang pendakwah, Buya Yahya menjelaskan cara mencuci baju yang terkena najis dengan mesin cuci sesuai dengan syariat Islam.

Seperti apa penjelasan Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan YouTube channel Al-Bahjah TV, Buya Yahya menerima sebuah pertanyaan dari seorang jamaah mengenai cara mencuci baju yang benar dengan mesin cuci.

"Bagaimana ada yang bilang, kalau mencuci baju itu membilas sabunnya harus dengan air mengalir. Apa benar, dan bagaimana kalau menggunakan mesin cuci?," tanya salah satu jamaah pada Buya Yahya.


Buya Yahya. (Ist)

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, awalnya Buya Yahya menegaskan bahwa yang harus dipahami lebih dahulu adalah mensucikan baju dari kena najis.

Menurut Buya Yahya membersihkan pakaian atau baju dari najis sebenarnya sangat sederhana. 

"Tidak seruwet yang dibayangkan ibu-ibu dikampung. Mengguyurnya tidak harus tiga kali. Kadang-kadang kan ada, penuh dibuang lagi, penuh dibuang lagi. Sudah gitu suaminya tidak mau membantu," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Untuk membersihkan, atau mensucikan kain, baju, pakaian yang terkena najis ternyata ada caranya. 

Pertama yang harus diperhatikan yaitu apakah najis tersebut masih ada bentuknya atau tidak pada baju.

Kalau masih ada bentuknya, maka diambil dahulu, agar tidak menyebar kemana-mana. Setelah itu, air yang digunakan merupakan air yang banyak atau sedikit.

"Air banyak itu adalah air yang mencapai dua qullah (kulah, tempayan besar). Dua kulah itu kurang lebih 216 literan. Beda kita kalau mencuci baju di kolam, di danau, di sungai, dan seterusnya, bebas, kau guyurkan atau kau celupkan sama. Karena airnya air yang banyak," terangnya.

Jika mencuci baju di air yang banyak tidak ada masalah, baju yang terkena najis dicelupkan lalu dibersihkan, dan diangkat, asalkan sudah tidak ada najisnya, maka itu sudah suci.

Lalu, menurut Buya Yahya, jika airnya sedikit, tidak sampai dua qullah, maka jangan salah, baju tidak boleh dimasukkan kedalam air. Akan tetapi airnya yang datang kepada baju itu. 

"Artinya jika Anda mencuci baju di mesin cuci, biarkan baju dahulu. Masukkan baju ke mesin cuci, baru air didatangkan. Jadi air baru dimasukkan ke mesin cuci," jelasnya.

Agar baju tersebut kembali suci, maka penting untuk memperhatikan airnya menggenang dan menjangkau semua permukaan baju, atau bisa dibilang baju sudah terendam sepenuhnya.

"Airnya menggenang menjangkau semua permukaan baju. Kemudian digoyang-goyangkan sedikit, diambil bajunya, dan asalkan najisnya sudah tidak ada, maka baju ini sudah suci. Biarpun ternyata airnya nanti menjadi berubah warnanya, dibuang saja," paparnya.

Dalam hal ini Buya Yahya menegaskan kembali bahwa mensucikan baju itu sangat mudah. Perkaranya adalah bagaimana kita mengerti dan memahami cara mensucikan baju dari najis dengan cara yang benar sesuai syari'ah.

Sebaliknya, jika baju yang dimasukkan kedalam air yang sudah menggenang, menurut mazhab Imam Syafi'i itu akan menjadikan seluruh air menjadi najis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kemudian kalau ingin memberi sabun, lha sabun itu merusak air. Air sedikit, kalau terkena sabun, maka tidak bisa mensucikan. Membersihkan ia, namun mensucikan tidak. Maka waspada, sabun jangan Anda berikan di awal basuhan," tegas Buya Yahya.

Sabun boleh Anda berikan, jika dirasa baju yang kotor dari najis tersebut sudah dirasa suci setelah dibilas dengan air tadi dalam mesin cuci. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bos Aprila Ungkap Kondisi Marco Bezzecchi Pasca Insiden Memukul Marshal yang Berujung Skorsing di MotoGP Ceko 2026

Bos Aprila Ungkap Kondisi Marco Bezzecchi Pasca Insiden Memukul Marshal yang Berujung Skorsing di MotoGP Ceko 2026

Keputusan skorsing yang diterima Marco Bezzecchi pada MotoGP Ceko 2026 masih menjadi salah satu momen yang mendapat sorotan di Brno.
Viral, Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Terjadi di Angkot Jaktim, Polisi Minta Korban Lapor

Viral, Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis Terjadi di Angkot Jaktim, Polisi Minta Korban Lapor

Seorang pria viral di media sosial usai diduga melakukan pelecehan sesama jenis di angkutan umum (Angkot) di wilayah Ceger, Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (24/6).
DPR Pastikan Pasal 50A UU P2SK Tak Hambat Pengusutan Kasus Korupsi hingga TPPU

DPR Pastikan Pasal 50A UU P2SK Tak Hambat Pengusutan Kasus Korupsi hingga TPPU

Abdullah menegaskan soal Pasal 50A UU P2SK, aparat penegak hukum tetap dapat menelusuri asal-usul dana dan membuktikannya melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia, Hendarsam Marantoko, memaparkan tiga pilar strategi nasional keimigrasian dalam forum The 29th ASEAN Directors-General of Immigration Departments and Heads of Consular Affairs Divisions of the Ministries of Foreign Affairs (DGICM).
Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Mees Hilgers, Usai Mangkir dari Latihan FC Twente lalu Muncul Pakai Jersey Feyenoord

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Mees Hilgers, Usai Mangkir dari Latihan FC Twente lalu Muncul Pakai Jersey Feyenoord

Sosok bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, kembali menjadi sorotan di Belanda. Pemain FC Twente itu mangkir dari latihan tim, dan muncul kenakan kaus Feyenoord.
Menkes Budi Gunadi Sebut Indonesia Masih Kekurangan Dokter, Banyak yang Praktik di Tiga Faskes

Menkes Budi Gunadi Sebut Indonesia Masih Kekurangan Dokter, Banyak yang Praktik di Tiga Faskes

Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, masalah utama yang dihadapi oleh tenaga medis di Indonesia.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Awal Mula Kasus Penyekapan Wanita di Bandung Mencuat, Berujung Terduga Pelaku Taufik Hidayat Kena Pasal Berlapis

Simak penjelasan lengkap, mengapa kasus penyekapan dilakukan terduga pelaku Taufik Hidayat muncul dan viral di media sosial. Kini korbannya dirawat di RSHS
Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Pernah Kabulkan Jadi Tahanan Rumah, Kini KPK Bantarkan Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tangguhkan penahanan tersangka korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas.
Bibi Yuvita Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-beratnya: Siksa Dulu Kalau Boleh

Bibi Yuvita Minta Taufik Hidayat Dihukum Seberat-beratnya: Siksa Dulu Kalau Boleh

Bibi Yuvita ungkap keinginan menyiksa Taufik Hidayat sebelum dihukum. Yuvita kini masih dirawat intensif di RS Hasan Sadikin Bandung pasca penyekapan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT