News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Coba Pahami Lagi, Ternyata Kunci Rezeki Mengalir Deras dan Jadi Orang Kaya Sangat Mudah, Kata Ustaz Khalid Basalamah…

Setiap orang pasti memimpikan menjadi orang kaya dan sukses, maka selalu berharap agar rezeki dapat mengalir deras. Ternyata Ustaz Khalid Basalamah bilang...
Selasa, 13 Februari 2024 - 15:58 WIB
Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan cara agar rezeki mengalir deras
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvonenews.com - Setiap orang pasti memimpikan menjadi orang kaya dan sukses, maka selalu berharap agar rezeki dapat mengalir deras. 

Banyak orang yang mengharapkan menjadi kaya dan sukses untuk dapat membantu orang lain dalam hal berbagi rezeki, seperti membuka lapangan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkadang orang bertanya-tanya, meski sudah berusaha, menabung, hingga mengirit kebutuhan hidup. Tapi masih saja belum menjadi orang kaya, bahkan tabungan terus terkuras.

Ternyata, terdapat cara dan konsep untuk menjadi kaya dan sukses. Sayangnya masih banyak orang yang keliru.

Seorang pendakwah, Ustaz Khalid Basalamah membagikan konsep untuk menjadi orang kaya dan sukses.

Seperti apa penjelasan dari Ustaz Khalid Basalamah mengenai konsep dan prinsip menjadi kaya dan sukses? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari sebuah tayangan di kanal YouTube Dunia Akhirat, Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan banyak umat Muslim yang keliru terkait konsep menjadi kaya dan sukses ala prinsip kapitalis.

"Bukan pangkal kaya itu nabung. Ini perlu diperbaikin nih. Karena ada prinsip kapitalis yang mengatakan menabung pangkal kaya," ujar Ustaz Khalid Basalamah dilansir dari YouTube Dunia Akhirat channel, Rabu (16/08/23)


Ustaz Khalid Basalamah. (Ist)

Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan bahwa umat Islam banyak menggunakan konsep tersebut.

Bagaimana mereka bekerja, mendapat gaji, hingga menabung. Akan tetapi, ketika seseorang sudah menabung, merasa sulit untuk mengeluarkan kembali uang tersebut.

"Susah, karena dia targetnya menabung. Dari sejuta jadi sepuluh juta, terus sampai satu milyar. Kata Nabi SAW manusia gak akan bisa puas sampai tanah kuburan dimasukkan ke mulutnya, " jelasnya.

Dalam hal ini, ada sifat ketamakan dalam diri manusia, namun Allah SWT akan merahmati kepada seseorang dengan keimanan dalam hatinya. 

Menurut Ustaz Khalid Basalamah yang membuat para ulama menjadi kaya raya yaitu justru karena sedekah.

Konsep pangkal kaya dan sukses bukanlah menabung, melainkan sedekah, hal ini yang dilakukan para ulama, termasuk Abdurrahman.

"Semuanya (para ulama) punya ciri khas. Dan waktu itu yang membuat mereka kaya raya, kayanya luar biasa, kaya-nya gak bisa digambarin," tuturnya.

"Sampai saya bingung, pakai kalkulator ngitung hartanya Abdurrahman. Saya pakai kalkulator dikantor saya hitung, luar biasa ini kekayaannya," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

"Sampai dia itu punya bongkahan-bongkahan emas, waktu mau dibagi sebagai warisan, karena sudah lama ya ditaro, jadi melengket emas itu satu sama lain itu harus dipukul pakai kampak. Subhanallah," sambungnya.

Intinya, mereka yang menjadi kaya raya dan memiliki harta yang berlimpah justru karena sedekah, dan mereka bersedekah bukan insidentil saat orang meminta. 

"Ciri khas mereka adalah, mereka keluar mencari orang. Ini yang hilang dari kita nih. Jadi kita mungkin gemar sedekah tapi pada saat, oh ada orang miskin, kasihan, kasih." terang Ustaz Khalid Basalamah.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah itu adalah hal yang umum, yang tidak umum adalah programkan tiap hari keluar cari orang miskin, sedekah. Hal ini adalah ciri khas para sahabat Nabi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi mereka itu menganggap itu program hidupnya. Bahkan para ahli sejarah mengatakan para sahabat melihat, memberikan sedekah dijalan Allah, lebih mereka dahulukan daripada mengisi perutnya yang lapar," pungkasnya.

Jadi intinya, para sahabat tersebut tidak mau makan, sebelum mereka besedekah. Dengan sedekah akan terbuka pintu-pintu yang luar biasa, tidak masuk akal kita. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT