News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Biarkan Hewan ini Masuk Rumah, Ustaz Khalid Basalamah Bilang Fenomena ini Jadi Tanda Bahaya, Kalau…

Tak sedikit orang yang pernah kemasukan tikus dalam rumah, terutama di bagian dapur. Dalam Islam, tikus yang masuk rumah menjadi hewan dengan tanda kurang baik
Jumat, 16 Februari 2024 - 16:49 WIB
Ustaz Khalid Basalamah Jelaskan Bahaya Hewan ini Masuk Rumah
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Hati-hati bila banyak tikus di dalam rumah, sebab hewan pengerat ini termasuk hewan yang kotor dan pembawa penyakit, seperti dari kotoran, gigitan, serta air kencingnya.

Oleh karena itu, Islam menganjurkan untuk membunuh tikus. Sebagaimana hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

خَمْسٌ فَوَاسِقُ يُقْتَلْنَ فِىالْحَرَمِ الْفَأْرَةُ ، وَالْعَقْرَبُ ، وَالْحُدَيَّا ، وَالْغُرَابُ ،وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ

"Ada lima jenis binatang yang seorang muhrim hendaknya dibunuh walaupun di tanah haram, yaitu: burung gagak, burung had'ah, kalajengking, tikus, dan anjing liar.” (HR. Bukhori Muslim)

Tak sedikit orang yang pernah kemasukan tikus dalam rumah, terutama di bagian dapur. Dalam Islam, tikus yang masuk rumah menjadi hewan yang membawa sebuah pertanda adanya sesuatu yang kurang baik.

Dalam satu ceramahnya, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan mengenai bahayanya banyak tikus yang masuk rumah. 

Seperti apa penjelasan dari Ustaz Khalid Basalamah mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini. 

Dilansir dari tayangan YouTube Bimbingansalaf, Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan masuknya tikus ke dalam rumah dapat menjadi tanda bahaya dari hal yang kurang baik.

Selain itu, tikus di dalam rumah juga dapat dijadikan sebagai bahan introspeksi diri terkait sebab akibatnya.

Sebagian orang menganggap hal ini menjadi fenomena yang biasa sehingga dianggap tidak begitu penting.


Ustaz Khalid Basalamah. (Ist)

Ketika tikus masuk ke dalam rumah, banyak orang yang mengambil langkah untuk mengusir atau membunuh tikus dengan memberikan racun.

Padahal, Islam justru memandang tikus sebagai bahan untuk introspeksi diri serta evaluasi mengapa tikus senang berada di rumah. 

Kemudian, Ustaz Khalid Basalamah mengajak para jamaah untuk merenungi terlebih dahulu konsep dosa dan hukuman menurut ajaran Islam.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah terdapat perbedaan hukuman antara dosa yang baru sekali dilakukan dengan dosa yang sudah berulang kali diperbuat.  

"Beda hukuman orang zina sekali dengan orang zina 10 kali, orang bohong sekali dengan bohong 10 kali," ungkap Ustaz Khalid Basalamah pada YouTube Ustaz Bimbingansalaf.

Ia juga melanjutkan bahwa jika seseorang semakin sering berbuat dosa maka hukumannya pun akan semakin berat.

"Makin sering diulangi makin berat loh hukumannya," ujarnya.

Kemudian, bentuk hukuman dari dosa itu sendiri bisa bermacam-macam, bahkan terkadang tidak langsung dirasakan oleh pelakunya.

Namun dampak hukuman dosa bisa juga dirasakan oleh orang-orang disekitarnya. "Dan hukuman ini macam-macam, ada orang mungkin tidak sadar," papar Ustaz Khalid Basalamah. 

"Efeknya ke keluarganya, ribut sama istrinya. Mungkin dia buat kesalahan, efeknya kepada anaknya mungkin efeknya kepada kendaraannya," sambungnya. 

Dalam hal ini, Ustaz Khalid Basalamah menyebutkan jika para ulama salaf memiliki konsep yang menyatakan bahwa adanya kaitan dosa yang dilakukan dengan perubahan pada kehidupan sehari-hari. 

Menurutnya, jika ada perubahan pada kondisi kendaraan hingga masuknya tikus ke dalam rumah, bisa jadi sebuah tanda bahwa seseorang telah berbuat dosa.

Hal ini juga bisa jadi merupakan sebuah hukuman dari Allah kepada orang yang berbuat dosa tersebut.

"Para ulama salaf mengatakan, aku tahu kalau aku sedang berbuat dosa maka terjadi perubahan pada tungganganku, bahkan tikus yang masuk dalam rumahku," terang Ustaz Khalid Basalamah.

"Artinya teman-teman sekalian, kalau patuh kepada Allah, tikus pun tidak akan masuk rumah, sampai pada poin itu," lanjutnya menerangkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, jika ada hewan tikus masuk ke rumah sebaiknya diiringi dengan perbanyak membaca istighfar karena bisa jadi hal tersebut disebabkan oleh dosa-dosa yang telah dilakukan.

Ustaz Khalid Basalamah juga berpesan agar kita selalu introspeksi diri, bisa jadi ada dosa yang tidak sengaja kita lakukan sehingga mendapatkan tanda dari Allah dengan masuknya tikus ke dalam rumah. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menhub Dudy Purwagandhi: Kenaikan Tiket Pesawat Tak Boleh Melewati Ambang 13 Persen

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi melarang keras maskapai penerbangan menaikkan harga tiket melampaui batas atas 13 persen. 
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono: Pemerintah Telah Buktikan Efektivitas dan Kinerjanya dalam Hadapi Ketidakpastian Dunia

Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menghadiri agenda taklimat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Rabu (8/4). 
Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dua Anak Tewas Diduga karena Tenggelam di Ponorogo Jatim, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kepolisian Sektor (Polsek) Siman tengah mendalami peristiwa tragis yang menimpa dua anak berinisial MA dan MF. 
Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya Mobilitas Masyarakat, Rumah Sakit Ini Sokong Layanan Kegawatdaruratan di Badung

Tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas pariwisata di wilayah Kabupaten Badung, Bali menjadikan kebutuhan akan layanan kegawatdaruratan yang cepat dan andal semakin penting terutama dalam menangani kasus kecelakaan lalu lintas, kondisi medis mendadak, hingga situasi darurat pada ibu dan anak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT