News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sembarangan Gunakan Peralatan Kantor, Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Pernah Pakai Untuk Urusan Pribadi

Ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya mengingatkan kepada seluruh Muslim yang bekerja untuk berhati-hati saat menggunakan fasilitas kantor.
Selasa, 27 Februari 2024 - 18:13 WIB
Jangan Sembarangan Gunakan Peralatan Kantor, Ustaz Khalid Basalamah: Akad Antum Sebagai Pekerja, Maka Bisa Pakai Sebatas Urusan Kerjaan
Sumber :
  • freepik/pressfoto

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya mengingatkan kepada seluruh Muslim yang bekerja untuk berhati-hati saat menggunakan fasilitas kantor.

“Kalau itu akad Antum adalah Antum sebagai pekerja di situ,” ujar Ustaz Khalid Basalamah sebagaimana dikutip tvOnenews.com dari ceramah yang diunggah di kanal YouTubenya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan Antum bisa pakai sebatas urusan kerjaan,” lanjutnya. 

Oleh karenanya, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan agar setiap Muslim tidak menggunakan barang kantor untuk urusan pribadinya.


Jangan Sembarangan Gunakan Peralatan Kantor, Ustaz Khalid Basalamah: Jangan Pernah Pakai Untuk Urusan Pribadi (sumber: Tangkapan Layar/Khalid Basalamah Official)

“Maka jangan pernah pakai untuk urusan pribadi. Karena nanti akan ditanya oleh Allah pada hari kiamat nanti,” jelasnya.

Meski hanya selembar kertas, kata Ustaz Khalid Basalamah itu juga akan dipertanyakan. 

“Jain-main dengan satu lembar kertas untuk apa satu lembar kertas Antum pakai yang bisa Antum beli dengan leluasa di luar sana,” sarannya. 

Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan agar setiap Muslim tidak mengambil barang dari kantor hanya untuk keperluan pribadi.

“Misalnya print keperluan sekolah anak print untuk kebutuhan pribadi,” saran Ustaz Khalid Basalamah.

Kemudian Ustaz Khalid Basalamah menyarankan jika ingin menggunakan barang kantor secara halal maka izin terlebih dahulu.

“Terus bagaimana caranya halal? Minta kepada pemiliknya bilang sama pemilik perusahaan,” tandasnya.

“Saya mau print kebutuhan anak saya bisa enggak, oh bisa, halal ya sudah,” sambungnya.

Namun jika belum izin, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan jika belum izinm, agar jangan pernah menggunakan barang kantor untuk keperluan  pribadi.

“Jangan kita leluasa, jangan Antum dikasih satu boks pulpen untuk bekerja 12 satu set satu lusin, lalu dibagi-bagi keponakan,” nasihat Ustaz Khalid Basalamah.

Hal itu karena meski banyak namun tujuannya untuk bekerja bukan dibagi-bagi.

“Banyak bukan buat dibagi-bagi keponakan, untuk dipakai bekerja,” jelas Ustaz Khalid Basalamah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Khalid Basalamah kemudian menceritakan seorang Syekh yang ia temui.

“Saya pernah bertemu dengan seorang Syekh, beliau pakai dua pulpen di kantongnya,Saya tanya kenapa pulpen Antum dua,” cerita Ustaz Khalid.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

178.897 Tiket Kereta Periode Mudik Lebaran 2026 dari Jakarta Sudah Habis Terjual

Sebanyak 178.897 tiket kereta api jarak jauh tercatat telah terjual selama periode menjelang Idul Fitri atau mudik Lebaran 2026 keberangkatan dari Jakarta.
Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Khatam Kultur Suporter Garuda, Pelatih Jepang Antisipasi Pemain ke-6 Timnas Futsal Indonesia di Semifinal Piala Asia 2026

Jepang akan menjajal kekuatan Timnas Futsal Indonesia di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026). 
Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Kasus Anak Bunuh Diri, Komisi VIII DPR akan Panggil KemenPPPA dan Kemensos

Buntuk kasus anak bunuh diri di NTT, KemenPPPA diminta segera menyusun program perlindungan psikologis anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan di wilayah 3T.
Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Gagal Total di Bursa Transfer Januari, Inter Milan Baru Bisa Datangkan Pemain Baru di Akhir Musim

Inter Milan sudah gagal total di bursa transfer Januari karena tidak berhasil mendapatkan pemain baru. Namun Inter Milan bisa datangkan pemain baru akhir musim.
Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Respons Kasus Anak SD Bunuh Diri di NTT Karena Tak Mampu Beli Alat Tulis, Menkes Siapkan Layanan Psikologi Klinis

Merespons kasus anak SD bunuh diri di NTT karena tak mampu membeli alat tulis, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya sedang menyiapkan layanan psikologi klinis.
Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT