News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

15 Tahun Jadi Pilot Garuda, Capt Rizka Triansyah Pilih Resign Tinggalkan Mimpinya karena Tak Kuat dengan…

Meski telah berada di salah satu maskapai ternama di Indonesia, seorang mantan pilot Garuda Indonesia, Capt. Rizka Triansyah Leihitu memutuskan untuk resign.
Selasa, 5 Maret 2024 - 20:10 WIB
Capt Rizka Triansyah Leihitu memutuskan resign dari Garuda Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Maskapai Garuda Indonesia memang sudah lama dikenal oleh masyarakat. Dibalik nama besarnya ini, ternyata menyimpan cerita bagi para kru yang bekerja pada maskapai ini.

Meski telah berada di salah satu maskapai ternama di Indonesia, seorang mantan pilot Garuda Indonesia, Capt. Rizka Triansyah Leihitu memutuskan untuk resign.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan, setelah 15 tahun berkarir di maskapai plat merah tersebut Capt Rizka Triansyah akhirnya berhenti.

Kisahnya untuk berhenti dari salah satu maskapai terbesar di Indonesia ini masih sangat menarik untuk dibahas. 

Hal ini membuat publik bertanya mengenai alasan Capt. Rizka Triansyah meninggalkan mimpinya. 

Dalam sebuah kesempatan, Capt Rizka Triansyah membagikan kisahnya serta keputusannya meninggalkan Garuda Indonesia.

Seperti apa cerita dari Capt. Rizka Triansyah Leihitu, mantan pilot Garuda Indonesia yang sudah mengabdi selama 15 tahun tersebut, simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan di kanal youtube Kasisolusi, capt Rizka Triansyah memutuskan resign berawal saat munculnya rasa kekhawatiran yang besar dalam dirinya.

Saat Capt. Rizka Triansyah menjadi seorang pilot, dirinya harus bekerja secara profesional. Namun di sisi lain Capt. Rizka harus tetap menjalankan Syariat Islam sebagai pedoman di dunia maupun akhirat.

Namun, ia merasa kesulitan dengan urusan ibadah, salah satunya mengenai shalat ketika ia bertugas menjadi pilot di Garuda.

Rizka tetap dapat melaksanakan shalat 5 waktu di kabin pesawat, baik sebelum maupun setelah penerbangan.

Akan tetapi, beberapa hal yang ternyata membuat Capt. Rizka Triansyah Leihitu mantap untuk resign dari Garuda Indonesia, dan memilih untuk berhijrah.

"Gua anaknya American Dream banget kan. Gua punya cita-cita tinggal di Amerika. Gua pengen anak-anak gua sekolah di Amerika dan gua hidup disana. Lu akan sedih banget ketika anak lu bisa pintar, punya ijazah sarjana, cumlaude di Amerika gitu kan. Tapi anak lu gak bisa ngaji," ungkap Rizka Triansyah pada tayangan YouTube Kasisolusi.

“Kebetulan gua muslim. Perintah pertamanya adalah Iqra gitu loh, membaca. Dan harapan gua selain dia (anak) bisa ngaji, juga bisa bahasa Arab," sambungnya.


Capt Rizka Triansyah Leihitu. (Kolase tvOnenews)

Meski begitu, Rizka tetap menjalankan shalat di kokpit dan menyerahkan tugasnya kepada rekan kerjanya selama ia melaksanakannya.

"Waktu shalat udah masuk, gimana cara shalat lu? Shalat lu tinggalin?," tanya Deryansha Azhary Kasisolusi.

"Engga dong, gua shalat kalo lagi terbang diatas. Gua serahin tugas gua ke pilot satunya lagi, gua salat. Gua shalat di kokpit. Di kokpit gua, lega," papar Captain Rizka.

"Lu kan tadi katanya pengen belajar agama, pengen belajar bahasa Arab. Akhirnya lu resign dari Garuda?," ujar Deryansha Azhary Kasisolusi.

Menurut Captain Rizka, yang paling berat saat itu adalah salaman. Kebiasaan bersalaman dengan pramugari, crew pesawat, atau lawan jenis yang memang cukup berat bagi dirinya.

Namun Rizka menjelaskan bahwa perlahan dan bertahap ia mengaku bisa menghindari salaman dengan lawan jenis dengan beralasan sudah berwudhu dan takut batal jika bersalaman.

Selain itu, tantangan kedua adalah harus menatap setiap orang kru pesawatnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan penerbangan. 

"First impression kan kita harus tegur sapa ya. Terus terang gua masih belum bisa yang begini (menunduk). Tapi itu juga bukan tanpa alasan, gua harus profiling kru gua," kata Rizka.

Berat bagi Rizka jika harus menatap lawan jenis karena bertentangan dengan prinsip dalam agama Islam serta tanggung jawabnya sebagai seorang suami kepada istri. 

"Gua melihat ini bener kru gua atau bukan. Karena kalo bukan kru gua, itu bisa jadi threat penerbangan gua," terang Rizka.

"Gua harus profiling, jadi gua gak mau terlalu saklek akhirnya jadi mudharat bagi semua orang. Pada akhirnya gua di cabin dan di kokpit, dipisahin sama pintu kokpit," sambungnya.

Hal itulah yang dianggap Captain Rizka sebagai rezeki, karena ia hanya melihat kedepan, tanpa harus melihat ke belakang.

"Secara profesi rezeki gua ya, privilege gua. Jadi itu menjaga gua banget sepanjang jalan," ujar Rizka menerangkan.

Di luar itu, Rizka menganggap bahwa pilot sebagai profesi yang membawa berkah dan mulia. Karena bisa diibaratkan saat mengantarkan orang safar, apalagi jika tujuannya adalah menuju Tanah Suci, maka ia termasuk ke dalamnya.

"Jadi pilot itu berkah loh. Lu nganter orang safar, lu sendiri jadi ikut safar. Apalagi kalo lu nganternya ke Tanah Suci. MasyaAllah," pungkas Rizka.


Capt Rizka Triansyah Leihitu. (Ist)

Dibalik itu semua, ternyata, Captain Rizka Triansyah ingin mengejar cita-citanya untuk bisa memperdalam ilmu agama Islam, belajar bahasa Arab, dan tinggal di Jazirah Arab. 

"Kembali ke cita-cita ya. Lu kalau bicara Saudi, Mekah Madinah pengen di sana dong. Itu yang bikin jadi motivasi gua, berubah dari American Dream, gua pengen deket dengan rumahnya Rasul," terang Rizka Triansyah. 

Berbekal pengalaman dan kemampuannya sebagai pilot, Rizka mengaku sudah melamar di berbagai maskapai negara-negara jazirah Arab.

"Gua pikir mana jalan yang paling mudah buat gua ke sana, dengan skill yang gua miliki gua apply pilot di negara-negara jazirah Arab," ungkap Rizka Triansyah. 

Bahkan Captain Rizka Triansyah sudah ingin melamar ke Saudi Airlines, akan tetapi program pembatasan pilot dari luar negara Arab sedang diberlakukan.

"Gua ngelamar semua yang di jazirah Arab, ada Qatar, ada Etihad, Emirates, Oman Air, ada Flydubai. Mulai ada jawaban satu per satu, cuman harus pertimbangkan matang-matang," sambung Rizka Triansyah. 

Harapan terbesar Rizka ke depan adalah bisa tinggal bersama keluarganya di Jazirah Arab dan bisa mudah keluar masuk Tanah Suci. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Rizka mengaku sama sekali tidak ingin melupakan Indonesia sebagai tanah airnya, sehingga ia akan tetap berkontribusi untuk Tanah Air sebagai penyumbang devisa negara. 

"Gua pekerja, gua akan jadi TKI di sana, pejuang devisa buat Indonesia, jadi gua tetap kontribusi buat negara ini," tutur Rizka Triansyah Leihitu menceritakan kisahnya. (udn/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal KH Syukron Makmun, Ulama Dijuluki Singa Podium yang Meninggal Dunia

Mengenal KH Syukron Makmun, Ulama Dijuluki Singa Podium yang Meninggal Dunia

Berikut profil hingga perjalanan dakwah Prof KH Syukron Makmun, ulama kharismatik yang dijuluki Singa Podium sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman.
Raih Tiga Medali Emas Asian Para Games 2026, Pelatih Sebut Tim Boccia Indonesia Memang Layak Duduk di Jajaran Teratas Dunia

Raih Tiga Medali Emas Asian Para Games 2026, Pelatih Sebut Tim Boccia Indonesia Memang Layak Duduk di Jajaran Teratas Dunia

Tim Boccia Indonesia berhasil menunjukan dominasinya di gelaran Asian Para Games 2026 dengan meraih tiga medali emas.
PCNU Nias Kembalikan Rp250 Juta ke KPK Diduga Terkait Muktamar NU

PCNU Nias Kembalikan Rp250 Juta ke KPK Diduga Terkait Muktamar NU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah menerima pengembalian uang sebesar Rp250 juta dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nias, Sumatera
The Jakmania Dilarang Away 6 Laga, Bung Ferry Justru Sebut Sanksi Komdis PSSI Adil

The Jakmania Dilarang Away 6 Laga, Bung Ferry Justru Sebut Sanksi Komdis PSSI Adil

Bung Ferry menilai larangan away enam laga bagi The Jakmania sudah adil setelah kericuhan di laga Persija vs Persita. Ia menyebut sanksi itu jadi pelajaran.
Resmi! Khvicha Kvaratskhelia Cedera ACL usai Bawa PSG Menang Atas Barcelona, Terancam Selesaikan Musim Lebih Cepat

Resmi! Khvicha Kvaratskhelia Cedera ACL usai Bawa PSG Menang Atas Barcelona, Terancam Selesaikan Musim Lebih Cepat

PSG mendapat kabar buruk usai menang 4-2 atas Barcelona. Khvicha Kvaratskhelia mengalami cedera ACL, harus menjalani operasi, dan terancam absen satu musim.
Kata Menpora Erick Thohir usai Kontingen Indonesia Berhasil Lampaui Target Medali Emas di Asian Para Games 2026

Kata Menpora Erick Thohir usai Kontingen Indonesia Berhasil Lampaui Target Medali Emas di Asian Para Games 2026

Indonesia berhasil melampaui target medali emas pada gelaran Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya usai cabang olahraga Boccia meraih 3 medali emas hari ini.

Trending

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Mengenal Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, Penceramah yang Viral Berujung Diboikot MUI

Berikut profil Habib Alwi bin Abdurrahman Assegaf, penceramah yang viral akibat dinilai merendahkan santriwati dan perempuan lansia sehingga diboikot oleh MUI.
Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Tiba-tiba Garuda Calling! Wonderkid yang Dipanggil Hong Kong untuk Ajang FIFA Muncul di TC Timnas Indonesia Buat Piala Asia U-20 2027

Sempat dipanggil ke skuad Hong Kong untuk ajang FIFA, nama pemain keturunan ini tiba-tiba muncul di pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20.
Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Tim Gabungan Polri, BNN dan Bea Cukai Amankan Kapal Asing Diduga Angkut Satu Ton Sabu

Perairan Selat Malaka kembali memanas! Tim gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba terbesar tahun ini, Rabu (21/10/2026)
Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kursi Bupati Bekasi Resmi Berganti, Kemendagri Angkat Asep Surya Atmaja Jadi Definitif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan keputusan pengangkatan Asep Surya Atmaja sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Siapa Briptu Asky Rizal Toding? Ajudan Gubernur Kaltim yang Senggol Mahasiswa di Demo Karhutla

Sosok ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud yakni Briptu Asky Rizal Toding menjadi sorotan setelah aksi arogannya yang menyenggol mahasiswa dalam demo karhutla.
Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Anak Diduga Mutilasi-Rebus Ayahnya di Brebes, Polisi: Potongan Tubuh Korban Direbus Dua Hari hingga Hancur

Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus anak mutilasi hingga rebus ayahnya sendiri di Brebes, Jawa Tengah. Anak itu mengaku merebus potongan tubuh ayahnya selama dua hari sebelum dibuang ke Sungai Kluwut. Sementara itu, tulang belulang ayahnya dibakar hingga menjadi abu.
Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi Resmi Luncurkan Pajero Terbaru di Thailand, Kapan Masuk Indonesia?

Mitsubishi resmi meluncurkan Pajero terbaru di Thailand dan menyiapkan ekspansi ke 100 negara. Lantas, kapan SUV legendaris ini akhirnya dijual di Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT