News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bingung Kapan Mulai Puasa Karena Perbedaan Penentuan Awal Ramadhan? Ini Pendapat Gus Baha soal Perbedaan Awal Ramadhan

Ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin atau akrab disapa Gus Baha menyebut bagaimana awal mula terjadinya perbedaan penentuan awal Ramadhan dan bagaimana seharusnya masyarakat menanggapinya.
Kamis, 7 Maret 2024 - 06:09 WIB
H Ahmad Bahauddin atau Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com-Pada 2024 ada potensi perbedaan awal Ramadhan 1445 Hijriah karena ada dua metode penentuan awal Ramadhan. Namun, di masyarakat kedua metode itu masih kerap menjadi perdebatan. Ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin atau akrab disapa Gus Baha mengatakan kedua metode itu, baik hisab atau rukyat ada di dalam Alquran.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat Nomor 1/MLM/1.0/E/2024 bahwa 1 Ramadhan 1445 H atau awal puasa, akan jatuh pada Senin, 11 Maret 2024. Sementara Pemerintah baru akan menentukan awal puasa Ramadhan melalui sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI (Kemenag) pada 10 Maret 2024.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Baha menyayangkan perbedaan penentuan awal Ramadhan masih diperdebatkan. "Kita terkadang menurut pada hukum, tapi tidak pada ilmu. Juga sebaliknya, mengikuti ilmu tapi tidak patut pada hukum," kata Gus Baha, dikutip dari tayangan di kanal YouTube Gus Baha. 

Menurut Gus Baha dalam kajian ilmu dua pendekatan itu hal yang biasa. 
"Saya tuh menyesal betul kalau perisbatan 1 Ramadan, yang satu percaya rukyat, satu lagi percaya hisab. Nah, sebenarnya enggak begitu. Di Ianatut Tholibin Syarah Fathul Mu'in itu biasa," terang Gus Baha. 

Ia juga mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW biasanya menggunakan rukyat hilal saat menentukan 1 Ramadan. Akan tetapi bagi yang menggunakan metode hisab juga tidak dipermasalahkan. 

Sekali lagi Gus Baha menegaskan, keduanya dijelaskan dalam Alquran. "Ketika Kemenag memutuskan 1 Ramadan jatuh pada hari tertentu, maka itu keputusan negara, bahwa 1 Ramadan pada hari tersebut," jelas Gus Baha.

Seperti yang terjadi di Indonesia, kata Gus Baha ketika bulan sudah melewati ufuk baru satu derajat lalu ada ulama mengatakan ini sudah ganti tanggal sebab sudah melewati baris ufuk.

"Berartikan sudah beda pasal. Sehingga ada yang mengatakan bahwa 1 derajat pun sudah dihitung sudah masuk bulan baru," ujar Gus Baha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia melanjutkan hukum itu berhubungan dengan penglihatan, jika belum bisa dilihat apa artinya disebut tanggal 1?

"Itu menjadi perdebatan ulama sejak dulu, dan itu tidak apa-apa," sebutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Baru Liga Voli Korea Mulai Sebentar Lagi, Megawati Hangestri Ungkap Target Utama dengan Hyundai Hillstate

Musim Baru Liga Voli Korea Mulai Sebentar Lagi, Megawati Hangestri Ungkap Target Utama dengan Hyundai Hillstate

Liga Voli Korea 2026/2027 akan segera dimulai dalam waktu dekat ini dimana Megawati Hangestri akan menjalani comebacknya di negeri ginseng.
Rocky Gerung Janji Kritisi Kebijakan Pemerintah Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Rocky Gerung Janji Kritisi Kebijakan Pemerintah Usai Dilantik Jadi Wantimpres

Rocky Gerung menegaskan bahwa tugas Wantimpres adalah bersikap kritis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden, karena setiap kebijakan pemerintah berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda
Para Pengamat Singapura Buka Suara Soal Kekalahan Memalukan The Lions dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Ini Mulai Mengkhawatirkan

Para Pengamat Singapura Buka Suara Soal Kekalahan Memalukan The Lions dari Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Skuad Ini Mulai Mengkhawatirkan

Kekalahan telak Singapura dari Malaysia menyisakan sorotan tajam dari sejumlah pengamat sepak bola lokal. The Lions dinilai masih memiliki pekerjaan besar.
BREAKING
NEWS
Syahganda Nainggolan Resmi Menjadi Kepala Bakom RI

Syahganda Nainggolan Resmi Menjadi Kepala Bakom RI

Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala bakom ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah yang ditetapkan di Jakarta pada 1 Oktober 2026.
Daftar 5 Pemain Timnas Indonesia yang Belum Dapat Menit Bermain di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Daftar 5 Pemain Timnas Indonesia yang Belum Dapat Menit Bermain di FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Fase grup FIFA ASEAN Cup 2026 usai, 18 pemain Timnas Indonesia sudah tampil. Namun, lima nama masih mencatat nol menit bermain di bawah asuhan John Herdman.
Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026: Alex Marquez Beri Kejutan! Pecahkan Rekor Lap untuk Jadi yang Tercepat di Motegi

Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026: Alex Marquez Beri Kejutan! Pecahkan Rekor Lap untuk Jadi yang Tercepat di Motegi

Hasil Latihan MotoGP Jepang 2026 yang baru saja merampungkan seluruh sesi di hari pertama, Jumat 2 Oktober yang berlangsung di Sirkuit Motegi.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

PT Agro Murni Sebut Aksi TKBM Ganggu Operasional dan Rugikan Perusahaan

Humas PT Agro Murni, Aulia Kamaruzzaman, mengatakan kerugian yang dialami perusahaan tidak hanya berkaitan dengan barang, tetapi juga terganggunya berbagai aktivitas operasional di area perusahaan.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cerita Kevin Diks Tanya John Herdman Soal Ambil Alih Posisi Striker Demi Bawa Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memastikan diri ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT