GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Sejarah Masjid Tertua di Nganjuk, Didirikan Tahun 1745, Miliki Cerita Unik soal Bedug

Masjid Al Mubarok, yang berada di Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, berdiri sejak tahun 1745
Jumat, 15 Maret 2024 - 09:38 WIB
Menilik Sejarah Masjid Tertua di Nganjuk
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Masjid Al Mubarok, yang berada di Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, berdiri sejak tahun 1745. Masjid ini dibangun oleh seorang Kiai Kanjeng Djimat atau Raden Tumenggung Sosro Kusumo, saat menyebarkan agama Islam di wilayah Jawa Timur.

Masjid Al Mubarok ini memiliki keunikan, karena tetap mempertahankan akulturasi budaya yang kental dengan nuansa Hindu dalam bangunan masjid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya, adalah bentuk kubah. Kubah masjid pada umumnya berupa lingkaran alumunium dengan lambang bintang atau tulisan lafadz Allah. Namun, kubah Masjid Al Mubarok ini berupa kuluk atau kopiah raja dari perak.

Menurut keterangan salah satu takmir Masjid Al Mubarok, masjid ini sudah diperbaiki empat kali. Namun, kubah serta arsitekstur dan semua ornamen di dalam bangunan masjid masih kental dengan nuansa Hindu-Budha.

Di depan pintu masjid juga terdapat Bencet, yakni alat penunjuk waktu datangnya salat, alat ini dipadukan dengan arca lingga, karena saat itu masyarakat belum mengenal jam.

"Alat bencet berupa tongkat besi berukuran 30 centimeter Ā yang dipasang persis di atas arca lingga depan bangunan masjid. Bencet ini dipasang berdiri menempel pada arca lingga, dan hingga saat ini bencet lingga tersebut masih utuh," kata Muhammad Syururi, Jumat (15/03)

Selain itu, di sekitar bencet tertulis angka tahun 1745. Dipastikan angka ini adalah tahun pembangunan Masjid Al Mubarok. Bencet dibuat karena saat itu warga berbek belum mengenal jam. Bencet ini sekarang dipagar rapi.

Bedug di Masjid Al Mubarok

"Keunikan Masjid Al Mubarok mengindikasikan bahwa terjadi akulturasi budaya itu diperkuat dengan hiasan di setiap dinding, mimbar khotbah dan tempat bedug. Di dinding tembok terdapat ukiran khas. Bahkan ukiran ini juga dipadukan dengan kepala arca kala (betara kala) di pintu utama ruang tengah masjid," ungkap Syururi.

Angka tahun yang sama juga terdapat di rak tempat Al-Qur’an. Rak dengan tinggi satu meter yang terbuat dari kayu jati itu masih utuh. Bahkan di pintu masjid dengan tulisan huruf arab terdapat angka tahun juga, angka tahun juga ada di tempat bedug. Di tempat bedug ini masih terlihat tulisan jawa kuno dengan huruf arab.

Lebih lanjut Muhammad Syururi menambahkan, selain bedug terdapat juga batu umpak atau batu asah orang jawa menyebutnya watu ungkal. Batu ini berada di samping kanan atau selatan masjid, letaknya di depan pintu pesarean atau makam Kiai Kanjeng Djimat, yang selalu ramai diziarahi masyarakat.

"Masjid ini dibangun sekitar tahun 1745, oleh Kiai Kanjeng Djimat, yang juga sebagai Adipati Pertama Nganjuk. Dan bangunan masjid juga kental dengan nuansa Hindu, agar pada waktu itu masyarakat yang masih memeluk agama Hindu mau datang ke Masjid untuk beribadah," terang Muhamad Syururi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada komplek masjid ini juga terdapat pemakaman kuno pendiri masjid ini, yakni Kanjeng Djimat, yang selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah. Puncak keramaian pengunjung biasanya terjadi pada saat malam Jumat legi.

Muhammad Syururi juga mengungkapkan, Masjid Al Mubarok pernah memiliki cerita aneh dan unik pernah terjadi pada Masjid Al-Mubarok ini, tepatnya pada bedug yang sudah ada sejak tahun 1745 tersebut. Konon, pada saat bedug tersebut dipindahkan ke Masjid Baitussalam (Masjid Jami’ Kabupaten Nganjuk), keesokan harinya bedug tersebut sudah kembali dengan sendirinya ke Masjid Al-Mubarok. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Jateng Kawal Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Pemprov Jateng Kawal Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Sedikitnya 1.842 hektare sawah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terendam banjir yang terjadi padaĀ Senin, 16 Februari 2026.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Komisi VIII Pastikan Timwas Haji 2026 Sudah Dibentuk, Nama Ketua Belum Ditentukan

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, mengungkapkan parlemen telah membentuk Tim Pengawas (Timwas) Haji 2026 yang akan mengawal seluruh tahapan pelaksanaan haji, mulai dari keberangkatan hingga layanan di Arab Saudi.
Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Wacana Umroh Via Asrama Haji, DPR Nilai Tidak Tepat Bagi Jemaah Mandiri

Ia menegaskan, konsep asrama haji justru dirancang untuk memastikan pengawasan dan pelayanan terhadap jemaah yang memerlukan pendampingan
Bisa Langsung Masuk Skuad Timnas Indonesia? Bek Muda Liga 2 Ini Curi Perhatian John Herdman Jelang FIFA Series

Bisa Langsung Masuk Skuad Timnas Indonesia? Bek Muda Liga 2 Ini Curi Perhatian John Herdman Jelang FIFA Series

Timnas Indonesia kian dipersiapkan serius oleh sang pelatih, John Herdman, jelang FIFA SeriesĀ 2026. Bek muda Liga 2, Alfin Faiz Kelilauw, sukses curi perhatian.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.

Trending

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Jangan Makan Bahan Ini saat Sahur, Tips Badan Sehat dan Ideal saat Puasa ala Ade Rai

Tips puasa Ramadhan ala Ade Rai, hindari makan bahan ini saat sahur dan berbuka, tubuh akan sehat dan badan ideal.
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT