GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibangun Tahun 1825, Musala Gantung Saksi Penyebaran Islam di Blitar Era Diponegoro

Berlokasi di Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, langgar atau Musala An-Nuur menjadi salah satu titik dan saksi penyebaran islam di Blitar.
Sabtu, 16 Maret 2024 - 13:01 WIB
Musala gantung tua di Blitar
Sumber :
  • muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Berlokasi di Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, langgar atau Musala An-Nuur menjadi salah satu titik dan saksi penyebaran islam di Blitar. Musholah gantung ini dibangun pada tahun 1825-1830 oleh Mbah Iro Dikoro, salah satu prajurit Pangeran Diponegoro yang melarikan diri ke Blitar saat terjadi perang di pulau Jawa.

"An-Nuur atau yang dikenal dengan langgar gantung ini didirikan oleh mbah Iro Dikoro sebagai inisiatifnya mendirikan sejak tahun 1825," jelas Isman Hadi, Ketua Takmir Musala An-Nuur, Sabtu (16/3). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musala gantung memiliki konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu dan anyaman bambu, hingga saat ini masih terjaga seperti bangunan semuala. Sementara plafon yang sempat rusak dikembalikan seperti semula dari anyaman bambu. 

Selain dijadikan sebagai tempat ibadah, musala gantung An-Nuur juga menjadi tempat studi Islam yang ramai pada saat itu. Hingga musala ini dijadiakan tempat kegiatan masyarakat. 

"Orang-orang sini pada waktu itu masih awam dengan agama terutama agama Islam, maka dari itu merintis pendidikan agama Islam di Plosokerep ini, bukan hanya tempat ibadah juga multifungsi sebagai tempat pendidikan agama Islam," terangnya. 

Sejak awal didirikan, Musala An-Nuur  sudah direnovasi sebanyak dua kali, pertama tahun 1956 dan yang kedua tahun 2000, karena ada beberapa bagian yang rusak diperbaiki. Perbaikan tidak mengubah model dan bentuk bangunan saat awal di didirikan. 

"Sampai saat ini masih berdiri kontruksinya, terdiri dari kayu dan bambu," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Filosofi kontruksi musala gantung karena Musala An-Nuur memiliki bangunan yang terlihat menggantung dan tidak bersinggungan langsung dengan tanah. Karena pada saat dibangun, wilayah Plosokerep masih berupa hutan dan banyak dijumpai binatang buas yang berkeliaran. 

Dengan bangunan yang menggantung bertujuan agar masyarakat yang beribadah bisa terhindar dari gangguan binatang buas. (min/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Politik Menilai Pidato Sultan B. Najamudin Tunjukkan DPD RI Mulai Menemukan Peran Strategisnya

Pengamat Politik Menilai Pidato Sultan B. Najamudin Tunjukkan DPD RI Mulai Menemukan Peran Strategisnya

Lucius menilai pidato Ketua DPD RI menunjukkan arah baru dalam peran kelembagaan DPD sebagai representasi kepentingan daerah. 
Reuni Dua Mantan Bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young Habiskan Waktu Bersama di Pulau Jeju

Reuni Dua Mantan Bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young Habiskan Waktu Bersama di Pulau Jeju

Dua mantan bintang Red Sparks, Megawati Hangestri dan Jung Ho-young akhirnya kembali bertemu setelah sekian lama berpisah.
Legislator PDIP Sorot Permasalahan Data Terkait Klaim Capaian Program Swasembada Pangan

Legislator PDIP Sorot Permasalahan Data Terkait Klaim Capaian Program Swasembada Pangan

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDIP, Sonny T. Danaparamita turut mengapresiasi capaian produksi beras nasional yang menembus 34,71 juta ton pada 2025.
Sambut HUT ke-81 RI, PKS Ziarah ke Makam Bung Karno dan Bung Hatta

Sambut HUT ke-81 RI, PKS Ziarah ke Makam Bung Karno dan Bung Hatta

Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pimpinan dan keluarga besar PKS berziarah ke makam dua Proklamator Kemerdekaan RI, Soekarno, dan Hatta. 
BREAKING
NEWS
Korban Gempa NTT Bertambah, Tim SAR Fokus Evakuasi dan Cari Warga yang Masih Tertimbun

Korban Gempa NTT Bertambah, Tim SAR Fokus Evakuasi dan Cari Warga yang Masih Tertimbun

Tim SAR gabungan melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap warga terdampak bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Kabupaten Nagekeo, NTT.
BREAKING
NEWS
Update Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 47 Orang Meninggal Dunia, BNPB Ungkap Rincian Terbaru

Update Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 47 Orang Meninggal Dunia, BNPB Ungkap Rincian Terbaru

Update! BNPB mencatat 47 orang meninggal akibat gempa M 7,7 yang mengguncang NTT. Ratusan rumah dan sejumlah fasilitas publik juga dilaporkan rusak berat.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT