GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ragnar Oratmangoen Ungkap Fakta Saat Mendengar Adzan dan Memeluk Islam: Sangat Indah!

Pemain timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen menikmati suasana bulan Ramadhan pertamanya di Indonesia. Ragnar juga bercerita perjalanannya menjadi seorang mualaf. 
Rabu, 20 Maret 2024 - 03:49 WIB
Pemain timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com- Pemain timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen menikmati suasana bulan Ramadhan pertamanya di Indonesia. Ragnar juga bercerita perjalanannya menjadi seorang mualaf.  "Itu menyentuh saya dan membiarkan saya membuat keputusan untuk menjadi muslim," ujar Ragnar Oratmangoen di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa.


Penyerang yang baru merampungkan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) nya pada Senin (18/3) malam itu mengatakan sangat menikmati bulan puasa di Indonesia karena mempunyai banyak rekan setim yang menjalankan ibadah puasa.

“Ya, itu adalah hal yang baik saya mendengar banyak orang di tim yang adalah muslim, jadi bagi saya ini adalah alasan yang baru,” kata Ragnar.

Pesepak bola yang bermain untuk klub Liga Belanda Fortuna Sittard itu mengatakan bahwa mempunyai rekan satu tim yang banyak berpuasa adalah sesuatu hal yang “istimewa” baginya.

“Biasanya saya berada di tim dengan dua atau tiga atau empat pemain yang melakukan Ramadan dan sekarang kami bersama dengan sebagian besar pemain jadi ya, itu adalah hal yang istimewa,” tambahnya.

Ia lalu mengatakan bahwa merupakan keistimewaan juga dapat mendengar adzan kapanpun dan dimanapun selama berada di Indonesia yang dimana hal ini adalah sesuatu yang cukup asing baginya selama berkarier di persepak bolaan Belanda.

“Ya, bagi saya pertama kali saya mendengarnya saat saya berlatih di latihan,” ucapnya.

“Saya berlatih atau kami telah berlatih dan saya mendengar adzan, dan bagi saya itu adalah hal yang sangat indah dan juga untuk mengalami dan mendengarnya dengan berdoa dengan suara, itu sangat sangat menarik untuk mendengarnya,” imbuhnya.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Dalam kesempatan yang sama, Ragnar lalu bercerita perjalanannya menjadi seorang mualaf.

Dulunya, ia adalah penganut agama Kristiani dan kemudian memutuskan untuk memeluk agama Islam pada usia 15 tahun ketika ia kerap diajak temannya untuk pergi ke masjid.

“Pada saat itu, mereka membawa saya ke masjid tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana itu bisa membantu Anda dalam hidup dan itu menyentuh saya dan membiarkan saya membuat keputusan untuk menjadi muslim,” ucapnya.

Ragnar telah mengantongi KTP dan paspor Indonesia. Namanya pun sudah didaftarkan untuk duel lawan Vietnam. Ia ada dalam 28 daftar pemain Timnas Indonesia yang dipilih pelatih Shin Tae-yong.Timnas Indonesia berjumpa Vietnam pada lanjutan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion-Gelora-Bung-Karno, Kamis (21/03). Indonesia saat ini berada di dasar klasemen Grup F

Ragnar Oratmangoen juga mengaku tak masalah ditempatkan di posisi manapun di timnas.

Penyerang ini mengatakan selama ia dapat membantu tim, maka posisi manapun akan siap ia mainkan.

“Bagi saya, itu tidak penting. Saya pikir, jika kamu memainkan dengan baik sebagai tim, dan kamu memiliki bola, dan kamu tahu apa yang harus dilakukan bersama dengan bola, maka itu tidak penting seperti posisi yang kamu miliki di atas kertas,” kata Ragnar.

Ketika disinggung posisi apa yang ia sukai, Ragnar mengaku menyukai posisi bermain di nomor 10, posisi yang kerap ia mainkan di klubnya Fortuna Sittard dimana ia sudah tampil 15 kali di posisi itu dari total 25 penampilannya musim ini.

Selain posisi nomor 10, ia juga mengaku menyukai posisi winger kiri dan juga second striker.

“Saya suka memainkan sebagai nomor 10, tetapi juga sebagai pemain sisi kiri, mungkin datang dari dalam, atau sebagai striker kedua,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, meski belum dapat diketahui kapan debutnya bersama timnas menjelang dua laga terdekat di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua Grup F melawan Vietnam pada 21 Maret dan 26 Maret, ia mengaku sudah sangat senang saat ini dapat bergabung bersama rekan-rekannya di timnas.

“Ya, kita harus melihat apakah saya bisa bermain dan bisa membuat debut saya, tapi saya senang saya bisa bergabung dengan tim bermain dengan tim, berlatih dengan mereka dan belajar dari pemain,” tutupnya.(ant/bwo)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo Sedih: Pejabat yang Saya Angkat, Menyeleweng dan Mencuri Uang Rakyat

Prabowo geleng-geleng kepala setelah sering menerima laporan bahwa orang-orang yang dipercaya dan diangkatnya menjadi pejabat ternyata mencuri uang rakyat.
John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Belum Panggil Teja Paku Alam ke Timnas Indonesia meski Gacor di Persib, Singgung Kriteria

John Herdman akhirnya buka suara soal Teja Paku Alam yang belum dipanggil Timnas Indonesia meski tampil impresif bersama Persib dan mencatat 17 clean sheet.
Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Media Inggris Sebut Timnas Indonesia Alami 'Perubahan'

Media Inggris menyebut Timnas Indonesia mengalami peningkatan pesat jelang Piala Asia 2027. Skuad Garuda bahkan jadi sorotan dalam grup neraka.
Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT