News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ajak Anak ke Masjid Jangan Sembarangan, Malah Bisa Bikin Keributan dan Tak Khusyuk, Ustaz Adi Hidayat Beri Penjelasan Begini

Orang tua yang ingin ajak anak ke masjid wajib melakukan beberapa hal. Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan cara agar anak lebih siap dibawa beribadah ke masjid.
Jumat, 22 Maret 2024 - 17:38 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ajak anak ke masjid ternyata tidak bisa sembarangan. Ustaz Adi Hidayat (UAH) bilang jika belum siap anak justru bisa bikin suasana tidak khusyuk.

Di bulan Ramadhan ini, aktivitas umat muslim ke masjid semakin meningkat. Ajak anak untuk ibadah shalat menjadi hal yang umum dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, rupanya ajak anak ke masjid tidak bisa sembarangan. Sebab, salah-salah orang tua yang tidak menjaga anaknya dengan baik justru akan membuat jamaah lainnya merasa terganggu.

Ustaz Adi Hidayat

Meskipun begitu, sebenarnya penting untuk bawa anak ke masjid agar mereka terbiasa mengenal agama Islam dengan baik.

Dikutip dari YouTube MANG IONE, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan cara yang benar sebelum memutuskan untuk mengajak anak ke masjid.

Ustaz Adi Hidayat mengunkapkan, tidak semua anak bisa diajak ke masjid. Orang tua harus memperhitungkan kondisi anaknya sebelum dibawa beribadah.

Misalnya, jika anak masih terlalu kecil atau anak yang memiliki karakter tertentu. 

"Misal dia (perempuan) baru punya anak yang diberikan ASI atau anak yang harus dirawatyang kalau dibawa ke masjid justru bisa memberikan gangguan kepada orang shalat yang lain dan bisa mengurangi rasa khusyuk," ujar UAH.

Lantas, Bagaimana Cara yang Benar Ajak Anak ke Masjid?

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan, jika ingin mengajak anak ke masjid perlu dilakukan cara tertentu.

Sebelum berlangsung ibadah shalat, orang tua harus sering mengajak anak ke masjid.

Jangan anak tiba-tiba diajak ke masjid tanpa sebelumnya melakukan persiapan terlebih dulu.

"Orang-orang dulu ngajak anak ke masjid itu sebelum berlangsung shalat sudah diperkenalkan dengan masjid," kata UAH menjelaskan.

Misalnya, jika shalat dzuhur jam 12.00 siang, maka sejak jam 10.00 atau 11.00 anak sudah diajak ke masjid untuk perkenalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenalkan masjid lihatin ini tempat untuk khotbah-nya, ini mimbarnya, ini saf-saf-nya. Shalat-nya seperti ini," kata UAH lagi.

Menurutnya, wajar jika anak-anak suka berlarian di masjid. Namun, orang tua tetap harus memberikan pengertian kepada anak bahwa itu tempat ibadah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT