GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Bayar Zakat Fitrah Tapi Utang Sudah Jatuh Tempo, Manakah yang Diutamakan? Buya Yahya Jawab Tegas Hukumnya…

Masih bingung ingin membayar zakat fitrah tapi utang sudah jatuh tempo, manakah yang harus didahulukan? Dalam hal ini, Buya Yahya jawab tegas kalau hukumnya...
Sabtu, 30 Maret 2024 - 16:00 WIB
Buya Yahya jelaskan hukum membayar utang dan zakat fitrah di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Masih bingung ingin membayar zakat fitrah tapi utang sudah jatuh tempo, manakah yang harus didahulukan?

Zakat fitrah harus dibayarkan pada bulan Ramadhan oleh setiap umat muslim. Baik laki-laki maupun perempuan wajib membayar zakat fitrah sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi niat membayar zakat fitrah menjadi ragu lantaran ada utang yang harus segera dilunasi. Sementara rezeki masih seret untuk dapat menunaikan keduanya.

Lantas, manakah yang harus didahulukan antara melunasi utang atau membayar zakat fitrah karena hukumnya wajib?

Agar tidak keliru, Buya Yahya menjelaskan hukum membayar utang dan zakat fitrah di bulan Ramadhan.

Seperti apa penjelasan dari Buya Yahya mengenai hal tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan di kanal YouTube Buya Yahya, awalnya Buya Yahya menjelaskan bahwa zakat fitrah merupakan cara umat muslim untuk membersihkan jiwa seseorang.

"Zakat fitrah untuk membersihkan jiwa kita, maka zakat fitrah itu wajib untuk semua orang," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Buya Yahya.

Bahkan termasuk bagi anak kecil, zakat fitrah wajib hukumnya untuk ditunaikan.

"Anak kecil atau yang lainnya, kaya atau melarat," ujarnya.


Buya Yahya. (Ist)

Menurut Buya Yahya, pada dasarnya orang-orang yang diwajibkan membayar zakat fitrah yaitu pada hari raya masih memiliki uang atau makanan untuk kebutuhannya.

Jika masih memiliki dua hal tersebut, maka dirinya masih diwajibkan untuk membayar zakat fitrah.

"Yang penting di hari itu dia kaya, kaya di hari raya artinya ada yang dimakan pokoknya kebutuhan hari itu terpenuhi," jelasnya.

"Selebihnya adalah keluarkan zakat fitrah," tambahnya.

Kemudian, bagaimana jika ternyata masih memiliki utang yang harus dibayarkan, apakah masih wajib tunaikan zakat fitrah?

Maka yang harus diperhatikan yaitu status jatuh tempo utangnya. Jika bila sudah waktunya untuk membayar, menurut Buya Yahya harus melunasinya terlebih dahulu.

Bila melunasinya membutuhkan biaya yang sangat besar hingga tidak ada sisa untuk bayar zakat, maka tidak diwajibkan bayar zakat fitrah.

"Kalau nggak ada lagi, harus bayar utang ya bayar utang, enggak usah bayar zakat," kata Buya Yahya.

Akan tetapi, bila utangnya masih belum jatuh tempo dan masih mampu untuk bayar zakat, maka bayarlah zakat fitrah terlebih dahulu.

"Tapi kalau utangnya belum jatuh tempo sah," tutur Buya Yahya.

Sementara itu, Buya Yahya juga menambahkan bahwa membayar zakat dari hasil utang juga diperbolehkan.

Misalnya, baru akan menerima gaji beberapa hari setelah lebaran, sehingga perlu berhutang agar dapat membayar zakat fitrah. Cara ini diperbolehkan dan zakat fitrahnya sah.

"Atau Anda ingin bayar zakat ngutang juga ngutang kok," katanya.

"Boleh sah, biarpun tidak dipaksakan," lanjutnya.

Namun pada prinsipnya menurut Buya Yahya, tidak perlu membayar zakat fitrah jika memang tidak memiliki uang ataupun makanan untuk melakukannya.

"Selagi tidak punya duit ya jangan bayar zakat," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara jika memiliki utang yang jatuh tempo, maka wajib untuk melunasinya terlebih dahulu sehingga tidak perlu membayar zakat fitrah.

"Kalau utang jatuh tempo yang orang itu menunggu-nunggu yang kalau kita bayar kita nggak punya duit nggak punya makanan hari itu maka enggak usah zakat fitrah," pungkasnya. (far/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kemenhaj Sumut: 12 Calon Haji Gagal Berangkat ke Tanah Suci Akibat Sakit

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan sebanyak 12 calon haji asal Sumut gagal berangkat ke Tanah Suci
John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman Bakal Lebih Selektif Pilih Pemain Diaspora untuk Timnas Indonesia, Fokus ke Talenta Muda

John Herdman menegaskan pemain diaspora muda tetap jadi bagian penting Timnas Indonesia, namun seleksinya akan lebih ketat dari sebelumnya demi proyek Garuda.
WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT