News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ingin Mendapatkan Lailatul Qadar? Ikuti Pedoman Itikaf Ustaz Adi Hidayat Berikut Ini

Ingin melakukan itikaf dan dapat malam Lailatul Qadar? Berikut penjelasan serta pedoman itikaf yang dibagikan oleh Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah ceramahnya.
Minggu, 7 April 2024 - 01:35 WIB
Ingin Mendapatkan Lailatul Qadar? Ikuti Pedoman Itikaf Ustaz Adi Hidayat Berikut Ini
Sumber :
  • unsplash.com

“Dan adanya malam sehingga dipaksa kita untuk mencari itu,hadiahnya satu anugerah besar dengan limpahan pahala yang lebih dari 1.000 bulan,” sambungnya.

Maka 1.000 bulan jika dikonversi akan senilai 85 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“1000 bulan itu kalau di konversi itu 85 tahun, jadi kalau kita beramal bersamaan pada malam itu nilainya mengerjakan perbuatan itu 85 tahun tanpa henti,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Dan untuk mendapatkan keistimewaan malam tersebut harus dilakukan secara fokus.

“Untuk mendapatkan itu mesti fokus dulu, tunda dulu dunianya, buru malam yang banyak mendapatkan anugerah ini,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Untuk mendapatkan malam itu luangkan waktu untuk beribadah pada bulan Ramadhan khususnya pada malam hari.

“Rahmannya Allah hanya minta malam nya saja, siangnya silahkan kamu kerja. Allah enggak nuntut banyak, sudahlah dalam setahun cari aja semalam. Cuma kalau kita tidak fokus tidak dapet tuh malam itu,” ucap Ustaz Adi Hidayat.

Maka demi mendapatkan malam Lailatul Qadar, seorang Muslim haruslah memiliki fokus yang tinggi untuk mencari rahmat Allah pada malam itu.

“Keseriusan yang dalam untuk fokus mencari rahmat Allah itu. Itulah yang disebut malam Al Qadar,” ucap Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat mengatakan, manfaat dari melakukan itikaf.

“Itikaf salah satu tujuannya menemukan rahmat Allah yang dengan itu semua potensi-potensi yang mencegah kita untuk kesulitan saat pulang bisa gugur seketika. Dosa hilang, pahala diberikan,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat juga menyarankan melakukan itikaf di Masjid guna meminimalisir gangguan.

“Asal mulanya sama Nabi diarahkan ke Masjid, karena memang Masjid itu pusat ibadah, gangguannya gak banyak. Kalau dirumah, lagi mau ngaji denger TV, lagi mau baca Al-Qur’an liat handphone. Banyak sekali faktornya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, jika tidak bisa ke Masjid tapi ada niat melakukan itikaf itu maka lakukan dimanapun agar mendapatkan keutamaan tersebut.

“Artinya kalau orang mau fokus bangun mencari keutamaan di malam-malam itu, walaupun dia tidak sempat ke Masjid tapi masih bisa bangun lakukanlah, dapat itu. Tapi intinya adalah selalu ada usaha untuk fokus ibadah. Itulah mengapa disunahkan itikafnya di Masjid, agar tidak banyak gangguan,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT