GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meninggal di Bulan Ramadhan Adalah Sebuah Kebaikan, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Begini…

Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya menjelaskan mengenai keutamaan meninggal di bulan Ramadhan. Lalu apakah benar yang meninggal di bulan Ramadhan pasti baik?
Selasa, 9 April 2024 - 12:14 WIB
Meninggal di Bulan Ramadhan Adalah Sebuah Kebaikan, Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Begini…
Sumber :
  • freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Ustaz Adi Hidayat dalam sebuah ceramah menjelaskan mengenai keutamaan meninggal di bulan Ramadhan.

Setiap manusia pastilah akan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kapan waktunya, itu adalah rahasia Allah SWT.

Oleh karenanya setiap manusia sebaiknya mempersiapkan bekal akhirat yang banyak.

Hal ini tentunya agar setiap Muslim akan bahagia saat di akhirat nanti.

Lalu apakah meninggal di bulan Ramadhan di Bulan Ramadhan akan menjamin seseorang meninggal dalam keutamaan?

Adakah keutamaan meninggal di bulan Ramadhan?

Berikut penjelasan Ustaz Adi Hidayat mengenai meninggal di bulan Ramadhan yang dirangkum tvOnenews.com dari ceramah Beliau yang diunggaj di YouTube.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, perihal kebaikan meninggal di bulan Ramadhan memiliki dua sudut pandang.

“Yang pertama memang ada yang istimewakan oleh Allah SWT,” jelasnya.

Waktu-waktu ini kata Ustaz Adi Hidayat memang memiliki keistimewaan yang berbeda dengan waktu yang lainnya.

“Berbeda dengan waktu lainnya. Ada harian seperti sepertiga malam,” jelasnya.

Waktu istimewa itu mulai dari harian, bulanan, hingga tahunan.

“Ada juga tahunan seperti Ramadhan,” tandas Ustaz Adi Hidayat.

“Ramadhan banyak keistimewaan amal sholeh ditingkatkan maka amal sholeh digandakan,” sambungnya.

Lalu apakah kemudian waktu ini bisa menjamin pertanda kebaikan bagi seorang Muslim meninggal di Ramadhan?

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa itu belum tentu menjadi pertanda kebaikan.

“Belum tentu, maka inilah sudut pandang kedua yang harus dilihat,” jelasnya.

“Maka ini diukur sebaik apa amal sholeh yang ia kerjakan,” sambungnya.

Ustaz Adi Hidayat kemudian mengatakan ini adalah yang paling penting.

“Apa Anda bisa katakan kalau ada orang fasik meninggal orang kriminal di Ramadhan maka ia istimewa?” tanya Ustaz Adi Hidayat.

“Atau bahkan mungkin orang kafir meninggal di Ramadhan, apa itu menandakan ia orang baik dalam pandangan Allah? belum tentu,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Maka Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa ukuran kebaikan itu bukan dari kapan meninggalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun tergantung dari amal sholeh yang dilakukan.

“Kapanpun meninggal kita tidak bisa menentukannya karena Allah mengatur sesuai dengan ajalnya,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.
Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Antisipasi Kebakaran, Damkar Usul Pemprov Jakarta Sediakan APAR di Tingkat RT

Kasatgas Damkar Kelurahan Penggilingan, Irham mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar sediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tiap Rukun Tetangga (RT).
Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Sudah Terima Hasil Penghitungan BPK, KPK Sebut Kerugian Negara akibat Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut kerugian negara akibat dugaan korupsi kuota haji mencapai Rp 622 miliar.
Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur

Akibat perdebatan paham Syiah-Sunni heboh, Habib Novel Alaydrus sebut sikap umat Muslim bela Iran dari serangan zionis Israel-Amerika Serikat (AS) adalah wajib.

Trending

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT