GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Abai Jika Banyak Cicak di Rumah Anda, Menandakan Sesuatu yang Buruk, Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat mendapat pertanyaan dari salah satu jemaah terkait hadist yang menyebutkan kalau membunuh cicak akan mendapatkan pahala, simak penjelasannya.
Selasa, 9 April 2024 - 17:48 WIB
Wajib perhatikan jika banyak cicak di rumah Anda, itu menandakan sesuatu yang buruk kata Ustaz Adi Hidayat.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pendakwah kondang, Ustaz Adi Hidayat mendapat sebuah pertanyaan saat gelar majelis taklim, seorang jemaah menanyakan terkait hadist yang menyebutkan bahwa jika membunuh cicak akan mendapatkan pahala.

Seperti diketahui, cicak merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang merupakan seekor predator yang berfungsi untuk memangsa nyamuk-nyamuk yang banyak berkeliaran di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pertanyaannya apakah sebuah hal yang bagus jika di rumah terdapat banyak sekali cicak? atau hal tersebut merupakan sesuatu yang buruk dan banyak mudharatnya.


Ilustrasi cicak. (istockphoto).

Di dalam agama Islam, ada anjuran untuk membunuh hewan cicak jika melihatnya di sekitar.

Rupanya memang kehadiran hewan cicak ini menjadi pertanda akan sesuatu yang berbahaya. 

Dalam sebuah tayangan video yang diunggah oleh kanal youtube Rohman Story, Ustaz Adi Hidayat memberikan jawaban terkait hadist yang mengatakan kalau seseorang yang membunuh cicak atau tokek akan mendapatkan pahala, mengapa demikian? Simak penjelasan berikut ini.

Dalam kesempatan sebuah kajian bersama para jemaah, Ustaz Adi Hidayat menerangkan terlebih dahulu tujuan dari diciptakannya makhluk-makhluk hidup yang ada di dunia ini oleh Allah SWT.

Ulama yang pernah menempuh pendidikan di Kulliya Dakwah Islamiyah Libya ini mengatakan bahwa tujuan pertama adalah sebagai sebuah ujian kemaslahatan. Sebuah makhluk hidup, Allah SWT ciptakan untuk diambil kebaikannya saja.

Tentunya dalam hal ini contohnya adalah hewan lebah di mana mereka menghasilkan madu, yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Lebih lanjut dikatakan kalau tujuan kedua adalah sebagai bentuk ujian yang terdapat mudharatnya. Hal ini bertujuan sebagai peringatan kepada manusia agar tahu keburukan yang bisa dihindari.

“Allah mengingatkan kita lewat nyamuk bahwa ada lingkungan yang kotor di situ, dan ada penyakit yang harus dihindari. Makanya saat dia muncul memang fitrahnya mesti dibunuh, kenapa? Karena di lingkungan itu ada yang kotor, plus dia pun membawa kotoran di tubuhnya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Selanjutnya dalam penciptaan hewan cicak termasuk ke dalam tujuan yang kedua, karena dikatakan kalau di rumah muncul cicak, itu menandakan bahwa lingkungan yang ditempati tidaklah bersih atau kotor.

“Cicak juga membawa kotoran di tubuhnya, apa makanannya cicak? Nyamuk. Jadi Allah ciptakan cicak bukan untuk dibunuh, tapi menandakan ada mudharat di sekitar tempat itu yang kotor,” tambah Ustaz Adi Hidayat menjelaskan.

Penceramah yang dikenal dengan dakwah yang penuh kesejukan ini menjelaskan bahwasanya Rasulullah SAW memerintahkan manusia untuk membunuh cicak dikarenakan mudharatnya tersebut.

Nabi Muhammad SAW memerintahkan untuk membunuh cicak, membunuh cicak dapat pahala di situ, membunuh cicak itu seperti kita membunuh nyamuk,” ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Disebutkan ketika seseorang membunuh seekor cicak, bukan hanya pahala yang bisa ia dapatkan, namun juga bisa menghilangkan segala keburukan-keburukan yang mungkin bisa muncul.

Ustaz Adi Hidayat melanjutkan jika membunuh cicak adalah menunjukkan adanya kotoran-kotoran agar yang hikmahnya harus dijauhkan, karena itu hewan cicak harus dibunuh.

Bukan hanya itu, Ustaz Adi Hidayat juga menerangkan kalau ternyata membunuh cicak termasuk salah satu cara untuk mengusir jin. Hal itu karena jin menyukai tempat-tempat yang kotor.


Ustaz Adi Hidayat. 

Da'i kelahiran Pandeglang Banten ini kemudian mengungkapkan bahwa saat ada cicak di beberapa tempat biasanya terdapat jin di tempat tersebut.

“Selain menghindar dari penyakit dan kotoran, membunuh cicak juga dapat mengusir keadaan-keadaan jin. Karena jin suka tempat yang kotor. Makanya saya pernah katakan jika ada cicak di beberapa tempat, itu jin juga ada di situ,” tegas Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan oleh Rasulullah SAW kalau cicak merupakan hewan fasik kecil, yang selain membawa kotoran cicak juga dikisahkan sebagai salah satu hewan yang meniup-niup api yang membakar Nabi Ibrahim agar api tersebut tetap menyala.

Maka dari itu, hendaknya hewan cicak dibunuh dengan sekali pukulan saja, karena dalam satu pukulan untuk cicak terdapat 100 kebaikan. (udn/ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT