News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Pakai Sajadah Termasuk Syarat Sah Shalat? Kata Buya Yahya Begini...

Saat Buya Yahya mengisi kajian bicara topik fungsi sajadah saat shalat karena banyak yang bertanya sajadah bikin shalat sah terhindar dari kotor dan tetap suci.
Jumat, 3 Mei 2024 - 15:16 WIB
Kajian Pendakwah, Buya Yahya tentang fungsi sajadah saat shalat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Sajadah memiliki fungsi untuk shalat bukan hal yang asing bagi umat Muslim.

Sajadah menjadi salah satu alas untuk umat Muslim saat sujud shalat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tujuan mereka menggunakan sajadah saat shalat agar terhindar dari permukaan yang kotor atau tidak suci.

Namun masih banyak yang bertanya-tanya terkait sajadah harus diwajibkan ketika shalat.

Pertanyaannya, apakah syarat shalat harus menggunakan sajadah? Pendakwah, Buya Yahya menjelaskan terkait hal tersebut.


Ilustrasi sujud saat shalat di atas sajadah. (Pexels/RDNE Stock project)

Seperti apa penjelasan Buya Yahya menanggapi fungsi sajadah dengan shalat? Mari simak di sini agar tidak salah menafsirkannya.

Dilansir tvOnenews.com dari YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya sedang mengisi kajian tentang penggunaan sajadah saat shalat.

Buya Yahya mengungkapkan sajadah tidak jadi patokan untuk shalat.

"Jangan menjadikan shalat itu harus pakai sajadah, maka nya kadang kami itu kalau diberi sajadah di sebuah tempat yang sedikit kotor misalnya shalat di tanah," kata Buya Yahya.

"Kalau dikasih sajadah khawatir dikira oleh orang lain shalat harus pakai sajadah kadang harus kita singkirkan untuk memberi contoh," sambungnya.

Pendakwah itu menganggap seseorang bisa shalat tanpa pakai sajadah di berbagai kondisi manapun.

"Anda bisa shalat dimana pun tanpa sajadah,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia menilai kalau seluruh tempat di bumi sebagai ciptaan Allah SWT yang masih suci.

"Sebab bumi Allah bersih. Bisa di padang pasir, padang rumput, di mana saja tidak pakai sajadah. Sah," lanjutnya.

Bagi perempuan yang berpakaian tertutup juga tidak masalah jika tak menggunakan mukena.

"Ibu-ibu dengan baju Muslimahnya, sudah sangat cocok oke, tidak harus pakai mukena. Ini himbauan agar tidak meninggalkan shalat, ternyata mendapatkan keutamaan berkali lipat," jelasnya.

Menurutnya, penggunaan sajadah termasuk bentuk akhlak, bentuk menghormati orang.

Namun harus ada tujuan baik jika ingin melakukan kebaikan dengan memberikan sajadah kepada orang yang sedang shalat.

"Ingin menghormati orang dengan memberikan sajadah. Cuman kadang memberikan tanpa perasaan, dikasih yang bekas kaki, atau sajadah sudah tidak dicuci sebulan," paparnya.

"Jadi Anda ingin berniat baik harus pikir-pikir dulu, sajadah Anda ini layak atau tidak," tambahnya.

Penggunaan sajadah juga harus diperhatikan, apakah mengganggu orang dan jamaah lain?

Jika hal itu mengganggu sebaiknya jangan menggunakan sajadah.

"Kemudian kadang sajadahnya terlalu besar, melebihi dari batas tubuh Anda. Orang mau nginjak gaenak, takut tidak diizinkan. Akhirnya shafnya jadi tidak beraturan," tuturnya.

tvonenews

Jika menemukan suatu tempat untuk shalat sekiranya mengganggu dan tidak khusyuk, khususnya sujud, maka diperbolehkan menggunakan sajadah.

"Cuman kadang tempat itu terlihat tidak nyaman, mungkin aroma atau kotor dan mengganggu sujud, Kalau sujud nggak khusyuk, ya mungkin dikasih suatu alas atau tisu dan sebagainya," ungkapnya.

Selain itu, Buya Yahya juga menjelaskan penggunaan sajadah yang bergambar membuat ibadah jadi makruh potensi berkhayal saat ibadah.

"Apalagi sajadahnya bergambar, malah makruh nanti. Akhirnya shalat sambil berkhayal. Sehingga Nabi ketika melihat sajadah yang bergambar, beliau menyingkirkannya," tutupnya.

Jadi kesimpulannya sajadah bukan syarat sah dalam shalat. Apalagi jika itu berpotensi tidak khusyuk, lebih baik jangan menggunakan sajadah.

Jika penjelasan di atas masih kurang sebaiknya konsultasi atau dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz hingga tokoh agama agar penafsirannya terjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(luthfi/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Beberapa petugas medis lain yang berada di lokasi terlihat menyadari aksi tersebut, sementara proses pembedahan tetap berjalan.
DPR Desak Kajari Karo Danke Rajagukguk dan Anak Buahnya Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu

DPR Desak Kajari Karo Danke Rajagukguk dan Anak Buahnya Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kepala Kejasaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk sampaikan permintaan maaf buntut perkara dugaan korupsi yang menyeret videographer Amsal Christy Sitepu.
Hasil MRI Keluar, Persija Konfirmasi Cedera Mauro Zijlstra saat Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ada Robekan Otot

Hasil MRI Keluar, Persija Konfirmasi Cedera Mauro Zijlstra saat Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ada Robekan Otot

Striker Persija, Mauro Zijlstra, dipastikan alami robek otot setelah tuntaskan tugas bersama Timnas Indonesia. Kabar itu disampaikan manajemen Macan Kemayoran.
KPK Bantah Intimidasi saat Geledah Rumah Ono Surono, Sebut CCTV Dimatikan Keluarga

KPK Bantah Intimidasi saat Geledah Rumah Ono Surono, Sebut CCTV Dimatikan Keluarga

Bahkan, keluarga disebut menerima kedatangan penyidik tanpa penolakan.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Belum langsung pulang ke Eropa setelah agenda FIFA Series 2026, sebagian dari pemain Timnas Indonesia pilih menetap di Jakarta untuk ikuti aksi kegiatan sosial.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT