Kemenag Bagi Tips Cara Pakai Kain Ihram pada Laki-laki, Simak Penjelasannya
- dok.Kementerian Agama Sumsel
Jakarta, tvonenews.com- Penggunaan pakaian putih saat ibadah umrah dan haji disebut ihram yang memiliki beberapa cara atau aturan dalam penggunaannya.
Cara pakainya, diberitahu oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Musi Rawas Utara Drs. H. Ikhsan Baijuri.
Ia menyebutkan untuk ihram bagi laki-laki cukup 2 helai, dan wajib melepas semua aksesoris diri seperti peci ataupun kaos kaki, hingga pakaian dalam.
"Pakaian ihram untuk laki-laki hanyalah sebatas dua helai kain (bagian bawah disebut izar dan bagian atas disebut rida) lebih diutamakan berwarna putih adapun lainnya seperti peci, topi, kaos kaki harus ditinggalkan dan jangan lupa melepas dalaman karena terlarang bagi kaum laki-laki mengenakan underwear saat mengenakan kain ihram," kata Ikhsan dalam website Kemenag Sumsel, Selasa (7/5/2024)
Lebih lanjut, Ikhsan katakan ukuran ideal ihram adalah dari atas pusar sampai betis. Boleh mengenakan sabuk untuk mengencangkan balutan kainbagian bawah.
Saat thawaf, bahu sebelah kanan harus dibuka. Kain bagian atas yang tadinya menutup kedua bahu, diselempangkan di bawah ketiak kanan dan dilampirkan di bahu kiri.
Memakai dua helai kain yang tidak berjahit, satu diselendangkan di bahu dan satu disarungkan menutupi pusar sampai dengan lutut pada waktu melaksanakan tawaf, disunnahkan memakai kain Ihram dikenakan dengan cara idtiba yaitu dengan membuka bahu sebelah kanan dengan membiarkan bahu sebelah kiri ditutup kain Ihram, tuturnya.
Sehubungan dengan ini, Ikhsan ingatkan saat memakai kain ihram, posisi kedua kaki sebaiknya dibentangkan tidak terlalu lebar, namun kira-kira bila kita membentangkan kaki kain ihram masih bisa menutupi aurat kita bila dipakai ukuran pribadi kira-kira sedikit lebih lebar dari bentangan bahu.
"Pastikan kain bagian bawah adalah kain yang lebih tebal atau lebih panjang dari kain untuk bagian atas kain yang terlalu panjang di bagian atas akan menyulitkan kita untuk sholat. (klw)
Load more