GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Semprot Manajemen Garuda Indonesia, Masalah Penerbangan Pesawat Jemaah Haji Terulang Lagi

Juru Bicara Kemenag RI Anna Hasbie mengatakan tidak ada perbaikan pelayanan penerbangan pesawat kepada para jemaah haji 2024 dari manajemen Garuda Indonesia.
Rabu, 22 Mei 2024 - 14:41 WIB
Ilustrasi penerbangan pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah haji 2024 disorot Kemenag RI
Sumber :
  • ANTARA/Ampelsa/aww

Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag) RI Anna Hasbie mengatakan tidak ada perbaikan pelayanan penerbangan jemaah haji dari pihak manajemen Garuda Indonesia.

Kemenag merasa manajemen Garuda Indonesia telah gagal memberikan layanan penerbangan pesawat dalam mengangkut jemaah haji 2024 menuju Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mencatat banyak persoalan yang terjadi dalam sepekan terakhir penerbangan jemaah haji Indonesia. Kami melihat performa Garuda Indonesia tahun ini sangat buruk," ujar Anna Hasbie di Jakarta, Rabu (24/5/2024).

Juru Bicara Kemenag RI itu menyebut manajemen Garuda Indonesia belum memberikan layanan terbaik terhadap jemaah haji sejak teguran tertulis dilayangkan pada 16 Mei 2024 lalu.

"Kami sudah sampaikan teguran tertulis, tapi belum ada perbaikan signifikan," tegas Juru Bicara Kemenag RI itu.


Juru Bicara Kemenag RI Anna Hasbie sebut manajemen Garuda Indonesia telah gagal memberikan pelayanan kepada jemaah haji 2024. (MCH 2024)

"Kami melihat manajemen Garuda gagal dalam memberikan layanan terbaik untuk jemaah haji," tambahnya.

Lanjut, Anna menjelaskan Kemenag RI telah mencatat berbagai persoalan penerbangan dalam keberangkatan jemaah haji Indonesia sejak 12 Mei 2024.

Mulanya dari kerusakan mesin pesawat yang mengangkut jemaah haji dari Embarkasi Makassar menjadi sorotan publik.

Bagian sayap kanan pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut jemaah kloter lima Embarkasi Makassar (UPG-05) mengeluarkan api saat take off penerbangan.

Menurutnya, permasalahan pesawat Garuda Indonesia telah mengganggu jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia menuju Tanah Suci.

"Kondisi ini berdampak domino pada keterlambatan sejumlah penerbangan setelahnya," katanya.

Kemudian, ia menuturkan bahwa, keterlambangan juga menjadi permasalahan karena jadwal penerbangan Garuda Indonesia tidak selalu Ontime performance (OTP).

Sehingga Kemenag telah mencatat persentase keterlambatan dari 80 penerbangan pesawat Garuda Indonesia untuk jemaah haji sekitar 47,5 persen.

"38 di antaranya mengalami keterlambatan. Bahkan ada keterlambatan sampai 3 jam 50 menit. Kalau ditotal, keterlambatan itu mencapai 32 jam 24 menit. Ini tentu sangat disayangkan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan faktor permasalahan ketiga dari perencanaan Garuda Indonesia selalu meleset dan mengakibatkan kloter jemaah terpecah.

"Salah satunya pecah kloter dialami UPG-06 karena Garuda tidak bisa menggantikan pesawat yang mesinnya rusak dengan jenis pesawat yang sama," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, Harga Emas Antam Hari Ini 18 Maret 2026 Berada di Angka Rp2.996.000 per Gram

Naik Rp8.000, harga emas Antam hari ini 18 Maret 2026 berada di angka Rp2.996.000 per gram.
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Berikut teks khutbah khusus Idul Fitri. Semoga kebiasaan baik di Ramadhan bisa diteruskan di bulan Syawal
Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi backlog perumahan nasional yang masih cukup besar.
Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Konflik Timur Tengah Memanas, Kemenhub Ungkap Nasib Dua Pesawat Beserta Penumpang yang Masih Tertahan di Indonesia

Seiring membaiknya situasi, maskapai mulai mengaktifkan kembali layanan secara bertahap.
Fakta Baru Kasus Penemuan Mayat Wanita dalam Kontainer Plastik di Medan: Tersangka Terobsesi Video Porno yang Sering Ditontonnya

Fakta Baru Kasus Penemuan Mayat Wanita dalam Kontainer Plastik di Medan: Tersangka Terobsesi Video Porno yang Sering Ditontonnya

Terdapat fakta baru dalam kasus penemuan mayat wanita dalam kontainer plastik di Medan, Sumatera Utara.
Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Lakukan Pemanasan Hadapi TNI AU Electric di Laga Persahabatan

Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Lakukan Pemanasan Hadapi TNI AU Electric di Laga Persahabatan

Jakarta LavAni menghadapi TNI AU Electric di laga persahabatan sebagai persiapan jelang final four Proliga 2026.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

Dipanggil Dedi Mulyadi, Vina Cirebon Ungkap Pernah Dipukul Saat Tolak Melayani Suami

​​​​​​​Vina Cirebon mengaku kepada Dedi Mulyadi pernah dipukul suami saat di China. Pengakuan itu terungkap saat pertemuan dengan mantan mertuanya. (18/3/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT