News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal

Berikut teks khutbah khusus Idul Fitri. Semoga kebiasaan baik di Ramadhan bisa diteruskan di bulan Syawal
Rabu, 18 Maret 2026 - 09:56 WIB
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Jakarta, tvonenews.com- Teks khutbah Idul Fitri 1447 H akan membahas menjaga diri di bulan syawal. Dengan menghidupkan nilai-nilai ramadhan.

Bulan syawaln ialah bulan ke-10 dalam kalender Hijriah yang dimulai dengan perayaan Idulfitri, menandai kemenangan spiritual setelah Ramadhan. Syawal bermakna "peningkatan" ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahil hamd.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Hari ini adalah hari kemenangan. Hari di mana kita kembali kepada fitrah setelah sebulan penuh ditempa dalam madrasah Ramadhan. Kita menahan lapar dan dahaga, menjaga lisan, menundukkan pandangan, memperbanyak ibadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal
Teks Khutbah Idul Fitri 1447 H: Menghidupkan Nilai-Nilai Ramadhan di Bulan Syawal
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Namun, jamaah yang dirahmati Allah, kemenangan sejati bukanlah sekadar berakhirnya bulan Ramadhan, melainkan sejauh mana nilai-nilai Ramadhan itu terus hidup dalam diri kita setelahnya.

Ramadhan telah mengajarkan kita banyak hal:

Pertama, keikhlasan. Kita berpuasa bukan karena manusia, tetapi karena Allah SWT. Maka di bulan Syawal dan seterusnya, mari kita jaga keikhlasan dalam setiap amal, sekecil apa pun itu.

Kedua, kesabaran. Kita telah belajar menahan diri dari hal-hal yang sebenarnya halal di siang hari. Maka setelah Ramadhan, seharusnya kita lebih mampu menahan diri dari yang haram.

Ketiga, kepedulian sosial. Kita merasakan lapar, sehingga tumbuh empati kepada fakir miskin. Jangan biarkan kepedulian itu hilang setelah Ramadhan berlalu.

Keempat, kedekatan dengan Al-Qur’an dan ibadah. Ramadhan menjadikan masjid hidup, Al-Qur’an sering dibaca, dan doa sering dipanjatkan. Jangan biarkan semua itu kembali redup.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syawal adalah ujian setelah pendidikan. Jika Ramadhan adalah latihan, maka Syawal adalah pembuktian. Apakah kita termasuk hamba yang istiqamah atau hanya semangat musiman?

Allah SWT mencintai amal yang kontinu meskipun sedikit. Maka jangan berhenti beribadah hanya karena Ramadhan telah pergi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT