Memangnya Boleh Shalat Tak Pakai Sajadah? Buya Yahya Bilang Ternyata Hukumnya itu..
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Memangnya boleh shalat tak pakai sajadah? Buya Yahya bilang begini.
Sajadah merupakan sebuah alas yang digunakan dalam shalat Muslim.
Sajadah memiliki makna dan hukum yang penting dalam praktik keagamaan umat Islam.
Lebih dari sekadar sebuah benda, sajadah mencerminkan penghormatan, ketaatan, dan kesungguhan dalam ibadah kepada Allah SWT.
Sajadah adalah tempat di mana seorang Muslim bersujud, posisi yangpenuh penghormatan dalam shalat.
Momen ketika seorang Muslim menundukkan diri sepenuhnya kepada Allah, mengakui kebesaran-Nya dan ketergantungan mutlak pada-Nya.
Sajadah membantu dalam menciptakan ruang spiritual yang tepat untuk shalat.
Dengan menggunakan sajadah, seorang Muslim diarahkan untuk fokus pada ibadahnya dan mengurangi gangguan yang dapat mengganggu konsentrasi.
Sajadah adalah simbol kesucian dan kebersihan dalam ibadah.
Menurut ajaran Islam, sajadah adalah salah satu komponen yang tidak terpisahkan dari shalat. Lantas apa hukumnya jika shalat tak mengenakan sajadah?
Dalam salah satu kajiannya, Buya Yahya menjelaskan hukum jika shalat tak menggunakan sajadah.
Menurut Buya Yahya, ternyata sajadah bukan lah syarat sah atau tidaknya salat.
Shalat bisa dilakukan di mana saja. Jadi, shalat tanpa sajadah adalah sah.
“Anda bisa shalat di mana pun tanpa sajadah, sebab bumi Allah itu suci. Di padang pasir, di padang rumput bisa tanpa sajadah,” kata Buya Yahya dikstip dari Al Bahjah TV.
“Tidak pakai sajadah sah. Sajadah bukan syarat sah solat,” sambungnya.
Bagi seorang muslim dalam menjalankan kewajibannya, Allah SWT telah memudahkan berbagai cara. Salah satunya kemudahan dalam melakukan salat.
“Kalau Anda di sawah, atau sedang di perjalanan, meski tidak ada mesjid, salat lah bisa di mana saja,”
Untuk itu, jangan dijadikan halangan untuk malas ibadah.
Dengan shalat, Anda akan mendapatkan banyak manfaat salah satunya diangkat derajatnya oleh Sang Maha Pencipta.
“Dengan shalat, Anda dapatkan 50 keutamaan, 50 derajat, diangkat derajatnya 50, diikuti malaikat,” tutup Buya Yahya terkait shalat tanpa sajadah. (hnf)
Load more