Ingin Berkurban tapi Diniatkan untuk Orang yang Sudah Meninggal, Memang Boleh? Ustaz Adi Hidayat Tegas Bilang Begini…
- YouTube
Melainkan para umatnya yang pada saat itu juga belum ada di dunia seperti saat ini.
“Bahkan jangankan yang telah wafat, yang sebelumnya mungkin telah mati syahid dalam peristiwa-peristiwa tertentu. Saya, anda, kita aja kan belum lahir pada masa lalu, tapi Nabi mengatakan umat Muhammad,” jelas UAH.
Hal ini yang membuat kurban saat Idul Adha termasuk sunnah, karena Nabi Muhammad SAW telah mewakilinya.
Meski begitu, umat Islam tetap boleh berkurban jika kondisinya mampu.
“Jadi ada umat Nabi Muhammad SAW di kemudian hari bahkan dalam kondisi dia belum punya kemampuan untuk berkorban, maka dalam konteks ini terwakili oleh keadaan tadi,” terang Ustaz Adi Hidayat.
Kesimpulannya, Ustaz Adi Hidayat memperbolehkan seseorang ingin berkurban atas nama orang yang sudah wafat.
“Saya cenderung pada pendapat kalangan ulama yang mengatakan boleh berkurban atas nama orang yang telah wafat,” kata UAH.
“Dengan niat Insya Allah, cahaya dan pahala yang mengalir kepadanya sampai di alam kuburnya,” pungkasnya. (adk)
Load more