GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Jangan Tinggalkan Istighfar jika Terkena Najis Anjing, Buya Yahya Bilang itu Tanda-tanda Harus...

Buya Yahya menyarankan seorang Muslim harus perbanyak baca istighfar jika terkena najis dari air liur anjing. Hal itu tanda-tanda seseorang harus melakukan ini.
Sabtu, 1 Juni 2024 - 16:14 WIB
Buya Yahya menjelaskan seorang Muslim yang terkena najis anjing harus istighfar dan melakukan hal ini
Sumber :
  • Kolase Freepik & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Anjing menjadi salah satu hewan dianggap memiliki kepintaran karena kemampuannya dalam bersosialisasi.

Sebagian orang berasumsi bahwa, anjing menjadi hewan cerdas karena mudah dilatih dan bisa mengikuti perintah majikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, beberapa umat Muslim menganggap anjing sebagai hewan yang najis dan haram.

Sehingga umat Muslim yang mendapatkan najis dari anjing sebaiknya segera memperbanyak amalan istighfar.

Lantas, apakah benar umat Muslim harus menghindari anjing dan segera ucap istighfar saat terkena najis hewan ini? Buya Yahya menanggapi hal tersebut.


Ilustrasi seseorang memberi makan kepada anjing meski berpotensi terkena najis dari air liurnya. (Freepik)

Bagi Anda ingin mengetahui penjelasan Buya Yahya agar selalu istighfar saat terkena najis anjing, mari simak di sini!

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan soal hukum terkena najis anjing dalam kajiannya.

Buya Yahya mengawali seseorang harus memperbanyak istighfar dan kesabaran saat memikirkan tentang hukum bila terkena najis anjing.

Menurutnya, persoalan najis anjing menjadikan seseorang selalu hati-hati agar bagian tubuhnya tidak mengenai kotoran hewan tersebut.

"Kami ingatkan kepada siapa pun yang diuji dengan was-was kalau Anda memerangi tujuh haq seperti halnya orang diberi sakit jasad kemudian dia berusaha sabar (istighfar)," ucap Buya Yahya.

Ia mengatakan langkah tersebut sebagai upaya seseorang selalu mendapat pahala agar tidak selalu memikirkan tentang najis anjing.

"Maka itu ada dapat pahala, maka Anda dapat pahala, Anda pernah jangan dituruti itu was-was," katanya.

Tak hanya istighfar, ia juga menerangkan soal hukum najis anjing dari perbandingan beberapa mazhab.

Ia berpendapat bahwa, umat Muslim di Indonesia sendiri menggunakan Mazhab Imam Syafi'i.

Menurut Buya Yahya, Mazhab Imam Syafi'i menerangkan jika seseorang menyentuh anjing akan terkena najisnya, mengapa bisa begitu?

Apabila seseorang sedang membasahi bagian tangannya lalu pegang anjing sudah masuk kategori najis selain terkena air liurnya.

"Bukan hanya air liurnya saja, bukan liurnya anjing dalam Mazhab Syafi'i," ujarnya.

"Kalau tangan kita basah ketemu bulunya anjing, najis," tambahnya.

"Jadi yang najis dari anjing liurnya iya dan segala bebasahan yang ada di anjing," lanjutnya.

Buya Yahya menjelaskan hal tersebut sebagai tanda-tanda seseorang harus mensucikan diri selain membaca istighfar.

Bagaimana cara seorang Muslim untuk mensucikan dirinya ketika setelah terkena najis dari hewan anjing?

Caranya bahwa, seseorang harus membasuh sebanyak tujuh kali di bagian tubuh yang terkena najis pakai debu.

"Cara mensucikannya dari Mazhab Imam Syafi'i dan Hambali dibasuh tujuh kali harus untuk menjadi suci salah satunya adalah dengan debu," jelasnya.

"Dicampur debu akhirnya dicampur debu lalu siramkan dianjurkan untuk tidak yang terakhir biar bajunya nggak kotor," sambungnya.

Hal itu berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA jika menggunakan Mazhab Syafi'i dan Hambali soal najis anjing, Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا وَلَغَ الْكَلْبُ فِى الإِنَاءِ فَاغْسِلُوهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ وَعَفِّرُوهُ الثَّامِنَةَ فِى التُّرَابِ

Artinya: "Ketika anjing menjilat bejana, maka basuhlah tujuh kali dengan dicampuri debu pada awal pembasuhannya." (HR Muslim)

Kemudian, pendakwah itu juga mengambil penjelasan dari Mazhab Hanafi.

Ia mengatakan bahwa, Mazhab Hanafi juga menjelaskan segala sesuatu yang basah dari anjing bersifat najis, misalnya air liur dan air kencing.

Hanya saja Mazhab Hanafi tidak harus melakukan hal yang bertele-tele, semisal hanya membersihkan tubuhnya cukup tiga kali tanpa banyak-banyak.

Ditambah, Mazhab Hanafi tidak mengharuskan seseorang harus menggunakan debu saat membersihkan najis anjing.

"Kalau Mazhab Imam Hanafi itu najis tapi enggak harus pakai tujuh kali, cukup tiga kali seperti biasa dan nggak usah pakai debu Mazhab Hanafi," imbuhnya.

Sebaliknya, ia menyampaikan bahwa Mazhab Imam Maliki tidak menganggap hukum air liur dan semacamnya dari anjing adalah najis.

Hal itu beralasan perintah membasuh sebanyak tujuh kali bejana yang terkena jilatan anjing disebut ta'abbud (bentuk ibadah).

"Adapun dalam Mazhab Imam Malik karena anjing adalah suci, membasuh tujuh kali itu ta'abbud hanya menjalankan saja bukan sebuah kewajiban, nggak pun nggak masalah orang nggak najis kok," katanya.

tvonenews

Kesimpulannya bahwa, orang yang berpegang Mazhab Imam Syafi'i dan Hanafi senantiasa ucap istighfar dan harus hati-hati bila terkena najis anjing, sedangkan Mazhab Maliki menganggap air liur anjing masih tetap suci.

Jika tafsir di atas belum menemukan jawaban Anda terhadap najis anjing, langsung dengar kajian dari para ulama, kyai, ustaz, serta tokoh agama lain.

Nantinya Anda bisa mendapat jawaban soal hukum air liur dan air kencing anjing adalah najis atau tidak dari berbagai perspektif orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Tutupi Lagi, Selebgram Woodyrman Jujur Aniaya hingga Tewaskan WN Brunei di Blok M sedang Kondisi Mabuk

Tak Tutupi Lagi, Selebgram Woodyrman Jujur Aniaya hingga Tewaskan WN Brunei di Blok M sedang Kondisi Mabuk

Selebgram asal Brunei Darussalam bernama Mohamad Irman Ali (33) alias Woodyrman menjadi tersangka. Ia menyebut penganiayaan di Blok M lagi terpengaruh alkohol.
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.

Trending

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan Sate Bakar? Coba Resep Sate Goreng Simpel yang Empuk Tanpa Ditusuk untuk Mengolah Daging Kurban

Bosan dengan olahan daging kurban saat Hari Raya Idul Adha yang itu-itu saja? Jangan biarkan stok daging hanya dibuat menu yang monoton. Coba resep sate goreng
Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Ini Amalan yang Dianjurkan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah

Berikut amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari di mana umat Islam dilarang berpuasa.
Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Dugaan Pencabulan Santriwati di Ponpes Pekalongan, 6 Korban Melapor dan Puluhan Lainnya Masih Bungkam

Kasus dugaan tindak asusila kembali mencoreng dunia pendidikan keagamaan. Polresta Pekalongan mengamankan KH. Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Pondok Pesantren Padepokan Padang Ati Buaran, atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwatinya.
Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Lensa Berbicara: Senyum dan Gotong Royong Warnai Penyembelihan Hewan Kurban di Tanah Tinggi Jakpus

Suasana hangat penuh kebersamaan tampak menyelimuti Kampung Tanah Tinggi, tepatnya di Jalan Baladewa Kiri, Gang Mohammad Ali, Jakarta Pusat, Rabu (27/5). 
Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lebaran Idul Adha 2026: Arus Kendaraan Tinggalkan Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak hingga 125 Persen

Lonjakan drastis volume kendaraan terjadi di Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Libur Lebaran Idul Adha 1447 H, Ancol Diserbu Lebih dari 32 Ribu Wisatawan

Kawasan wisata terpadu pesisir Jakarta, Ancol, dipadati puluhan ribu pengunjung pada hari raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). 
Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Usai Shalat Idul Adha Dedi Mulyadi Sedekah ke Ki Marjuk, Aksinya Langsung Diikuti yang Lain

Setelah menjalankan shalat Idul Adha di Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Dedi Mulyadi sedekah ke salah satu warga, aksinya diikuti yang lain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT