Baca Doa Pelunas Utang dari Rasulullah SAW ini, Ustaz Syafiq Riza Basalamah Bilang Utang Sebesar Gunung Dijamin Lunas
- YouTube
tvOnenews.com - Utang dapat menjadi sarana untuk mendapatkan pahala dari Allah SWT jika dilakukan dengan niat membantu sesama.
Meski begitu, utang tetap wajib dilunasi. Jika tidak, maka utang tersebut dapat menyulitkan seseorang di akhirat kelak.
Bagi seseorang yang memiliki utang, rasanya pasti berat ketika harus melunasinya terlebih jika ternyata orang tersebut merasa rezekinya seret.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Syafiq Riza Basalamah membahas permasalahan soal utang-piutang ini.
Pada kesempatan itu, Ustaz Syafiq menceritakan kisah saat Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah.
Dalam hadis, ada seorang pria mendatangi Ali bin Abi Thalib dan berkata, "Wahai Amirul Mukminin, aku tidak bisa membayar hutangku. Tolong bantu aku.ā
Pada saat itulah Ali bin Abi Thalib mengatakan bahwa ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW agar utang lunas.
Doa ini dimaksudkan untuk membantu seseorang yang terlilit utang dan merasa rezekinya belum cukup untuk melunasi utang tersebut.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah menyampaikan sebuah amalan pelunas utang, meski jumlahnya setinggi gunung.
Seseorang tersebut ternyata adalah budak yang hendak membebaskan dirinya dengan mengangsur, namun dia merasa tidak lagi mampu membayar.Ā
āLalu apa kata Ali bin Abi Thalib, apa dikasih duit? Ternyata nggak. Tapi dikasih amalan,ā kata Ustaz Syafiq.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah lantas mengingatkan hal ini harus dijadikan pelajaran.
Bahwa bila seseorang datang ke ustaz dan menceritakan masalahnya, berharaplah diberikan bantuan berupa amalan dan nasihat, bukan berupa uang.
āIni pelajaran juga untuk kita. Kadangkala datang ke ustaz saat minta tolong soal utang, malah dikasih amalan bukan uang atau relasi yang bisa membantu,ā sambungnya.
Ali bin Abi Thalib memberikan amalan doa pelunas utang dari Rasulullah SAW
Namun inilah keistimewaannya, Ali bin Abi Thalib mengatakan hal ini kepada orang tersebut.
"Apakah kamu mau aku ajarkan tentang sesuatu yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW?ā katanya.
āKalau engkau menanggung utang sebesar gunung percayalah Allah akan lunasi. Bacalah doa ini,ā tambahnya.Ā
Lalu Ali bin Abi Thalib menyampaikan sebuah doa, sebagaimana berikut ini:
Ā Ų§ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŲŁŁŲ§ŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁ ŲŁŲ±ŁŲ§Ł ŁŁŁ Ų ŁŁŲ£ŁŲŗŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŲ¶ŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁ ŁŁŁŁ Ų³ŁŁŁŲ§ŁŁĀ
Allahummakfini bihalalika an haramika, wa aghni bi fadlika amman siwak
Artinya: āYa Allah cukupkanlah aku dengan rezekimu yang halal, sehingga aku terhindar dan terhindar dari yang haram. Percayakanlah aku dengan karunia-Mu hingga aku tidak meminta kepada selain-Mu,ā (HR Tirmidzi dan terdapat dalam Musnad Ahmad bin Hanbal)
Nabi Muhammad SAW melarang umatnya berputus-asa dari rahmat Allah SWT.
Hal ini membuktikan bahwa seseorang tidak boleh menyerah serta harus meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi itu baik.
Selain itu, seorang Muslim juga harus yakin bahwa qadha dan qadar itu ada di tangan Allah SWT. (adk)
Load more